New Wonderful Friend part 3
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,768 views
New Wonderful Friend part 3

Karena suatu alasan, aku yang mengurus part 3 ini.
Dan juga, maafkan aku apabila pada part 1 ceritanya agak gak jelas.
Itu karena ada unsur yaoi di dalamnya, sehingga aku takut yaoi-nya 'tak terasa', jadinya aku nggak sempat mikir akan keadaan ceritanya.
Baiklah. Selamat membaca~

Natural Life (Nata-chi & Aileen-chan)

"Aku khawatir akan keadaan Nata ...

akankah dia baik-baik saja?"
Hiko ...
"NATA-CHI!!!"
Hah?
Nata membuka matanya pelan-pelan dan terkejut ketika melihat langit biru yang indah serta awan di sekitarnya. Ketika dia melihat ke bawah, terdapat pemandangan cantik dimana terdapat daratan hijau luas yang dipenuhi oleh tumbuhan, binatang, dan sungai yang besar.
Nata menyakinkan dirinya jika ... ini mimpi.
Ya, ini mimpi. Mana mungkin ada orang terkena gempa dan ketika ia membuka matanya, ternyata sudah ada di langit.
"NATA-CHI!!! GIMANA INI?! DARI TADI KITA SEPERTI INI TERUS!!!" teriak Aileen yang ada di sampingnya. Tangannya yang sedang menggegam Nata terlihat gemetaran.
"Te ... tenang dulu, Aileen-chan! Aku akan coba cari cara ..."
Nata melihat sekelilingnya yang dikelilingi oleh awan. Kemudian, dia melihat semak-semak yang menurutnya mungkin aman jika dijadikan bahan pendaratan.
"Coba saja aku bisa menggabungkan seluruh semak-semak tersebut untuk sementara saja, sebagai bahan pendaratan kita ..."
Nata mengarahkan tangan kirinya ke semak-semak tersebut dan seketika, semak-semak lainnya bersatu, membentuk seperti sebuah kasur.
"Ha ... HAH?! Kenapa ... aku bisa mengendalikan semak-semak itu?!"
Nata terkaget melihat semak-semak yang tergabung tersebut. Dia melihat tangan kirinya sesaat, kemudian ke arah semak-semak tersebut, dan terakhir, dia menatap Aileen.
"Aileen, genggam erat lengan kananku." perintah Nata.
"Baik!" Aileen yang terkagum akan kekuatan Nata, mengangguk dan menggegam lengan kanan gadis itu, sesuai yang diperintahkan.
Nata memposisikan kaki kirinya ke belakang dan kaki kanannya setengah ke belakang, seperti memposisikan gaya renang.
"Siap ... ha ... ap!" Nata mendorong kaki kirinya lebih ke belakang dan kaki kanannya ke depan, seperti meloncat.
Tak lama kemudian, Nata dan Aileen terdorong ke bawah tepat di semak-semak tersebut, seperti sebuah jet.
"Hua ... Nata! Nata! Nata!" Aileen semakin menggegam erat lengan kanan Nata, namun Nata, terus menatap semak-semak tersebut, berharap mereka selamat di tumpukan tumbuhan itu. Dan ...
Blugh. Nata dan Aileen mendarat di tumpukan semak-semak dengan mulus serta aman (?).
"Ki ... kita selamat, Nata!" Aileen langsung memeluk Nata. Dari nada bicaranya, dia seperti akan menangis.
"Sudah ... sudah tidak ada apa-apa. Jangan nangis, Aileen-chan." Nata mengusap-usap punggung Aileen.
"Aileen nggak nangis! X<" bantah Aileen seraya melepaskan pelukannya. "Aileen cuma ta-- uogh!" omongan Aileen terputus ketika ada kunci jatuh tepat di kepalanya. Nata segera mengambil kunci tersebut.
"Kunci-nya ... unyu!" mata Nata bercahaya melihat genggaman kunci tersebut yang membentuk tubuh kucing. Di belakangnya, terdapat tulisan 'Nature Life'. "Kok Nature Life? Seharusnya kan Cat Life! Hu-uh!" Nata menggembungkan pipinya, kemudian mengambil pose membuang kunci itu ke arah sungai.
"E ... eh! Nata! Jangan dibuang!" Aileen menahan niat Nata, kemudian dia memperlihatkan sebuah buku.
"Saat di langit tadi, ada buku yang seenaknya nemplok ke wajahku. Aku juga sempat mau nge-buang barang ini, tapi ... lihat." Aileen menunjuk bolongan kunci. "Mungkin kunci itu bisa membukakan buku ini."
Nata melihat sekilas kunci tersebut, kemudian memasukkannya ke dalam buku yang penuh dengan corak binatang. Buku itu pun terbuka.
