New Wonderful Friend part 1
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,806 views
New Wonderful Friend part 1

Muehehehehe akhirnya giliran ane bikin part yang penuh dengan persahabatan corethumucoret antara laki-laki ini~!
Jika kalian bertanya pair di dalam part ini ...
Ehem, uhuk, ohok! Namanya ... Hiko-kun dan Na-kun~! *Kabur*

~Fantasy Garden~

"...Nggh ..." Hiko terbangun akibat suatu serbuk masuk ke hidungnya.

"Hah?! Serbuk?! Gawat! Aku harus per-- ... Na-kun?" Hiko yang hendak bangkit melihat Na-kun yang tertidur di dadanya.
"... Oi, bangun! Jangan enak-enakan tidur di badannya orang, dong! Geez ..." Hiko pelan-pelan menyingkirkan badan Na-kun, namun, Na-kun yang merasa tangan Hiko adalah guling, justru menggegam tangan laki-laki berwajah seme tersebut dengan erat.
"... Ngh ... Hiko ... jangan sentuh yang situ ... iya, yang situ. Yang anu-anuan itu, lho. Hngh ..." Na-kun berngigau tentang sesuatu yang ... terdengar ambigu.
"Oi." Hiko menggetok Na-kun dengan serangan getokan maut-nya tersebut. Setelah yakin genggaman tangan Na-kun mulai tak erat, dia menyingkirkan Na-kun sampai-sampai tubuh laki-laki berwajah uke itu mengguling ke sebuah jurang.
Hiko yang sedari tadi tak sempat melihat keadaan tempat yang sedang mereka tempati ini, menyadari jika tempat ini penuh dengan bunga.
Hiko pun berdiri dan menuruni jurang tersebut sambil melihat sekelilingnya. Dia mengacuhkan Na-kun yang terbangun dan terus menyusuri jalan didepan lelaki itu.
"Hi ... Hiko-kun! Tunggu!" Na-kun berlari menuju Hiko dan segera memegang bajunya agar laki-laki itu berhenti.
"... Tadi mimpimu aneh. Jadi jijik nungguin kamu." Hiko melirik Na-kun yang berada di belakangnya dengan tatapan mengejek.
"HAH?! Apa?! Emangnya kayak gimana?!" jerit Na-kun.
"Sepertinya kamu mimpi kalau aku humuan denganmu ... agh, sudahlah! Bayanginnya lagi aja udah bikin jijik!" Hiko mengalihkan padangannya ke depan lagi.
"Eh? Seperti apa?" tanya Na-kun sambil loncat-loncat kegirangan.
"Kamu kok jadi senang begitu?!" Hiko kembalik melirik Na-kun. "... Huft. Yang lebih penting," Hiko membalikkan badannya ke Na-kun. "Apakah kamu merasa ada gempa tadi?"
"Gempa? Ah, iya! Tadi aku ngerasa ada gempa saat aku berjalan ke gudang." jawab Na-kun dengan mata-nya yang berbinar-binar.
"Hoh ... berarti sesekolah mengalami gempa ..." Hiko mengangguk sambil tersenyum. "... Tunggu, kamu ngapain ke arah gudang?" tanya Hiko lagi.
"Nozaki minta tolong ke aku untuk ngirimin payung karena katanya nanti setelah membersihkan gudang, dia mau bikin percobaan dengan payung. Ketika aku akan membuka pintu, gempa pun terjadi." Na-kun mengorek saku celananya, kemudian terlihatlah payung mini.
"Hm. Jadi begitu." Hiko berjalan lagi menuju ke sebuah gazebo yang penuh dengan bunga yang telah tercabuti.
"Nee, nee, Hiko-kun. Tempat ini indah, ya. Penuh dengan bunga. Oh! Ada Hydrangea!" Na-kun berputar-putar sambil memperhatikan kecantikan bunga-bunga tersebut.
Hilo hanya terdiam, memikirkan keadaan Natasya, Hikari, dan Nozaki. Dia berharap Natasya yang sendirian tersebut selamat, tapi jika dia berpikir akan Hikari dan Nozaki ... dia merasa mereka berdua pasti selamat karena pada akhirnya mereka pasti berpasangan. Untuk itulah, dia tidak menaruh harapan terlalu banyak kepada 2 orang tersebut.
"...? Apa ini?" Hiko merasa ada sesuatu di saku celananya. Sebuah kunci klasik dengan genggaman berbentuk bunga. Di belakangnya terdapat tulisan 'Fantasy Garden'.
