Thalita ^^30
Loading...
 
posted on WOW Keren
833 views
Thalita ^^30

Dari tempatnya berhenti, Thalita bisa melihat dengan jelas wajah Cheryl yang sumringah, juga senyum Darren yang terus mengembang. Darren mengulurkan tangannya untuk merapikan anak rambut Cheryl yang berantakan setelah helmnya dilepas, dan Thalita makin nelangsa melihatnya.


Seharusnya gue yang ada di posisi itu, bukan Cherylâ?¦ batin Thalita pahit.

Dan tiba-tiba saja, seolah ada yang memutar tape recorder persis di telinganya, Thalita teringat kata-kata Darren di mobil duluâ?¦
"Tha, kamu nggak ngertiâ?¦ Ini sulit banget buat akuâ?¦ Coba kamu bayangin ada di posisi aku. Saat kita pacaran, laluâ?¦ lalu seandainya Andra datang ke rumahmu dengan kondisi yang sehat, dan dia bilang dia masuk rehab demi kamu, dan dia sembuh, siapa yang akan kamu pilih?"

Seandainya dulu Andra rela masuk rehab demi Thalitaâ?¦ Seandainya dulu Andra sembuhâ?¦ apa Thalita akan tetap memilih Darren?
Dan perasaan itu menghantamnya begitu kuat sampai rasanya dia nyaris tercekik.

Dia juga akan memilih Andra.

Sekarang dia mengerti. Dia mengerti apa yang dimaksud Darren waktu itu. Thalita dulu menerima Darren, karena Andra sudah nggak ada. Darren dulu memilih Thalita, karena Cheryl nggak ada. Mereka berdua sama-sama kehilangan orang yang mereka sayangi, dan di tengah kekosongan itu ada orang lain yang datang, menawarkan perhatian dan kasih sayangâ?¦ lalu mereka mengira dengan begitu akan melupakan yang lama, tapi ternyata nggakâ?¦

Andra memang nggak mungkin kembali lagi karena dia sudah meninggal, tapi Cherylâ?¦? Dia bisa kembali kapan saja, sadar benar bahwa Darren belum melupakan dia, lalu merebutnya kembaliâ?¦

Thalita menarik napas dalam-dalam. Sekarang dia benar-benar mengerti. Darren melakukan hal yang benar. Cowok itu nggak mau membohongi dirinya sendiri dengan pura-pura terus bersama Thalita, padahal ada Cheryl menunggunya. Dia nggak mau lebih menyakiti Thalita dengan membiarkannya "tergantung" di antara dirinya dan Cheryl. Darren memberi Thalita kebebasan untuk memilih. Dia membiarkan Thalita yang minta putus darinyaâ?¦

Dan Thalita tahu, seharusnya dia nggak menyalahkan Darren karena itu. Seharusnya dia malah berterima kasih. Darren sudah berbuat sebisanya untuk Thalita setelah Andra meninggal, membuat Thalita melihat bahwa tanpa Andra pun dia masih tetap bisa survive.

Sekarang, Thalita harus membuktikan, tanpa Darren pun dia juga tetap bisa surviveâ?¦
Pelan-pelan, Thalita menyalakan mesin dan menginjak gas, kembali menjalankan mobilnya. Untuk pertama kalinya sejak putus dari Darren, ia merasa hatinya ringan.

* * *

Darren celingak-celinguk di depan gerbang sekolah Cheryl. Jam pulang sekolahnya sudah lewat dari tadi, tapi Cheryl belum juga kelihatan batang hidungnya. Darren juga sudah coba telepon, tapi tersambung ke mailbox mulu.

Sekarang dia jadi kelihatan kayak orang bego karena ngejogrok di depan sekolah orang, bingung harus ngapain. Dia nggak kenal satu pun teman Cheryl di sekolah itu. Yang dikenalnya cuma teman-teman Cheryl di sekolahnya yang dulu. Itu pun kalau mereka masih bisa disebut "teman", karena menurut cerita Cheryl, mereka langsung menjauhinya begitu tahu Cheryl masuk panti rehabilitasi narkoba. Mereka menjauhinya, bukan men-support-nya.