"Hmm, hmm ... 'Gempa terjadi di muka Bumi. Makhluk yang ada di Wonderful Land berusaha memanfaatkan keadaan tersebut. Ada yang ingin menyelamatkan, ada juga yang ingin 'menjahili' manusia. Semuanya bertengkar. Mereka pun tercerai berai. Namun, pada akhirnya, mereka sadar jika apa yang mereka lakukan selama ini salah. Keirian menyelimuti mereka ketika melihat sebagian manusia tersebut terlihat bersama-sama dan punya tekad yang sama. Tapi, tetap saja. Mereka tak ingin bersatu.'" Aileen berhenti sebentar untuk membalik halaman. "'Aku memberikan kekuatan para manusia tersebut agar bisa lari. Larilah ... sebelum kalian terperangkap. Janganlah pernah takut. Kalian pasti akan bertemu lagi. Tenang saja.'"
Seketika, keheningan pun menyelimuti keduanya. Hanya ada suara burung berkicau dan suara pohon tertiup angin. Rasanya betul-betul sejuk.
"Ah~ Aku bingung ... apa maksudnya ini? Tadi aku berada di lorong gudang dan ngelihat Na-kun. Mau aja nyapa, langsung ada gempa ... aneh, ya?" gerutu Aileen. Ia meregangkan tubuhnya sesaat, kemudian tiduran di atas semak-semak itu.
Nata hanya melihat sungai dengan tatapan cemas. Dia cemas apakah dia bisa keluar dari dunia ini dan cemas dengan keadaan Hiko, begitu juga dengan yang lainnya.
Nata melirik halaman buku tersebut yang terbalik dengan sendirinya, terkena angin. Terdapat sebuah kunci dengan genggaman berbentuk bumi. Nata mengambil dan terdapat tulisan 'Unclocked World - 1'.
"Ah! Ada kunci lagi, Aileen!" Nata menunjukkan kunci tersebut tepat di hidung Aileen. "Hmm ... 'Unlocked World - 1' ... maksudnya apa, ya?" Nata bergumam.
Aileen beranjak dari semak-semak dan segera mengambil kunci itu. Entah akan diapakan.
Aileen menggam kunci tersebut dengan erat, mengarahkannya lurus ke depan.
"Unlocked the World! One!" teriak Aileen. Seketika, magic circle berwarna pink berada di bawahnya, mengeluarkan angin lebat yang juga berwarna pink.
Cling! Turunlah 2 kunci tepat di atas kunci yang dipegangnya.
"U ... uwah! Kamu keren sekali, Aileen!" Nata menghampiri Aileen. Seketika, Aileen jatuh terduduk.
"Ini adalah kunci milik Hiko dan Na-kun serta Da-kun dan Yuzuki-chan ... Jika kita mendapatkan kunci ini, otomatis akan terbuka dunia selanjutnya untuk mereka. Aku baru menyadarinya di halaman paling belakang buku itu. Tapi ... konsikuensi-nya adalah ..." Aileen melirik ke samping kanan-nya, diikuti Nata.
Monster kucing belang raksasa dengan hiasan bunga di kepalanya dan kaki beserta ekor-nya dihiasi oleh donat dengan bermacam-macam rasa.
Kucing itu mengeong dengan imut, tidak sebanding dengan tampangnya ...
"Kita harus melawan monster ini?!" jerit Nata. Ia langsung jatuh terduduk.
"Yup. Tapi, tenang saja. Aku sudah punya kekuatan untuk menyerang monster itu, kok!" Aileen berdiri dan memunculkan sebuah tali berwarna pink dari magic circle yang ada di bawah tangannya. "Aku akan membelitnya dengan tali ini dan nantinya, Nata-chan melawan kucing nggak unyu ini dengan kekuatan apapun yang nantinya akan kususul. OK?!" Aileen berkedip ke Nata. Nata mengangguk dan melihat bunga mawar yang berada di dekat sungai tersebut. Dia menggabungkan mawar-mawar tersebut hingga menjadi tombak.
Aileen mengingatkan tali tersebut dengan mengelilingi kucing itu dan sesekali melompat untuk menghindari serangan sang kucing, memunculkan atraksi yang indah. Dia memunculkan sebuah pedang berwarna pink dari magic circle-nya dan mengarahkannya ke pundak kucing itu.
"Nata! Ini agak sadis, tapi ... tolong gores isi perut kucing ini dengan tombakmu!" perintah Aileen.
Nata mengambil nafas dalam-dalam, kemudian berlari mendekati kucing itu dan jleb! Tombaknya menusuk perut kucing itu.
"Siap?" tanya Aileen.
"Siap!" jawab Nata dengan sungguh-sungguh.
"1 ... 2 ... 3!"
Jleb! Aileen menusuk pundak kucing itu, bersamaan dengan Nata yang selesai menggores perut kucing itu.
Tak lama kemudian ...
BRUGH!
...
Nata terbangun dan disambut dengan pemandangan langit malam yang indah lewat jendela. Di sampingnya, sudah ada Aileen yang tertidur.
Dia pun beranjak dari tempat tidurnya dan melihat sekeliling. Sebuah ruangan bercat biskuit, dimana terdapat 2 pintu; 1 untuk keluar dan 1 untuk kamar mandi, 2 meja, dan 1 kasur yang berada di dekat jendela.
"Haha ... jadi, aku pingsan gara-gara nggak tahan lihat isi tubuh kucing itu, ya?" Nata terduduk kembali dan tertawa kecil.
"Hiko ... semoga kamu selamat, ya."

