Thalita ^^25
Loading...
 
posted on WOW Keren
874 views
Thalita ^^25

"Terus nanti kalau Darren datang, gimana?"
"Ya Mama bilang kalau kamu udah berangkat duluan."
"Iihhâ?¦ Mama! Ngasih solusi yang bagusan dikit, napa?" Thalita ngedumel.

"Lha, solusi Mama kurang bagus apa, coba? Toh nanti kalau Darren ke sini kan dia bisa langsung ke sekolah.

Lagian, bisa aja dia telat jemput kamu karena ban motornya kempis. Iya, kan?"
"Tapi kan dia bisa SMS atau telepon," Thalita cemberut.
"Ah, udahlah, malah jadi Mama yang berantem sama kamu! Mau berangkat sekarang atau nggak? Nanti telat beneran, tahu rasa!" Mama kehilangan kesabaran, lalu masuk ke rumah dan meninggalkan Thalita sendirian di teras.
"Sebel! Orang lagi pusing kok malah dimarahin!" Thalita menjatuhkan diri ke kursi plastik di teras dan duduk sambil cemberut di sana.

Sepuluh menit dia menunggu, Darren belum datang juga. Dia beneran bakal telat.

Tiga puluh menitâ?¦ Satu jamâ?¦ Darren masih belum datang, dan tetap nggak bisa dihubungi. Thalita habis kesabaran. Dia berjalan ke kamarnya, lalu mengunci diri di sana.
Ngambek.

* * *

Hari sudah sore waktu Thalita akhirnya memutuskan keluar kamar. Perutnya udah nggak bisa diajak kompromi lagi, dan sedang menciap-ciap dengan hebohnya menagih asupan pangan mereka. Sebodo amat deh kalau Darren nggak datang atau menghubunginya seharian ini, yang penting sekarang dia makan!

Thalita berjalan ke meja makan, dan membuka-buka tudung saji yang ada di sana, tapi ternyata dia masih nggak bisa mengalihka pikirannya dari Darren.

Cowok itu ke mana, ya? Tadi Nita SMS, ngasih tahu Darren juga nggak masuk, dan beberapa anak sempat berasumsi Darren dan Thalita sengaja membolos bareng cuma supaya bisa kencan. Tapi ternyata Tatyana juga nggak masuk, padahal Sugeng ada di sekolah, dan itu menggugurkan praduga bahwa Darren-Thalita dan Sugeng-Tatyana punya rencana double date dan sengaja membolos bareng-bareng.

Satu poin itu saja sudah membuat Thalita pusing lagi. Sampai-sampai rasa laparnya tadi seperti lenyap, biarpun di meja ada udang goreng tepung yang tampilan dan aromanya sangat menggiurkan.

Poin kedua, kalau Darren emang sakit, kenapa dia sama sekali nggak menghubungi Thalita? Dihubungi juga nggak bisa. Ditelepon di rumahnya juga nggak ada yang mengangkat. Thalita sampai sempat kepikiran Darren dan Tatyana mungkin kecelakaan atau apa, tapi dia menepis dugaan ngaconya itu jauh-jauh, dan langsung berdoa semoga kedua orang yang disayanginya itu nggak kenapa-kenapa.

Sebenarnya siang tadi Thalita juga kepengin menyusul ke rumah Darren, sekadar pengin tahu keadaan cowok itu, tapi dia tahu dia lagi emosi. Dan ketemuan sama Darren saat lagi emosi sama aja dengan menyulut pertengkaran. Thalita nggak mau berantem sama Darren, apalagi kalau dia ingat betapa pengertiannya cowok itu selama ini. Mungkin Darren lagi ada masalah dan bener-bener nggak pengin diganggu?

Tapi kalau gituâ?¦ kenapa Tatyana ikut menghilang juga? HP cewek itu nggak aktif waktu Thalita berusaha meneleponnya.
"Ke mana sih mereka berdua itu?" Thalita duduk di kursi meja makan dan menopangkan dagunya di tangan. Otaknya berpikir keras.
Masalah apa yang sebegitu beratnya sampai bikin Darren dan Tatyana nggak bisa atau nggak mau diganggu? Apa masalah keluarga?

Thalita terkesiap begitu satu dugaan muncul di kepalanya.
"Apaâ?¦ nyokap mereka tiba-tiba muncul lagi?" pikir Thalita dengan kening berkerut. Dia tahu betapa Tatyana dan Darren nggak sudi bertemu ibu mereka lagi, dan mungkin perempuan itu tiba-tiba muncul dan mengakibatkan kedua orang itu shock! Siapa tau?
"Ya Tuhan, kalau sampai dugaan gue benar, pantas aja Darren sama Tatyana nggak bisa dihubungiâ?¦ Mereka mungkin lagi terguncang, dan butuh waktu untuk sendiriâ?¦" Thalita mengetuk-ngetukkan jarinya di meja, lalu menghela napas.

