Thalita ^^30
Loading...
 
posted on WOW Keren
843 views
Thalita ^^30

Dari tempatnya berhenti, Thalita bisa melihat dengan jelas wajah Cheryl yang sumringah, juga senyum Darren yang terus mengembang. Darren mengulurkan tangannya untuk merapikan anak rambut Cheryl yang berantakan setelah helmnya dilepas, dan Thalita makin nelangsa melihatnya.


Seharusnya gue yang ada di posisi itu, bukan Cherylâ?¦ batin Thalita pahit.

Dan tiba-tiba saja, seolah ada yang memutar tape recorder persis di telinganya, Thalita teringat kata-kata Darren di mobil duluâ?¦
"Tha, kamu nggak ngertiâ?¦ Ini sulit banget buat akuâ?¦ Coba kamu bayangin ada di posisi aku. Saat kita pacaran, laluâ?¦ lalu seandainya Andra datang ke rumahmu dengan kondisi yang sehat, dan dia bilang dia masuk rehab demi kamu, dan dia sembuh, siapa yang akan kamu pilih?"

Seandainya dulu Andra rela masuk rehab demi Thalitaâ?¦ Seandainya dulu Andra sembuhâ?¦ apa Thalita akan tetap memilih Darren?
Dan perasaan itu menghantamnya begitu kuat sampai rasanya dia nyaris tercekik.

Dia juga akan memilih Andra.

Sekarang dia mengerti. Dia mengerti apa yang dimaksud Darren waktu itu. Thalita dulu menerima Darren, karena Andra sudah nggak ada. Darren dulu memilih Thalita, karena Cheryl nggak ada. Mereka berdua sama-sama kehilangan orang yang mereka sayangi, dan di tengah kekosongan itu ada orang lain yang datang, menawarkan perhatian dan kasih sayangâ?¦ lalu mereka mengira dengan begitu akan melupakan yang lama, tapi ternyata nggakâ?¦

Andra memang nggak mungkin kembali lagi karena dia sudah meninggal, tapi Cherylâ?¦? Dia bisa kembali kapan saja, sadar benar bahwa Darren belum melupakan dia, lalu merebutnya kembaliâ?¦

Thalita menarik napas dalam-dalam. Sekarang dia benar-benar mengerti. Darren melakukan hal yang benar. Cowok itu nggak mau membohongi dirinya sendiri dengan pura-pura terus bersama Thalita, padahal ada Cheryl menunggunya. Dia nggak mau lebih menyakiti Thalita dengan membiarkannya "tergantung" di antara dirinya dan Cheryl. Darren memberi Thalita kebebasan untuk memilih. Dia membiarkan Thalita yang minta putus darinyaâ?¦

Dan Thalita tahu, seharusnya dia nggak menyalahkan Darren karena itu. Seharusnya dia malah berterima kasih. Darren sudah berbuat sebisanya untuk Thalita setelah Andra meninggal, membuat Thalita melihat bahwa tanpa Andra pun dia masih tetap bisa survive.

Sekarang, Thalita harus membuktikan, tanpa Darren pun dia juga tetap bisa surviveâ?¦
Pelan-pelan, Thalita menyalakan mesin dan menginjak gas, kembali menjalankan mobilnya. Untuk pertama kalinya sejak putus dari Darren, ia merasa hatinya ringan.

* * *

Darren celingak-celinguk di depan gerbang sekolah Cheryl. Jam pulang sekolahnya sudah lewat dari tadi, tapi Cheryl belum juga kelihatan batang hidungnya. Darren juga sudah coba telepon, tapi tersambung ke mailbox mulu.

Sekarang dia jadi kelihatan kayak orang bego karena ngejogrok di depan sekolah orang, bingung harus ngapain. Dia nggak kenal satu pun teman Cheryl di sekolah itu. Yang dikenalnya cuma teman-teman Cheryl di sekolahnya yang dulu. Itu pun kalau mereka masih bisa disebut "teman", karena menurut cerita Cheryl, mereka langsung menjauhinya begitu tahu Cheryl masuk panti rehabilitasi narkoba. Mereka menjauhinya, bukan men-support-nya.