-Bonus-
"Huatching!" Hiko bersin di samping Na-kun.
"Eh? Kamu kenapa, Hiko?" tanya Na-kun yang beranjak dari kasur bunga-nya.
"Ngg ... mungkin aku lagi di omongin sama orang ... sudah, kamu tidur saja." Hiko mendorong Na-kun ke kasur lagi.
"Oh ... ya sudah. Oyasumi."
"Oyasumi."

Trending Now
Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Demi cinta, semua orang rela melakukan pengorbanan apapun untuk pasangannya. Mereka cenderung tidak ingin pasangannya sedih bahkan terluka.
59,220 views 5,167 shares
10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dan membuat makanan yang lezat. Berbicara tentang makanan, pasti nggak lepas dar
3,533 views 0 shares
10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

Setiap orang sudah memiliki pasangan, pasti ingin hubungannya berlanjut ke bahtera pernikahan. Bagi orang Indonesia sendiri, pernikahan buka
9,587 views 0 shares
10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

Kendaraan saat ini sudah tidak bisa lagi dibilang sebagai kebutuhan sekunder, karena tanpa sebuah kendaraan mobilitas manusia akan susah. Se
11,709 views 0 shares
10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

Bagi kamu yang tinggal di pemukiman padat penduduk pasti nggak asing dengan jalanan yang sempit atau kecil. Biasanya jalanan ini hanya bisa
3,163 views 0 shares
10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

Kereta api adalah salah moda transportasi yang ada di Indonesia. Menurut Undang-Undang, kereta api memiliki jalan sendiri sehingga harus mel
12,516 views 0 shares
10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dengan enak. Tapi sebenarnya yang namanya rasa makanan itu relatif, jadi nggak s
3,017 views 0 shares
10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

Selain kewajiban bagi para laki-laki yang memasuki akil baligh, khitan juga bisa dilakukan dengan alasan kesehatan. Kalau jaman dulu khitan
5,629 views 0 shares
MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

Pulsker, kalau selama ini kamu berpikir cuman angkutan umum di luar negeri yang bisa bagus, siap-siap melongo deh. Angkutan umum Indonesia,
226,252 views 9,337 shares