Darren nggak menyalahkan teman-teman Cheryl. Dia tahu, mereka juga berada dalam posisi yang nggak enak. Serbasalah. Kalau dekat-dekat, takut ikut terjerumus. Kalau menjauhi, nanti dibilang nggak setia kawan. See? Semua pilihan ada dampak negatifnya.

Karena itulah Darren benar-benar bersyukur Cheryl sudah sembuh sekarang. Cheryl akan bisa menata hidupnya lagi, bisa memulai dari awal lagi. Dan Darren akan membantunya. Dia nggak akan membiarkan Cheryl berjuang sendiri.

Darren berdiri dari jok motor yang didudukinya, dan berjalan mondar-mandir di depan gerbang. Cheryl masih belum nongol juga. Apa mungkin ada pelajaran tambahan ya? Dia kan sedang butuh menaikkan nilai-nilainya, jadi mungkin ada guru yang berbaik hati memberi pelajaran ekstra sepulang sekolah. Dan HP Cheryl mungkin low battâ?¦

Sampai akhirnya sudah satu jam lebih Darren menunggu, tapi Cheryl belum juga muncul. Padahal sekolah sudah mulai sepi. Darren akhirnya mengambil inisiatif untuk masuk ke dalam, mencari Cheryl.
Darren mengunci sepeda motornya, lalu berjalan memasuki sekolah.

Setelah lorong yang berbelok dua kali, dia sampai di bagian dalam. Lapangan basket menghampar di depannya, dikelilingi bangunan sekolah yang berbentuk huruf L. Panas terik dengan debu beterbangan, tapi masih ada beberapa cowok yang bermain basket di sana.

Cowok-cowok itu mendongak dan jadi saling berbisik begitu menyadari keberadaan Darren. Karena ogah banget dianggap penyusup, Darren berinisiatif mendatangi mereka, dan langsung menanyakan Cheryl.

"Ehm, sori, gue lagi nyari Cheryl, anak sekolah ini. Kalian lihat dia nggak?"
"Cheryl? Yang ngobat itu?" tanya salah satu di antara para cowok itu, yang bertubuh paling gendut. Darren langsung merasa urat di bawah matanya berkedut, yang sering terjadi kalau dia akan marah besar.

Beberapa teman si gendut meliriknya dengan tajam, tapi ia cuma mengedikkan bahu dan kembali meneruskan main basketnya yang sempat tertunda gara-gara diajak bicara Darren tadi.
"Eh, sori, nggak usah dengerin dia, dia emang suka ngaco," kata cowok jangkung yang berdiri persis di depan Darren. Darren tersenyum datar. "Cheryl yang anak pindahan itu kan maksud lo? Cheryl Davina?"
Darren mengangguk.

"Tadi sih pas bubaran sekolah gue lihat dia nyegat taksi di depan sekolahâ?¦"
Kening Darren langsung berkerut. "Nyegat taksi? Terus diaâ?¦ pergi, gitu?"
"Kayaknya sih. Tapi gue nggak tahu ke mana. Pulang, kali. Buru-buru banget dia."

Darren makin bingung. Masa sih Cheryl pulang duluan tanpa bilang-bilang dia dulu? Sekolah Cheryl memang bubarannya lebih cepat, tapi sebelum ini juga Cheryl selalu menunggu Darren datang menjemput. Nggak pernah dia pulang duluan kayak gini, apalagi tanpa bilang-bilang.

Mungkin Cherylâ?¦ sakit? Ya, kalau sakit pasti dia nggak bisa menunggu Darren. Dia pasti harus secepatnya pulang ke rumah dan istirahat. Kalau gitu, Darren harus cepat-cepat ke sana.

"Oh, gitu. Ya udah, thanks ya."

Cowok jangkung itu tersenyum, dan Darren bergegas menuju gerbang sekolah tempat motornya diparkir tadi.

