LiTr part 1
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,400 views
LiTr part 1

Yo yo mbak Onnel kembali lagi~
Sebenarnya part 1 ini mau kuselesaikan sehabis belajar tadi malam, tapi karena ada suatu alasan, akhirnya kubuat hari ini deh.
Mungkin ini cerita bergenre sci-fi kedua yang kubuat, tapi cerita yang satu ini agak dramatis dibanding cerita yang dulu.
Semoga kalian menyukainya~ \(>w<)/
Selamat membaca~

LiTr
Genre: Action, Drama, Sci-Fi.

"Roses are red, sunflowers are yellow.
Jika memang bunga berwarna-warni,
kenapa bunga yang kulihat semuanya berwarna biru?"
"Mana aku tahu, Nio."
"... Biarkan aku berbicara sebentar sama bunga mawar, kek."
"Kamu jadi seperti orang gila."
"Pada akhirnya orang cerdas itu nanti akan gila."
"!!!"
Saat ini, di jalan setapak sekitar lahan perkebunan jagung, aku melihat ada setangkai bunga mawar yang dibuang begitu saja.

Awalnya, aku tak tahu bunga apa itu karena warnanya yang biru dan akhirnya aku mencoba mencari tahu nama bunga itu dengan membaca buku Kumpulan Bunga-Bunga yang sehabis kupinjam dari perpustakaan kemarin.
Bunga ini mempunyai nama mawar, umumnya berwarna merah. Tapi yang kulihat saat ini adalah berwarna biru.
Aku melihat jagung-jagung yang ada di seberangku. Warnanya juga sama, biru.
"Nio, hentikan. Kamu celingak-celinguk ke bunga itu dan ke lahan perkebunan sebanyak 6 kali lebih, lho." cegah Skan.
"... Betulkah?" tanyaku, tak yakin.
"Iya, beneran!" jawabnya kesal.
"Baiklah, ayo kita pulang. Aku mau memperbarui Neon." kataku sambil mengambil bunga itu dan beranjak berdiri.
"Hah? Robot berbentuk bola yang tersusun entah dari apa itu mau kamu perbarui lagi?! Buat apa emangnya?!" bentak Skan.
"Kamu tahu kan kan Neon itu robot yang bukan hanya untuk mendeteksi kebohongan, tapi juga untuk pertahanan kan? Nah, aku ingin mengembangkannya agar bisa menjadi lebih besar dan juga bisa menjadi kecil lagi, bukankah itu keren?" ujarku sambil berjalan pelan meninggalkan Skan. Aku menatap bunga mawar itu. Indah, tapi kenapa dibuang begitu saja?
"Hei, tunggu aku ..." Skan berjalan ke arahku dan menarik lengan bajuku, lalu menunjuk ke arah gelembung. "Dibanding bunga, itu. Itu aneh banget, ya."
"... Iya." jawabku.
"... Ayo." Skan pun berjalan, begitu juga aku.
Namaku Molibden Nio, umurku 16 tahun dan aku bersekolah di sebuah sekolah khusus robotik. Di sampingku--samping kiriku, ada Itrium Skan. Dia adalah teman semasa kecilku yang mengajakku untuk tinggal bersama keluarganya karena ayah, ibu, dan kakakku hilang entah kemana sejak aku kelas 1 SD. Aku tak tahu apa yang terjadi, yang pasti aku bertemu dengannya dan mengajakku tinggal bersamanya ... di dunia ini.
Dunia yang kutempati berbeda dengan tempat yang seharusnya ditinggal oleh manusia, Bumi. Disini, semuanya serba serbi biru dan putih. Manusia berwarna seperti biasa, namun tidak dengan lingkungan sekitarnya. Apalagi, yang paling aneh adalah gelembung yang ditunjuk oleh Skan tadi. Apakah sekarang kita berada di bawah laut? Dan, mengapa tumbuhan bisa tumbuh disini jika tidak ada matahari? Kenapa bisa ada air disini meskipun tidak ada hujan?
Sebenarnya, ada apa dengan ...
Bumi?

