Thalita ^^30
Loading...
 
posted on WOW Keren
803 views
Thalita ^^30

Dari tempatnya berhenti, Thalita bisa melihat dengan jelas wajah Cheryl yang sumringah, juga senyum Darren yang terus mengembang. Darren mengulurkan tangannya untuk merapikan anak rambut Cheryl yang berantakan setelah helmnya dilepas, dan Thalita makin nelangsa melihatnya.


Seharusnya gue yang ada di posisi itu, bukan Cherylâ?¦ batin Thalita pahit.

Dan tiba-tiba saja, seolah ada yang memutar tape recorder persis di telinganya, Thalita teringat kata-kata Darren di mobil duluâ?¦
"Tha, kamu nggak ngertiâ?¦ Ini sulit banget buat akuâ?¦ Coba kamu bayangin ada di posisi aku. Saat kita pacaran, laluâ?¦ lalu seandainya Andra datang ke rumahmu dengan kondisi yang sehat, dan dia bilang dia masuk rehab demi kamu, dan dia sembuh, siapa yang akan kamu pilih?"

Seandainya dulu Andra rela masuk rehab demi Thalitaâ?¦ Seandainya dulu Andra sembuhâ?¦ apa Thalita akan tetap memilih Darren?
Dan perasaan itu menghantamnya begitu kuat sampai rasanya dia nyaris tercekik.

Dia juga akan memilih Andra.

Sekarang dia mengerti. Dia mengerti apa yang dimaksud Darren waktu itu. Thalita dulu menerima Darren, karena Andra sudah nggak ada. Darren dulu memilih Thalita, karena Cheryl nggak ada. Mereka berdua sama-sama kehilangan orang yang mereka sayangi, dan di tengah kekosongan itu ada orang lain yang datang, menawarkan perhatian dan kasih sayangâ?¦ lalu mereka mengira dengan begitu akan melupakan yang lama, tapi ternyata nggakâ?¦

Andra memang nggak mungkin kembali lagi karena dia sudah meninggal, tapi Cherylâ?¦? Dia bisa kembali kapan saja, sadar benar bahwa Darren belum melupakan dia, lalu merebutnya kembaliâ?¦

Thalita menarik napas dalam-dalam. Sekarang dia benar-benar mengerti. Darren melakukan hal yang benar. Cowok itu nggak mau membohongi dirinya sendiri dengan pura-pura terus bersama Thalita, padahal ada Cheryl menunggunya. Dia nggak mau lebih menyakiti Thalita dengan membiarkannya "tergantung" di antara dirinya dan Cheryl. Darren memberi Thalita kebebasan untuk memilih. Dia membiarkan Thalita yang minta putus darinyaâ?¦

Dan Thalita tahu, seharusnya dia nggak menyalahkan Darren karena itu. Seharusnya dia malah berterima kasih. Darren sudah berbuat sebisanya untuk Thalita setelah Andra meninggal, membuat Thalita melihat bahwa tanpa Andra pun dia masih tetap bisa survive.

Sekarang, Thalita harus membuktikan, tanpa Darren pun dia juga tetap bisa surviveâ?¦
Pelan-pelan, Thalita menyalakan mesin dan menginjak gas, kembali menjalankan mobilnya. Untuk pertama kalinya sejak putus dari Darren, ia merasa hatinya ringan.

* * *

Darren celingak-celinguk di depan gerbang sekolah Cheryl. Jam pulang sekolahnya sudah lewat dari tadi, tapi Cheryl belum juga kelihatan batang hidungnya. Darren juga sudah coba telepon, tapi tersambung ke mailbox mulu.

Sekarang dia jadi kelihatan kayak orang bego karena ngejogrok di depan sekolah orang, bingung harus ngapain. Dia nggak kenal satu pun teman Cheryl di sekolah itu. Yang dikenalnya cuma teman-teman Cheryl di sekolahnya yang dulu. Itu pun kalau mereka masih bisa disebut "teman", karena menurut cerita Cheryl, mereka langsung menjauhinya begitu tahu Cheryl masuk panti rehabilitasi narkoba. Mereka menjauhinya, bukan men-support-nya.