* * *

Tante Alena, mama Cheryl, yang membukakan pintu waktu Darren sampai di sana. Darren sudah lumayan akrab sama Tante Alena dan keluarganya. Mereka bahkan sayang banget sama Darren, karena Darren-lah satu-satunya yang masih mau berteman, bahkan pacaran, dengan Cheryl setelah Cheryl keluar dari panti rehabilitasi. Teman-teman Cheryl yang lain sudah ngibrit entah ke mana.

"Lho, Cheryl-nya mana, Darren?" tanya Tante Alena setelah Darren melepas helmnya.
Darren melongo dengan sukses. "Lho? Cheryl nggak di rumah, Tante?"
"Hah? Nggakâ?¦ Cheryl belum pulang sama sekali. Tante kira dia sama kamuâ?¦" Tante Alena jadi ikut bingung.
"Nggakâ?¦ tadi saya ke sekolahnya, saya tungguin lama tapi dia nggak keluar-keluar. HP-nya juga mati. Saya tanya ke temen sekolahnya, katanya Cheryl nyegat taksi di depan sekolah begitu bubaran. Saya kira dia pulangâ?¦"

Tante Alena sekarang kelihatan gelisah. Cheryl memang bukan anak kecil lagi. Kalau nyasar dia pasti tahu jalan pulang. Tapi yang jadi masalah adalah kondisinya. Dia baru keluar dari panti rehabilitasi narkoba, kondisinya masih belum stabil. Dia masih sangat rawan untuk pergi ke mana-mana sendiri tanpa pengawasan. Gimana kalau dia ketemu dengan teman-teman sesama pemakainya dulu?

Dengan bandar narkoba yang jelas masih mengincarnya dan pasti berusaha menjeratnya kembali?
Darren rupanya menyadari juga apa yang ada di pikiran Tante Alena. Dia harus mencari Cheryl sekarang, secepatnya.
"Biar saya cari Cheryl, Tante." Darren menyalakan mesin motornya lagi, dan Tante Alena dengan terburu-buru membuka kembali pintu pagar yang nyaris ditutupnya.
"Tolong ya, Darren, tolongâ?¦"
"Iya, Tante, iya."

Darren hampir saja memundurkan motornya keluar dari halaman rumah Cheryl, waktu dia mendengar ada yang bertanya di belakangnya.
"Lho? Ada apa ini?"
Darren menoleh, dan Cheryl berdiri persis di hadapannya, dengan wajah tanpa dosa.
"Cheryl! Kamu ke mana aja, Cher? Mama bingung sekali waktu Darren ke sini mencari kamu! Mama kira kamu lagi sama-sama Darren!" Tante Alena spontan memeluk Cheryl, seolah anaknya itu sudah hilang berhari-hari. Cheryl menatap Darrren dari atas bahu mamanya (yang memang lebih pendek dari dia), dengan ekspresi bertanya-tanya.

"Kamu nggak apa-apa kan, Cher? Kamu baik-baik aja?" tanya Tante Alena lagi, sambil meneliti Cheryl dari atas ke bawah dengan cemas.
"Iya, Ma, aku nggak kenapa-kenapa kok. Aku baik-baik aja. Nih lihat," Cheryl mengembangkan tangannya sedikit, bermaksud untuk menggoda mamanya. Tapi baik mamanya maupun Darren sama sekali nggak menganggap itu lucu.

"Kamu dari mana, Cher?" tanya Darren, tepat sasaran.
"Aku, ehâ?¦ aku dari toko buku."
"Toko buku?" Darren nggak tau harus ngomong apa mendengar jawaban ajaib itu. Sama seperti "belajar", "toko buku" juga nggak akan cocok berada dalam satu kalimat dengan nama Cheryl.
"Kamu ngapain di toko buku?"
"Yaâ?¦ ya beli buku!"
"Buku apa?" desak Darren. Tante Alena sekarang menatap Darren dan Cheryl bergantian, dengan tatapan bingung.
"Buat referensi tugas biologi akuâ?¦"

Darren terdiam. Kata yang tepat untuk menggambarkan kondisinya sekarang cuma satu: bingung! Cheryl ke toko buku untuk beli buku referensi tugas biologi?