Darren nggak menyalahkan teman-teman Cheryl. Dia tahu, mereka juga berada dalam posisi yang nggak enak. Serbasalah. Kalau dekat-dekat, takut ikut terjerumus. Kalau menjauhi, nanti dibilang nggak setia kawan. See? Semua pilihan ada dampak negatifnya.

Karena itulah Darren benar-benar bersyukur Cheryl sudah sembuh sekarang. Cheryl akan bisa menata hidupnya lagi, bisa memulai dari awal lagi. Dan Darren akan membantunya. Dia nggak akan membiarkan Cheryl berjuang sendiri.

Darren berdiri dari jok motor yang didudukinya, dan berjalan mondar-mandir di depan gerbang. Cheryl masih belum nongol juga. Apa mungkin ada pelajaran tambahan ya? Dia kan sedang butuh menaikkan nilai-nilainya, jadi mungkin ada guru yang berbaik hati memberi pelajaran ekstra sepulang sekolah. Dan HP Cheryl mungkin low battâ?¦

Sampai akhirnya sudah satu jam lebih Darren menunggu, tapi Cheryl belum juga muncul. Padahal sekolah sudah mulai sepi. Darren akhirnya mengambil inisiatif untuk masuk ke dalam, mencari Cheryl.
Darren mengunci sepeda motornya, lalu berjalan memasuki sekolah.

Setelah lorong yang berbelok dua kali, dia sampai di bagian dalam. Lapangan basket menghampar di depannya, dikelilingi bangunan sekolah yang berbentuk huruf L. Panas terik dengan debu beterbangan, tapi masih ada beberapa cowok yang bermain basket di sana.

Cowok-cowok itu mendongak dan jadi saling berbisik begitu menyadari keberadaan Darren. Karena ogah banget dianggap penyusup, Darren berinisiatif mendatangi mereka, dan langsung menanyakan Cheryl.

"Ehm, sori, gue lagi nyari Cheryl, anak sekolah ini. Kalian lihat dia nggak?"
"Cheryl? Yang ngobat itu?" tanya salah satu di antara para cowok itu, yang bertubuh paling gendut. Darren langsung merasa urat di bawah matanya berkedut, yang sering terjadi kalau dia akan marah besar.

Beberapa teman si gendut meliriknya dengan tajam, tapi ia cuma mengedikkan bahu dan kembali meneruskan main basketnya yang sempat tertunda gara-gara diajak bicara Darren tadi.
"Eh, sori, nggak usah dengerin dia, dia emang suka ngaco," kata cowok jangkung yang berdiri persis di depan Darren. Darren tersenyum datar. "Cheryl yang anak pindahan itu kan maksud lo? Cheryl Davina?"
Darren mengangguk.

"Tadi sih pas bubaran sekolah gue lihat dia nyegat taksi di depan sekolahâ?¦"
Kening Darren langsung berkerut. "Nyegat taksi? Terus diaâ?¦ pergi, gitu?"
"Kayaknya sih. Tapi gue nggak tahu ke mana. Pulang, kali. Buru-buru banget dia."

Darren makin bingung. Masa sih Cheryl pulang duluan tanpa bilang-bilang dia dulu? Sekolah Cheryl memang bubarannya lebih cepat, tapi sebelum ini juga Cheryl selalu menunggu Darren datang menjemput. Nggak pernah dia pulang duluan kayak gini, apalagi tanpa bilang-bilang.

Mungkin Cherylâ?¦ sakit? Ya, kalau sakit pasti dia nggak bisa menunggu Darren. Dia pasti harus secepatnya pulang ke rumah dan istirahat. Kalau gitu, Darren harus cepat-cepat ke sana.

"Oh, gitu. Ya udah, thanks ya."