Darren nggak menyalahkan teman-teman Cheryl. Dia tahu, mereka juga berada dalam posisi yang nggak enak. Serbasalah. Kalau dekat-dekat, takut ikut terjerumus. Kalau menjauhi, nanti dibilang nggak setia kawan. See? Semua pilihan ada dampak negatifnya.

Karena itulah Darren benar-benar bersyukur Cheryl sudah sembuh sekarang. Cheryl akan bisa menata hidupnya lagi, bisa memulai dari awal lagi. Dan Darren akan membantunya. Dia nggak akan membiarkan Cheryl berjuang sendiri.

Darren berdiri dari jok motor yang didudukinya, dan berjalan mondar-mandir di depan gerbang. Cheryl masih belum nongol juga. Apa mungkin ada pelajaran tambahan ya? Dia kan sedang butuh menaikkan nilai-nilainya, jadi mungkin ada guru yang berbaik hati memberi pelajaran ekstra sepulang sekolah. Dan HP Cheryl mungkin low battâ?¦

Sampai akhirnya sudah satu jam lebih Darren menunggu, tapi Cheryl belum juga muncul. Padahal sekolah sudah mulai sepi. Darren akhirnya mengambil inisiatif untuk masuk ke dalam, mencari Cheryl.
Darren mengunci sepeda motornya, lalu berjalan memasuki sekolah.

Setelah lorong yang berbelok dua kali, dia sampai di bagian dalam. Lapangan basket menghampar di depannya, dikelilingi bangunan sekolah yang berbentuk huruf L. Panas terik dengan debu beterbangan, tapi masih ada beberapa cowok yang bermain basket di sana.

Cowok-cowok itu mendongak dan jadi saling berbisik begitu menyadari keberadaan Darren. Karena ogah banget dianggap penyusup, Darren berinisiatif mendatangi mereka, dan langsung menanyakan Cheryl.

"Ehm, sori, gue lagi nyari Cheryl, anak sekolah ini. Kalian lihat dia nggak?"
"Cheryl? Yang ngobat itu?" tanya salah satu di antara para cowok itu, yang bertubuh paling gendut. Darren langsung merasa urat di bawah matanya berkedut, yang sering terjadi kalau dia akan marah besar.

Beberapa teman si gendut meliriknya dengan tajam, tapi ia cuma mengedikkan bahu dan kembali meneruskan main basketnya yang sempat tertunda gara-gara diajak bicara Darren tadi.
"Eh, sori, nggak usah dengerin dia, dia emang suka ngaco," kata cowok jangkung yang berdiri persis di depan Darren. Darren tersenyum datar. "Cheryl yang anak pindahan itu kan maksud lo? Cheryl Davina?"
Darren mengangguk.

"Tadi sih pas bubaran sekolah gue lihat dia nyegat taksi di depan sekolahâ?¦"
Kening Darren langsung berkerut. "Nyegat taksi? Terus diaâ?¦ pergi, gitu?"
"Kayaknya sih. Tapi gue nggak tahu ke mana. Pulang, kali. Buru-buru banget dia."

Darren makin bingung. Masa sih Cheryl pulang duluan tanpa bilang-bilang dia dulu? Sekolah Cheryl memang bubarannya lebih cepat, tapi sebelum ini juga Cheryl selalu menunggu Darren datang menjemput. Nggak pernah dia pulang duluan kayak gini, apalagi tanpa bilang-bilang.

Mungkin Cherylâ?¦ sakit? Ya, kalau sakit pasti dia nggak bisa menunggu Darren. Dia pasti harus secepatnya pulang ke rumah dan istirahat. Kalau gitu, Darren harus cepat-cepat ke sana.

"Oh, gitu. Ya udah, thanks ya."