Tapi Darren mendadak sadar, Cheryl kan sedang berusaha keras memperbaiki nilainya, jadi mungkin banget dia ke toko buku tadi. Dan Darren nggak mau sikapnya jadi menimbulkan kesan dia nggak percaya sama Cheryl. Dalam kondisi begini kan dia harusnya mendukung Cheryl, bukan malah meragukannya.

Trending Now
10 Chat Kocak Grup Kelas Online yang Bikin Ngakak

10 Chat Kocak Grup Kelas Online yang Bikin Ngakak

Dimasa pandemi seperti sekarang ini, kita diharuskan untuk melakukan segala kegiatan dari rumah. Mulai dari bekerja hingga sekolah. Hal ini
3,153 views 0 shares
10 Tweet Cara Menolak Dengan Halus Ini Bikin Nangis di Pojokan

10 Tweet Cara Menolak Dengan Halus Ini Bikin Nangis di Pojokan

Semua orang bisa jatuh cinta, tapi nggak semua orang bisa merasakan cinta yang sama. Bisa jadi ketika kita jatuh cinta pada seseorang, tapi
98,366 views 0 shares
10 Status Momen Panik di FB yang Bikin Ketawa Geli

10 Status Momen Panik di FB yang Bikin Ketawa Geli

Se tenang tenangnya orang menghadapi masalah, mereka pasti pernah merasakan rasa panik dalam hidupnya. walaupun hanya sebatas dompet ketingg
508 views 0 shares
10 Review KOCAK Online Shop yang Berujung Curhat

10 Review KOCAK Online Shop yang Berujung Curhat

teknologi saat ini sudah sangat memudahkan kehidupan kita. Termasuk saat kita ingin berbelanja, nggak perlu keluar rumah lagi, cukup dengan
1,124 views 0 shares
Kelucuan Kucing Peliharaan Dirumah yang Bikin Gemes

Kelucuan Kucing Peliharaan Dirumah yang Bikin Gemes

Sebagai hewan peliharaan, kucing dan anjing memang terlihat menggemaskan. Tingkahnya yang lucu dan perawatannya nggak ribet membuatnya disuk
3,999 views 137 shares
10 Desa Terpencil dengan Sejuta Pesona dan Keajaiban di Berbagai Belahan Dunia

10 Desa Terpencil dengan Sejuta Pesona dan Keajaiban di Berbagai Belahan Dunia

Tidak ada tempat yang nyaman, sepi, sejuk dan jauh dari hingar bingar kota besar seperti di desa. Disini kita dapat melihat keindahan alam,
24,003 views 3,623 shares
10 Wisata Sungai Di Indonesia Ini Bikin Adrenalinmu Memuncak

10 Wisata Sungai Di Indonesia Ini Bikin Adrenalinmu Memuncak

Dulu sungai hanya dijadikan untuk mengaliri daerah persawahan, atau perkebunan, tetapi semakin majunya peradapan masyarakat, sungai bisa dia
5,143 views 546 shares
10 Potret Kelucuan Anak-anak yang Bikin Kamu Tersenyum Hari Ini

10 Potret Kelucuan Anak-anak yang Bikin Kamu Tersenyum Hari Ini

Nggak bisa dipungkiri jika anak kecil  seorang makhluk yang ajaib. Rasanya apapun yang mereka lakukan, disengaja atau tidak, akan berhasil
11,309 views 1,872 shares
10 Merek Nggak Sesuai Dengan Barangnya Ini Bikin Ngakak Online

10 Merek Nggak Sesuai Dengan Barangnya Ini Bikin Ngakak Online

Cina terkenal dengan negara yang suka meniru apapun dari negara lain. Contohnya adalah beberapa produk terkenal dunia. Tapi bukan cuma Cina
23,966 views 310 shares
10 Perbedaan Penampilan Superhero Dulu dan Sekarang, Beda Banget!

10 Perbedaan Penampilan Superhero Dulu dan Sekarang, Beda Banget!

Buat kamu penggemar Avanger, pasti udah nggak asing lagi dengan berbagai karakter Superhero. Dan tahukah kamu jika para Superhero ini sudah
226,443 views 219 shares