Cutie Cool Curse part 3
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,817 views
Cutie Cool Curse part 3

Ada 4 ras yang terbentuk dari cerita kematiannya di dunia ini.
1, iblis.

Roh-roh yang mati dengan permintannya yang terkesan abnormal, akan menjadi iblis bertanduk, sedangkan iblis yang mati dengan cara yang aneh akan menjadi iblis tapi tidak bertanduk maupun bersayap. Tapi, jika roh tersebut mempunyai kedua ketentuan seperti yang tadi disebutkan, dia akan menjadi iblis bertanduk dan bersayap.
Iblis bisa keluar dari dunia itu (tergantung permintaan), menggoda manusia, memperlihatkan wujudnya (harus dengan alat), dan membunuh makhluk lain maupun manusia. Jika sudah membunuh, maka dia akan disebut Chaos. Chaos harus dibunuh karena permintaannya sudah tak diterima lagi.
2, Elf. Roh-roh yang mati dengan alasan dan permintaan yang normal. Mereka bertugas membunuh Chaos dan Beast.
3, Siluman. Roh-roh yang mati dengan alasan dan permintaan yang bervariasi, misalkan dia mati dengan alasan yang aneh tapi permintaannya normal, begitu juga sebaliknya. Siluman juga mempunyai sisi 'hitam' yang dinamai Beast.
4, Animal. Roh-roh binatang yang mati dengan beragam alasan. Mereka akan menjadi manusia untuk memenuhi permintaan mereka.
KLAP! Aku menutup buku yang tak terlalu tebal tersebut.
"Nah ... sudah tahu kan kamu nggak bertanduk dan bersayap?" Karai mengambil buku berwarna merah tanpa judul itu dari tanganku dan memasukkannya ke dalam jaket dibalik jas hitamnya.
Aku celingak-celinguk, melihat sekitar, apakah ada Chaos ataupun tidak, karena tempat ini adalah dunia iblis ...
"Tenang saja, Chaos tak akan keluar jam segini." Karai menjambak rambutku, tapi kutahan, aku masih ingin istirahat di jembatan yang dibawahnya terdapat lava. Panas, sih, tapi karena aku capek mengelilingi dunia iblis yang seperti kota mati ini, aku tak mengurusi keringat yang terus berjatuhan.
Kata Karai, jalan untuk ke dunia manusia harus melewati seluruh dunia ras. Cahaya yang berasal dari bolongan kotak yang kulihat tadi itu hanyalah pencahayaan. Cih, aku jadi ingin secepatnya mengutuk mereka, deh. -w-
"... Siapa yang bikin dunia ini?" tanyaku, sambil mengayun-ayunkan kakiku.
"Author." jawabnya polos.
"... Maksudku ..."
"Iya, Author. Dia kepingin nyiksa kita, OC-OC-nya di dunia macam gini."
"... Gak percaya."
"Tanya aja sendiri sama Authornya."
"..."
"Udah, ah. Ayo, kita jalan lagi." Karai menjambak rambutku. Dengan berat hati, aku berdiri dan mengekornya.
Rute yang kulewati ini adalah jalan pintas agar bisa sampai ke dunia Elf dengan cepat. Resikonya cuma satu; harus berhati-hati akan Elf yang bisa menyerang kapan saja.
... Lama-lama, aku merasa Karai menjambak rambutku lebih sakit dibanding sebelumnya. Aku mencengkram tangannya.
"Sakit." kataku.
Dia membalikkan badannya ke aku, dengan tatapan marah. "Apa?"
"Sakit." ulangku. "Aku bilang, kamu jambak rambutku lebih sakit dibanding sebelumnya!" kutatap Karai dengan tatapan marahku yang seperti beruang.
Karai terdiam sebentar, mengambil nafas dalam-dalam, kemudian dia mendekatiku, menarik kerahku jaketku dengan satu tangan sampai-sampai kakiku sudah tidak berada di tanah lagi. Wajahku saat ini dekat sekali dengannya.
"Le ... lepaskan!"
"Kamu bilang ingin menjadi pembantuku, kan?"
"I ... itu cuma keceplosan, tahu!" Kutendang dadanya, tapi dia masih bertahan dengan sempurna. Oh tidak ...
"Kata-kata tak bisa ditarik kembali, bodoh. Kamu harus menerimanya atau ..." Karai mengeluarkan pisau dari saku jasnya, kemudian menggoreskannya ke pipiku. "Kamu harus ma--"
DUAGH! Karai tiba-tiba tertendang oleh sesuatu, begitu juga denganku. Tubuh Karai menabrak dinding rute jalan pintas tersebut, sedangkan tubuhku mengenai tubuhnya. Hah, ini termasuk keberuntungan atau tidak, ya?
Aku melihat ada payung hitam di depanku, berputar-putar ... dan hop! Berhenti. Payung itu kemudian menyingkir dari hadapanku, menggantikan sesosok perempuan cantik yang menatapku dengan ramah.
"Wah, wah ... sepertinya Karai ingin cepat-cepat mati, ya. Masa' rambut perempuan dijambak?" Perempuan tersebut yang kemungkinan adalah seorang Elf, memegang rambutku dengan lembut. Lalu, secara pelan-pelan, Elf itu menyentuh lukaku. "Dan juga, luka ini ..."
Dia menghapus bekas darah di tangannya, menyuruhku untuk menyingkir, kemudian menunjukkan payungnya ke depan Karai yang (sepertinya) tertidur.
"Kamu sudah menjabak rambut perempuan dan menggores pipi perempuan. Kamu sudah mendekati garis Chaos, jadi ..." Elf itu membuka payungnya dan akan menyebutkan mantra, namun terhenti oleh iblis si olon yang tiba-tiba terbangun itu.
"Tu ... tunggu dulu! Dia bilang ingin jadi pembantuku dan memarahiku! Bukankah itu nggak boleh?!" teriaknya.
"APANYA YANG NGGAK BOLEH?! KAMU INI MELAKUKAN PENYIKSAAN TERHADAP PEMBANTU, KAU TAHU?! DIA MEMANG BUKAN PEMBANTU, TAPI TETAP SAJA, KAMU MELAKUKAN PENYIKSAAN!" teriaknya. "Nah, biarkan aku ..." Elf itu memejamkan matanya, tapi Karai sudah berdiri mendekatinya ... dengan pisau di tangannya.
"... membunuhmu duluan." Karai memposisikan pisau yang dipegangnya itu ke pundak kiri Elf tersebut, namun sebelum dia betul-betul menusuk pundaknya, aku langsung mensteples tangan Karai. Karai pun menjatuhkan pisaunya dan berlutut tepat di depan Elf itu.
"Jangan ... seenaknya mencampuri urusanku, Arisu ..." suara Karai kini seperti ingin mengintimidasi aku dan Elf yang bernama Arisu itu. Arisu langsung menarik tanganku dan berlari secepatnya dari amukan iblis itu.
Sesampainya di sebuah kuil, Arisu mengulurkan tangannya kepadaku dan aku menerimanya.
"Ryuketsu Arisu, Elf. Salam kenal." katanya, sambil mengangguk penuh percaya diri. Anehnya, aku malah ikut mengangguk.
"Karai itu suka melukai orang dan selalu kuingatkan berkali-kali, tapi dia selalu mengacuhkannya. Dan untungnya, saat itu aku ada di sana. Kalau tidak, mungkin tubuhmu sudah penuh dengan goresan pisau." jelasnya, memutar-mutar payungnya yang ada di pundak.
"Kamu Johanna Harris, kan?" Arisu tersenyum lembut. "Kalau betul, selamat datang di ... dunia Elf!"
Seketika setelah Arisu berteriak seperti itu, keluarlah Elf lain yang juga ikut tersenyum kepadaku.
Aku pun ikut tersenyum, melepas seluruh ketakutan dan keteganganku begitu melihat mereka.