Cowok jangkung itu tersenyum, dan Darren bergegas menuju gerbang sekolah tempat motornya diparkir tadi.

* * *

Tante Alena, mama Cheryl, yang membukakan pintu waktu Darren sampai di sana. Darren sudah lumayan akrab sama Tante Alena dan keluarganya. Mereka bahkan sayang banget sama Darren, karena Darren-lah satu-satunya yang masih mau berteman, bahkan pacaran, dengan Cheryl setelah Cheryl keluar dari panti rehabilitasi. Teman-teman Cheryl yang lain sudah ngibrit entah ke mana.

"Lho, Cheryl-nya mana, Darren?" tanya Tante Alena setelah Darren melepas helmnya.
Darren melongo dengan sukses. "Lho? Cheryl nggak di rumah, Tante?"
"Hah? Nggakâ?¦ Cheryl belum pulang sama sekali. Tante kira dia sama kamuâ?¦" Tante Alena jadi ikut bingung.
"Nggakâ?¦ tadi saya ke sekolahnya, saya tungguin lama tapi dia nggak keluar-keluar. HP-nya juga mati. Saya tanya ke temen sekolahnya, katanya Cheryl nyegat taksi di depan sekolah begitu bubaran. Saya kira dia pulangâ?¦"

Tante Alena sekarang kelihatan gelisah. Cheryl memang bukan anak kecil lagi. Kalau nyasar dia pasti tahu jalan pulang. Tapi yang jadi masalah adalah kondisinya. Dia baru keluar dari panti rehabilitasi narkoba, kondisinya masih belum stabil. Dia masih sangat rawan untuk pergi ke mana-mana sendiri tanpa pengawasan. Gimana kalau dia ketemu dengan teman-teman sesama pemakainya dulu?

Dengan bandar narkoba yang jelas masih mengincarnya dan pasti berusaha menjeratnya kembali?
Darren rupanya menyadari juga apa yang ada di pikiran Tante Alena. Dia harus mencari Cheryl sekarang, secepatnya.
"Biar saya cari Cheryl, Tante." Darren menyalakan mesin motornya lagi, dan Tante Alena dengan terburu-buru membuka kembali pintu pagar yang nyaris ditutupnya.
"Tolong ya, Darren, tolongâ?¦"
"Iya, Tante, iya."

Darren hampir saja memundurkan motornya keluar dari halaman rumah Cheryl, waktu dia mendengar ada yang bertanya di belakangnya.
"Lho? Ada apa ini?"
Darren menoleh, dan Cheryl berdiri persis di hadapannya, dengan wajah tanpa dosa.
"Cheryl! Kamu ke mana aja, Cher? Mama bingung sekali waktu Darren ke sini mencari kamu! Mama kira kamu lagi sama-sama Darren!" Tante Alena spontan memeluk Cheryl, seolah anaknya itu sudah hilang berhari-hari. Cheryl menatap Darrren dari atas bahu mamanya (yang memang lebih pendek dari dia), dengan ekspresi bertanya-tanya.

"Kamu nggak apa-apa kan, Cher? Kamu baik-baik aja?" tanya Tante Alena lagi, sambil meneliti Cheryl dari atas ke bawah dengan cemas.
"Iya, Ma, aku nggak kenapa-kenapa kok. Aku baik-baik aja. Nih lihat," Cheryl mengembangkan tangannya sedikit, bermaksud untuk menggoda mamanya. Tapi baik mamanya maupun Darren sama sekali nggak menganggap itu lucu.

"Kamu dari mana, Cher?" tanya Darren, tepat sasaran.
"Aku, ehâ?¦ aku dari toko buku."
"Toko buku?" Darren nggak tau harus ngomong apa mendengar jawaban ajaib itu. Sama seperti "belajar", "toko buku" juga nggak akan cocok berada dalam satu kalimat dengan nama Cheryl.
"Kamu ngapain di toko buku?"
"Yaâ?¦ ya beli buku!"
"Buku apa?" desak Darren. Tante Alena sekarang menatap Darren dan Cheryl bergantian, dengan tatapan bingung.
"Buat referensi tugas biologi akuâ?¦"

Darren terdiam. Kata yang tepat untuk menggambarkan kondisinya sekarang cuma satu: bingung! Cheryl ke toko buku untuk beli buku referensi tugas biologi?