Selama ini, Darren udah menjadi pacar yang baik baginya. Cowok itu sangat pengertian dan nggak pernah memaksa Thalita untuk melakukan apa pun. Mungkin sekarang saatnya Thalita membuktikan dia juga bisa jadi pacar yang baik, dengan membiarkan Darren sendiri untuk sementara. Besok lusa, kalau masih belum ada kabar juga, baru dia akan nekat mendatangi rumah Darren.

Satu yang jelas, cowok itu nggak mungkin lagi mengurung diri di kamar sambil mendengarkan lagu mellow akibat mood yang jelek saat PMS, kan?
Karena orang paling sabar sedunia pun bisa jadi sangat galak kalau diganggu dalam masa PMS. Dan karena kemungkinan Darren mengalami itu nol persen, Thalita bisa sedikit lega. Seenggaknya, dia nggak bakal mendapat sambitan sandal kalau nekat mendatangi rumah cowoknya itu.

* * *

"Tatyana?" Pak Adam celingak-celinguk dari balik buku absensi yang dipegangnya. "Tatyana nggak masuk lagi, ya? Sudah dua hari nihâ?¦"
"Nggak, Pak," nyaris seisi kelas kompak menjawab.
"Sugeng, kamu tahu kenapa Tatyana nggak masuk?" tanya Pak Adam pada Sugeng.
"Nggak, Pak. Dari kemarin saya coba menghubungi HP-nya juga nggak bisa."

Thalita menatap Sugeng dengan heran. Cowok itu balik menatapnya dan mengedikkan bahu.
Rupanya Tatyana juga nggak ngasih kabar ke cowoknya sendiri, batin Thalita bingung. Ke mana ya Tatyana dan Darren?
"Wah, kalau Tatyana dua hari nggak masuk tanpa penjelasan begini, terpaksa Bapak tulis absen," kata Pak Adam sambil menulis sesuatu di buku absensinya. "Atau nanti Bapak coba tanyakan ke kakaknya di kelas X-6. Darren kan, ya?"

"Darren juga udah dua hari nggak masuk dan nggak bisa dihubungi, Pak," celetuk Thalita. Pak Adam, dan nyaris seisi kelas, menatap Thalita dengan tatapan ingin tahu.
"Sungguh?" tanya Pak Adam. Thalita mengangguk. "Nggak ada yang tahu cara mengontak mereka berdua ya?"
Banyak yang saling pandang dengan teman sebangku dan menggeleng. Kalau Sugeng yang pacar Tatyana dan Thalita yang pacar Darren saja nggak bisa mengontak dua anak itu, bagaimana yang lainnya?

"Ya sudah, nanti kalau ada yang dapat kabar tentang Tatyana, atau Darren, tolong kasih tahu Bapak ya."
Terdengar gumaman dari seluruh anak itu. Thalita hanya diam, otaknya berpikir keras.

* * *

Thalita berjalan memasuki kelasnya dengan perasaan nggak tentu. Sudah tiga hari Darren menghilang tanpa kabar, dan ia mulai habis kesabaran. Hari ini, sepulang sekolah, dia bakal mendatangi rumah cowok itu. Darren nggak boleh kayak gini terus-terusan. Emangnya dia kira Thalita nggak khawatir?

Langkah Thalita terhenti di depan pintu kelas, karena melihat sesosok orang yang berada di dalam kelas itu.
Bukan Darren, tapi Tatyana. Cewek itu sedang menelungkupkan kepala di meja, tapi Thalita bisa mengenali Tatyana dari rambutnya yang panjang dan tergerai indah. Nggak ada lagi di kelasnya yang punya rambut sebagus itu selain Tatyana.
Dan kalau Tatyana saja sudah masuk, berartiâ?¦

Thalita berlari menuju kelas X-6 tanpa meletakkan tasnya dulu di kelas. Dia sudah nggak sabar kepingin ketemu Darren, itu juga kalau cowok itu memang benar ada di kelasnya!
Thalita sampai di depan kelas X-6, dan melongokkan kepalanya ke dalam. Dugaannya nggak salah, Darren ada di sana, sedang terduduk di bangkunya dengan ekspresi yang nggak bisa dijelaskan. Hanya ada Darren di dalam kelas itu, mungkin yang lainnya pada belum datang karena masih pagi.

"Ren?" panggil Thalita pelan. Darren mendongak, dan dia cuma tersenyum kecut menatap Thalita.
"Hai, Tha."
"Kamuâ?¦" Thalita kehabisan kata-kata. "Kamu ke mana aja? Kenapa kamu nggak kasih kabar ke aku tiga hari ini? Kenapa aku juga nggak bisa menghubungi kamu?"
"Maaf."
"Iya, aku maafin, tapi kamu ke mana tiga hari ini? Aku khawatir banget, Renâ?¦ Tatyana juga nggak bisa dihubungi, aku pikir kalian kenapa-kenapaâ?¦"
"Nggak, aku sama Tatyana nggak kenapa-kenapa kok."
"Terus? Kamuâ?¦ sakit?"

Darren menggeleng. "Nggak. Udah, jangan dipikirin ya. Aku minta maaf banget udah bikin kamu cemas, tapiâ?¦ udahlah, nggak usah dibahas lagi. Yang penting sekarang aku udah ada di sini, kan?"
Thalita menatap Darren lurus-lurus. Cowok ini seperti menyembunyikan sesuatuâ?¦ tapi apa? Apa masalah keluarga, dan dia nggak kepingin membahasnya dengan Thalita?