~Bonus~
Pict (c) to: Lia-sama
Chara design Arisu:
http://dreamself.me/full.php?acti
Ryuketsu Arisu (c) Jasmine Haifa Khairunnisa

Trending Now
Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Saat Wanita Rela Melakukan Pekerjaan Berat Demi Pasangannya (10 foto)

Demi cinta, semua orang rela melakukan pengorbanan apapun untuk pasangannya. Mereka cenderung tidak ingin pasangannya sedih bahkan terluka.
59,219 views 5,167 shares
10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

10 Status Gagal Masak yang Bikin Kasihan Tapi Lucu

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dan membuat makanan yang lezat. Berbicara tentang makanan, pasti nggak lepas dar
3,531 views 0 shares
10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

10 Pesan yang Ditujukan Untuk Tamu Pernikahan Ini Lucu Banget

Setiap orang sudah memiliki pasangan, pasti ingin hubungannya berlanjut ke bahtera pernikahan. Bagi orang Indonesia sendiri, pernikahan buka
9,585 views 0 shares
10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

10 Gaya Kocak Nyeleneh Ibu-ibu Waktu Naik Sepeda Motor

Kendaraan saat ini sudah tidak bisa lagi dibilang sebagai kebutuhan sekunder, karena tanpa sebuah kendaraan mobilitas manusia akan susah. Se
11,709 views 0 shares
10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

10 Potret Jalan Kecil yang Bikin Kita Keheranan

Bagi kamu yang tinggal di pemukiman padat penduduk pasti nggak asing dengan jalanan yang sempit atau kecil. Biasanya jalanan ini hanya bisa
3,161 views 0 shares
10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

10 Kelakuan Berbahaya Pengendara Motor di Palang Pintu Kereta

Kereta api adalah salah moda transportasi yang ada di Indonesia. Menurut Undang-Undang, kereta api memiliki jalan sendiri sehingga harus mel
12,516 views 0 shares
10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

10 Kehadian Tak Terduga Saat Memasak Ini Bikin Kaget

Semua orang bisa makan, tapi nggak semua orang bisa memasak dengan enak. Tapi sebenarnya yang namanya rasa makanan itu relatif, jadi nggak s
3,016 views 0 shares
10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

10 Poster Tukang Khitan Ini Bikin Anak-Anak Gagal Takut

Selain kewajiban bagi para laki-laki yang memasuki akil baligh, khitan juga bisa dilakukan dengan alasan kesehatan. Kalau jaman dulu khitan
5,628 views 0 shares
MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

MENAKJUBKAN! Angkutan Umum Indonesia Juga Bisa Keren Dan Mewah!

Pulsker, kalau selama ini kamu berpikir cuman angkutan umum di luar negeri yang bisa bagus, siap-siap melongo deh. Angkutan umum Indonesia,
226,251 views 9,337 shares