Tapi Darren mendadak sadar, Cheryl kan sedang berusaha keras memperbaiki nilainya, jadi mungkin banget dia ke toko buku tadi. Dan Darren nggak mau sikapnya jadi menimbulkan kesan dia nggak percaya sama Cheryl. Dalam kondisi begini kan dia harusnya mendukung Cheryl, bukan malah meragukannya.

Trending Now
10 Chat Dengan Singkatan Ini yang Bikin Gagal Paham

10 Chat Dengan Singkatan Ini yang Bikin Gagal Paham

Nggak bisa dipungkiri jika media sosial, internet dan smartphone saat ini sangat erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Nggak seperti jaman
1,451 views 0 shares
8 Desain Toilet yang Bikin Kita Gagal Kebelet

8 Desain Toilet yang Bikin Kita Gagal Kebelet

Di tempat umum atau di tempat keramaian yang sering kita datangi, ada satu fasilitas yang tersedia untuk digunakan para pengunjungnya yaitu
8,332 views 16 shares
10 Spanduk Buang Sampah Sembarang yang Isinya Sumpah Serapah

10 Spanduk Buang Sampah Sembarang yang Isinya Sumpah Serapah

Ada hadis yang mengatakan jika kebersihan sebagian dari iman. Orang yang cinta kebersihan pasti akan hidup sehat dan jauh dari penyakit. Seb
1,012 views 0 shares
10 Status Facebook Salah Paham Ini Bikin Tepuk Jidat

10 Status Facebook Salah Paham Ini Bikin Tepuk Jidat

Sebagai manusia, kesalahpahaman adalah hal yang biasa. Biasanya hal ini terjadi karena miskomunikasi ketika melihat atau ngobrolin sesuatu.
128,779 views 0 shares
10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

10 Potret Kunci Pengamanan yang Nggak Punya Faedah Untuk Dipasang

Sangat wajar jika seseorang menyimpan barang yang ia punya dengan pengamanan ekstra agar terhindar dari pencurian. Nggak cuma mobil atau mot
43,408 views 171 shares
10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

Masa kuliah adalah masa dimana kita mulai beranjak dewasa. Di mana kita bertemu dengan orang-orang yang baru dan nggak bisa lagi bersantai-s
2,941 views 0 shares
10 Chat Para Jomblo Menghadapi Pertanyaan Ini Lucu Banget

10 Chat Para Jomblo Menghadapi Pertanyaan Ini Lucu Banget

Nggak terasa, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, itu artinya momen lebaran sudah di depan mata. Bagi yang sudah berkeluarga mu
12,132 views 8 shares
10 Status FB Gagal Masak yang Bikin Ngakak

10 Status FB Gagal Masak yang Bikin Ngakak

Media sosial Facebook memang nggak kehabisan pengguna yang setiap harinya sukses mengocok perut kita. Entah itu sengaja atau tidak, banyak s
19,152 views 0 shares
Keren! Orang Ini Berdandan Cosplay dari Barang Tak Terduga

Keren! Orang Ini Berdandan Cosplay dari Barang Tak Terduga

Bagi pecinta anime, pasti udah gak asing lagi dengan yang namanya cosplay, yaitu mereka yang berdandan ala karakter anime atau yang disebut
7,334 views 2 shares
10 Foto Orang Gagal Fokus Ini Bikin Kita Gregetan

10 Foto Orang Gagal Fokus Ini Bikin Kita Gregetan

Ada salah satu iklan air mineral yang mengatakan kekurangan minum air putih bisa mengurangi konsentrasi. Normalnya, kita sebagai manusia har
8,492 views 180 shares