"Jangan-jangan ini adalah kunci untuk ke tempat ini? Jadi seperti cerita Alice in Wonderland yang biasa Hikary ceritakan kepadaku ..." Hiko memasukkan kembali kunci tersebut ke saku celananya, kemudian berbalik ke belakang, melihat keadaan Na-kun.
Dan ... terlihat Na-kun menari-nari sambil mengayunkan payung tersebut dengan cantik (?)-nya.
"APA YANG KAMU LAKUKAN, HAH?!" Hiko mengambil payung tersebut.
"Ng? Cuma melakukan tarian santai saja~" Na-kun melanjutkan tarian -nya tanpa payung. "Ah! Lihat ke sana, Hiko!" Na-kun langsung menampar muka Hiko ke arah gazebo.
Hiko yang sempat marah, akhirnya menahan amarahnya tersebut dan terkejut melihat ada anak laki-laki berpakaian serba putih duduk diatas tumpukan bunga yang tercabut.
Hiko dan Na-kun berlari ke gazebo. Saat mereka masuk ke dalam gazebo, mata anak laki-laki itu langsung berbinar-binar.
"Papa! Mama!"
...
Seketika, wajah Hiko maupun Na-kun langsung berubah menjadi murung.
".... Nggak apa-apa, nih?" tanya Hiko sambil tersenyum kecut.
"Nggak, pasti nggak nggak apa-apa." jawab Na-kun polos.
"Oke, mari kita tinggalkan anak ini." Hiko pun meninggalkan gazebo tersebut dengan entengnya.
Di salah satu tempat yang tak jauh dari gazebo, Hiko melihat sebuah buku tergeletak di atas bunga mawar. Hiko pun mengambilnya.
"Hm ... buku dengan bolongan kunci. Apa buku ini bisa dibuka dengan kunci ini ya?" Hiko mengambil kembali kunci dengan tulisan 'Fantasy Garden' tersebut, kemudian memasukkannya ke dalam bolongan kunci buku itu.
Seketika, buku tersebut pun terbuka.
"Hmm ... 'Hei, kamu ingin pergi dari sini? Apakah kamu tidak ingin berbicara sebentar dengan temanmu? Jangan cuekin mereka! Hibur mereka! Atau kamu akan berakhir tragis sepertiku ...'" Hiko membaca tulisan yang berada di buku tersebut dengan suara yang lantang. "Hah? Apa maksudnya ini?!"
"HIKO!!!" teriak Na-kun dari arah gazebo.
Hiko melihat ke arah sumber suara itu berada dan melihat Na-kun terlilit oleh akar bunga mawar dari tangan anak laki-laki tersebut yang kini ... tampak seperti laki-laki remaja.
"Oi. Diem, di situ. Masih belum selesai baca, nih." Hiko kembali menatap buku tersebut dan membaca kelanjutannya, menghiraukan Na-kun yang merintih kesakitan. "'Aku akan membantu kalian, asalkan ... tolong lepaskan akar bunga mawar ini. Rasanya betul sakit ... aw aw aw--'. KENAPA YANG TERAKHIRNYA KUBACA SIH?! JADINYA AMBIGU BANGET!" Hiko marah-marah setelah selesai membaca buku itu.
Hiko melirik sebuah senjata di salah satu tumpukan bunga tersebut. M1 Garand, senjata kesukaannya. Dengan entengnya, dia mengarahkannya ke kepala laki-laki yang melilit itu.
"Menyingkir kau ... hah?" Hiko seketika kaget melihat laki-laki yang melilit Na-kun malah asyik menjilat lehernya.
"Hi ... Hiko-kun! Tolong aku!" jerit Na-kun sambil menangis.
"Dasar laki-laki uke ..." Hiko dengan santainya menembak kepala laki-laki yang melilit tersebut dengan senjatanya.
BRUAGH! Laki-laki itu pun langsung terjatuh dan mengeluarkan sebuah bola dengan corak bunga dari tangannya yang terlilit oleh akar mawar.
Hiko mengambil bola tersebut dan mengarahkannya ke buku. Seketika, muncullah sebuah pintu kayu tepat di depannya.
"... Oi, Na-kun. Kamu mau jalan-jalan dulu atau ... agh, sialan. Tidur lagi." Hiko kaget sekaligus kesal melihat Na-kun tertidur di gazebo dengan nyenyak. Hiko menarik tubuh Na-kun ke punggungnya, kemudian menggendongnya sambil berjalan mengelilingi dunia yang seperti kebun bunga tersebut.
"Betul kata-kata buku itu. Mungkin ... aku harus melewatkan waktu yang lebih banyak lagi dengan Na-kun." Hiko tertawa kecil dan mulai berlarian di antara bunga lily.