Cowok jangkung itu tersenyum, dan Darren bergegas menuju gerbang sekolah tempat motornya diparkir tadi.

* * *

Tante Alena, mama Cheryl, yang membukakan pintu waktu Darren sampai di sana. Darren sudah lumayan akrab sama Tante Alena dan keluarganya. Mereka bahkan sayang banget sama Darren, karena Darren-lah satu-satunya yang masih mau berteman, bahkan pacaran, dengan Cheryl setelah Cheryl keluar dari panti rehabilitasi. Teman-teman Cheryl yang lain sudah ngibrit entah ke mana.

"Lho, Cheryl-nya mana, Darren?" tanya Tante Alena setelah Darren melepas helmnya.
Darren melongo dengan sukses. "Lho? Cheryl nggak di rumah, Tante?"
"Hah? Nggakâ?¦ Cheryl belum pulang sama sekali. Tante kira dia sama kamuâ?¦" Tante Alena jadi ikut bingung.
"Nggakâ?¦ tadi saya ke sekolahnya, saya tungguin lama tapi dia nggak keluar-keluar. HP-nya juga mati. Saya tanya ke temen sekolahnya, katanya Cheryl nyegat taksi di depan sekolah begitu bubaran. Saya kira dia pulangâ?¦"

Tante Alena sekarang kelihatan gelisah. Cheryl memang bukan anak kecil lagi. Kalau nyasar dia pasti tahu jalan pulang. Tapi yang jadi masalah adalah kondisinya. Dia baru keluar dari panti rehabilitasi narkoba, kondisinya masih belum stabil. Dia masih sangat rawan untuk pergi ke mana-mana sendiri tanpa pengawasan. Gimana kalau dia ketemu dengan teman-teman sesama pemakainya dulu?

Dengan bandar narkoba yang jelas masih mengincarnya dan pasti berusaha menjeratnya kembali?
Darren rupanya menyadari juga apa yang ada di pikiran Tante Alena. Dia harus mencari Cheryl sekarang, secepatnya.
"Biar saya cari Cheryl, Tante." Darren menyalakan mesin motornya lagi, dan Tante Alena dengan terburu-buru membuka kembali pintu pagar yang nyaris ditutupnya.
"Tolong ya, Darren, tolongâ?¦"
"Iya, Tante, iya."

Darren hampir saja memundurkan motornya keluar dari halaman rumah Cheryl, waktu dia mendengar ada yang bertanya di belakangnya.
"Lho? Ada apa ini?"
Darren menoleh, dan Cheryl berdiri persis di hadapannya, dengan wajah tanpa dosa.
"Cheryl! Kamu ke mana aja, Cher? Mama bingung sekali waktu Darren ke sini mencari kamu! Mama kira kamu lagi sama-sama Darren!" Tante Alena spontan memeluk Cheryl, seolah anaknya itu sudah hilang berhari-hari. Cheryl menatap Darrren dari atas bahu mamanya (yang memang lebih pendek dari dia), dengan ekspresi bertanya-tanya.

"Kamu nggak apa-apa kan, Cher? Kamu baik-baik aja?" tanya Tante Alena lagi, sambil meneliti Cheryl dari atas ke bawah dengan cemas.
"Iya, Ma, aku nggak kenapa-kenapa kok. Aku baik-baik aja. Nih lihat," Cheryl mengembangkan tangannya sedikit, bermaksud untuk menggoda mamanya. Tapi baik mamanya maupun Darren sama sekali nggak menganggap itu lucu.

"Kamu dari mana, Cher?" tanya Darren, tepat sasaran.
"Aku, ehâ?¦ aku dari toko buku."
"Toko buku?" Darren nggak tau harus ngomong apa mendengar jawaban ajaib itu. Sama seperti "belajar", "toko buku" juga nggak akan cocok berada dalam satu kalimat dengan nama Cheryl.
"Kamu ngapain di toko buku?"
"Yaâ?¦ ya beli buku!"
"Buku apa?" desak Darren. Tante Alena sekarang menatap Darren dan Cheryl bergantian, dengan tatapan bingung.
"Buat referensi tugas biologi akuâ?¦"

Darren terdiam. Kata yang tepat untuk menggambarkan kondisinya sekarang cuma satu: bingung! Cheryl ke toko buku untuk beli buku referensi tugas biologi?