Akhirnya, mengingat dia berniat jadi pacar yang baik untuk Darren, Thalita mengangguk. Dalam hatinya, dia memang masih penasaran, tapi ya sudahlah. Benar kata Darren, yang penting cowok itu sekarang sudah ada di sini. Soal apa yang menyebabkannya menghilang tiga hari belakangan ini, itu bisa dipikirkan nanti.

* * *

"Tha, Darren udah masuk, ya? Tadi gue lihat dia di kantin," kata Nita.
"Iya. Gue juga udah ketemu sama dia kok tadi."
"Mmâ?¦ dia nggak masuk kenapa sih? Sakit? Abis, gue lihat kayaknya dia tuh lesu banget gitu. Kayak orang nggak bersemangat. Atau dia lagi ada masalah?"
Thalita menghela napas. "Nggak tau deh, Nit. Dia nggak mau cerita sama gueâ?¦"

"Nggak mau cerita gimana?" Nita mengernyit.
"Ya nggak mau cerita kenapa dia nggak masuk dan nggak bisa dihubungi tiga hari ini. Dia bilang yang penting kan sekarang dia udah ada di sini, tapi gue masih aja penasaranâ?¦"
"Kalau menurut gue," Nita terdiam, dia menoleh ke arah bangku Tatyana yang ada di arah jam dua dari tempat duduknya. "Darren lagi ada masalah keluarga." Thalita menatap Nita penuh tanda tanya. "Kok lo bisa berasumsi gitu?"
"Yahâ?¦ lo lihat aja, Tatyana juga nggak masuk tiga hari, dan sekarang mereka sama-sama masuk dengan tampang suntuk begitu. Apa lagi sebabnya kalau bukan masalah keluarga? Nggak mungkin karena mereka kena malaria barengan, kan?"

Thalita diam. Kata-kata Nita sepertinya masuk akal. Mungkin itulah sebabnya Darren nggak mau cerita sama dia. Mungkin Darren malu akan kondisi keluarganya.
Atauâ?¦ ini berhubungan dengan nyokapnya yang sangat dia benci, makanya dia nggak sudi membahasnya?
Thalita masih penasaran. Dia memutuskan untuk mengajak Tatyana bicara jam istirahat nanti.

* * *

penasaran??
tunggu update selanjutnya ya, soalnya aku bakal break dulu seminggu.
ehhehhe ..
sibuk cuy, kalo udah nggak sibuk pasti aku lanjuut kok..

happy reading

Trending Now
15 Foto Editan Gagal #RIPPhotoshop Ini Bakalan Bikin Kamu Nyengir!

15 Foto Editan Gagal #RIPPhotoshop Ini Bakalan Bikin Kamu Nyengir!

Semua orang pasti menginginkan hasil gambar yang diambil lebih bagus dari aslinya. Sehingga kebanyakan orang memilih untuk mengedit fotonya
208,955 views 6,160 shares
8 Kelakuan Orang yang Sedang Berkendara Ini Bikin Nggak Habis Pikir

8 Kelakuan Orang yang Sedang Berkendara Ini Bikin Nggak Habis Pikir

Baru-baru ada peraturan lalu lintas yang baru diresmikan yaitu pengguna kendaraan dilarang merokok sambil berkendara. Karena bukan hanya men
2,779 views 2 shares
Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Internet merupakan sumber luar biasa untuk orang-orang kreatif. Kamu bisa mendapatkan inspirasi dari semua jenis seni seperti fotografi, des
13,867 views 821 shares
20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

Mungkin ungkapan "Bahagia itu Sederhana" terkadang ada benarnya juga bagi sebagian orang, terbukti saat melihat barang barang yang ada disek
54,722 views 0 shares
20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

Ada banyak perilaku yang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang terutama dalam pergaulannya. Kadang perilaku itu cukup menggelitik karena t
320,603 views 7,345 shares
10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

Kita emang nggak pernah tahu masa depan seseorang, begitu juga dengan masa depanmu. Mungkin bisa aja hari ini kamu mengalami masalah dalam p
271,659 views 13,022 shares
11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

Manusia setiap hari terus memikirkan tentang bagaimana teknologi dan inovasi bisa mempermudah aktifitas kehidupan sehari hari, mengatasi kes
8,820 views 0 shares
24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

Dalam memilih artis untuk memainkan seorang karakter memang susah susah gampang loh Pulsker. Apalagi kalau filmnya berasal dari kejadian ny
351,723 views 7,815 shares
10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

Kemjuan teknologi saat ini memang sangat memudahkan kehidupan kita. Karena hanya dengan bermodalkan koneksi internet dan menekan tombol, kit
17,143 views 0 shares
13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

Mau tau ekspresi pencopet lagi beraksi, Pulsker? Ini dia foto anak kecil di China, yang lagi mau nyopet. Sepertinya yang dibelakangnya adala
371,465 views 4,298 shares