Jangan salahkan saya yang seorang fujoshi.

Trending Now
10 Gambar Pada Spanduk Jualan yang Bikin Gagal Paham

10 Gambar Pada Spanduk Jualan yang Bikin Gagal Paham

Spanduk menjadi salah satu media yang sering digunakan untuk mempromosikan barang yang dijual oleh pedagang. Biasanya spanduk ini berisi fot
740 views 0 shares
Hasil CROP Foto yang Mengubah Segalanya, Siap Siap Kagum Deh Lihatnya

Hasil "CROP" Foto yang Mengubah Segalanya, Siap Siap Kagum Deh Lihatnya

Semakin banyaknya penggunaan sosial media, semakin banyak orang mengupload foto biasanya mereka memilih fotonya diedit, crop, filter agar t
754,113 views 5,627 shares
12 Fakta Tentang Belanja Online yang Bisa Bikin Kamu Geregetan

12 Fakta Tentang Belanja Online yang Bisa Bikin Kamu Geregetan

Tekhnologi yang semakin maju di era sekarang bisa bikin semuanya serba instan. Pesan makan dengan online dan dikirim dengan ojek online juga
768,386 views 49,701 shares
10 Chat Dengan Cewek Matre yang Endingnya Greget Banget

10 Chat Dengan Cewek Matre yang Endingnya Greget Banget

Setiap pria pasti memiliki kriteria sendiri untuk menjadikan seorang wanita sebagai pasangannya. Salah satunya, mereka nggak ingin punya pas
1,387 views 0 shares
10 Status Facebook Salah Paham Ini Bikin Tepuk Jidat

10 Status Facebook Salah Paham Ini Bikin Tepuk Jidat

Sebagai manusia, kesalahpahaman adalah hal yang biasa. Biasanya hal ini terjadi karena miskomunikasi ketika melihat atau ngobrolin sesuatu.
161,955 views 0 shares
10 Kelakuan Absurd Para Tukang yang Bikin Ngakak

10 Kelakuan Absurd Para Tukang yang Bikin Ngakak

Jika kamu familiar dengan ungkapan kuproy atau kepanjangannya yaitu kuli proyek, belakangan ungkapan ini menjadi goyonan di media sosial, ka
1,570 views 0 shares
[11 Gambar Lucu] Model Busana Wanita Masa Kini

[11 Gambar Lucu] Model Busana Wanita Masa Kini

Indonesia memiliki selera berbusana yang cukup unik terutama pada wanitanya. Mereka menggabungkan berbagai selera berbusana dari berbagai co
771,675 views 17,869 shares
25 Gambar perubahan zaman ini bikin tersentuh anak muda zaman sekarang .

25 Gambar perubahan zaman ini bikin tersentuh anak muda zaman sekarang .

Pacaran zaman dulu ngobrol berdua di meja sambil makan malam romantis. Sekarang mah, PACARAN SAMA HAPE!! Cieee, yang kangen masa lalu
839,705 views 24,936 shares
10 Status Facebok Salah Bahasa Ini Bikin Tepuk Jidat

10 Status Facebok Salah Bahasa Ini Bikin Tepuk Jidat

Kita belum tahu pasti ada berapa banyak bahasa yang digunakan oleh para penduduk di dunia. Di Indonesia saja,hampir setiap suku memiliki bah
233,722 views 0 shares