Tapi Darren mendadak sadar, Cheryl kan sedang berusaha keras memperbaiki nilainya, jadi mungkin banget dia ke toko buku tadi. Dan Darren nggak mau sikapnya jadi menimbulkan kesan dia nggak percaya sama Cheryl. Dalam kondisi begini kan dia harusnya mendukung Cheryl, bukan malah meragukannya.

Trending Now
15 Foto Editan Gagal #RIPPhotoshop Ini Bakalan Bikin Kamu Nyengir!

15 Foto Editan Gagal #RIPPhotoshop Ini Bakalan Bikin Kamu Nyengir!

Semua orang pasti menginginkan hasil gambar yang diambil lebih bagus dari aslinya. Sehingga kebanyakan orang memilih untuk mengedit fotonya
209,176 views 6,160 shares
8 Kelakuan Orang yang Sedang Berkendara Ini Bikin Nggak Habis Pikir

8 Kelakuan Orang yang Sedang Berkendara Ini Bikin Nggak Habis Pikir

Baru-baru ada peraturan lalu lintas yang baru diresmikan yaitu pengguna kendaraan dilarang merokok sambil berkendara. Karena bukan hanya men
2,882 views 2 shares
Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Ingin Meniru Gambar Di Internet, 10 Kue Ini Bentuknya Malah Buruk Rupa

Internet merupakan sumber luar biasa untuk orang-orang kreatif. Kamu bisa mendapatkan inspirasi dari semua jenis seni seperti fotografi, des
14,161 views 821 shares
20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

20 Foto Sekitar Yang Bikin Hati Kita Merasa Bahagia & Puas Melihatnya

Mungkin ungkapan "Bahagia itu Sederhana" terkadang ada benarnya juga bagi sebagian orang, terbukti saat melihat barang barang yang ada disek
54,831 views 0 shares
20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

20 Lucu-lucuan dengan Realita Anak Jaman Sekarang

Ada banyak perilaku yang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang terutama dalam pergaulannya. Kadang perilaku itu cukup menggelitik karena t
321,420 views 7,345 shares
10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

10 Seleb Hollywood Yang Dulu Cupu Tapi Sekarang Jadi Pusat Perhatian

Kita emang nggak pernah tahu masa depan seseorang, begitu juga dengan masa depanmu. Mungkin bisa aja hari ini kamu mengalami masalah dalam p
271,764 views 13,022 shares
11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

11 Potret Kelakuan Orang Yang "Mempersulit Diri Sendiri", Gagal Paham Lihatnya!

Manusia setiap hari terus memikirkan tentang bagaimana teknologi dan inovasi bisa mempermudah aktifitas kehidupan sehari hari, mengatasi kes
8,952 views 0 shares
24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

24 Pemain Film dan Tokoh Asli yang Diperankan, Mana yang Paling Mirip?

Dalam memilih artis untuk memainkan seorang karakter memang susah susah gampang loh Pulsker. Apalagi kalau filmnya berasal dari kejadian ny
351,786 views 7,815 shares
10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

10 Chat Salah Kirim Gambar yang Endingnya Bikin Nyengir

Kemjuan teknologi saat ini memang sangat memudahkan kehidupan kita. Karena hanya dengan bermodalkan koneksi internet dan menekan tombol, kit
17,365 views 0 shares
13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

13 Foto Pencopet Ketika Melakukan Aksinya

Mau tau ekspresi pencopet lagi beraksi, Pulsker? Ini dia foto anak kecil di China, yang lagi mau nyopet. Sepertinya yang dibelakangnya adala
372,560 views 4,298 shares