"Haaaah~ akhirnya bisa melepaskan sepatu ini juga~" ujar Skan sambil melepaskan sepatu kets-nya. Aku bisa membayangkan betapa nggak enaknya memakai sepatu kets tersebut selama 3 jam lebih untuk berolah raga terus.
"Ah iya, ya. Tadi kamu bermain tenis kan?" tanyaku sambil menaruh sepatu sneakers ke rak sepatu.
"Yup. Dan itu melelahkan sekali~ 3 jam, lho. 3 jam!" gerutunya sambil menjabak rambut hitamnya yang panjang tersebut.
"Iya, iya. Aku tahu penderitaanmu." Aku berjalan menuju ke lantai 2 dimana cuma ada kamarku dan kamar Skan yang berhadapan.
Hari ini hari Sabtu dan sekolahku libur, Skan yang mempunyai obsesi terhadap robotik melebihi aku akhirnya mulai berolahraga tenis karena menurutnya nggak baik setiap hari berkutat di dalam kamar.
Aku sih cuma ikut saja karena toh juga aku nggak punya kerjaan di rumah. Ide untuk memperbarui robot pendeteksi kebohonganku, Neon, kudapat ketika melihat bola tenis dan pagar lapangan tenis. Saat itu juga ada sahabatku, Stronsium Hafni yang memberikan tips dan trik membuat robot bisa membesar juga mengecil.
Aku membuka pintu kamarku dan melihat ada benda kecil menggelinding ke arahku. Benda sekecil bola tenis berwarna hitam dengan garis-garis kuning, Neon, menyambutku dengan ramah. Dia memang kuprogram untuk merespon kata-kata dariku, makanya jika aku berada di 100 meter jarak darinya, dia akan berusaha menemuiku.
"Halo, Neon." sapaku. Aku mengambilnya dan menciumnya, seketika dia memecahkan diri menjadi kristal di sekitarku. Kututup pintu kamarku dan mulai berkutat dengan tips & trik milik Hafni yang sudah kucatat tadinya.
Selesai membacanya, aku menatap Neon yang menjadi kristal tersebut. Jika kristal tersebut disinari, maka warnanya yang semula hitam menjadi kuning. Betul-betul indah makhluk yang berkali-kali kuperbarui sejak kelas 6 SD ini.
...
Tujuanku membuat Neon adalah untuk mengetahui rahasia di balik dunia ini. Aku akan mengajukan pertanyaan kepada Presiden dengan memakai Neon. Jika apa yang dia katakan adalah kebohongan, maka aku tak boleh mempercayainya dan aku harus mencari solusi untuk memecahkan misteri ini.
Presiden selalu membuka diri untuk diajukan berbagai macam pertanyaan oleh rakyatnya setiap 2 minggu sekali setiap hari Minggu. Dan besok, aku akan mengajukan pertanyaan kepadanya lewat Neon!
Neon mempunyai 2 versi, versi pertama untuk laki-laki dimana dia bisa bersuara remaja seperti kakakku dan bersuara dewasa seperti ayahku. Versi kedua untuk perempuan dimana memakai suara ibuku. Versi laki-laki dan perempuan tetaplah mempunyai wujud yang sama, yang berbeda hanyalah suaranya.
Aku mendapatkan rekaman suara mereka di jaket ketika aku tersadar dan dibantu oleh Skan, aku juga mendapatkan foto Kakakku yang sudah agak kotor. Rambutnya agak panjang dariku yang sekarang, memakai kaus polos panjang dan difoto itu dia seperti mengatakan huruf "a".
Sampai sekarang, aku terus merawat foto itu bahkan aku pernah marah-marah kepada Skan ketika dia fangirling melihat foto Kakakku yang dia curi dari celanaku dan menurutnya Kakakku tampan.
"Neon, kembali." perintahku. Neon langsung menjadi bola seperti semula dan pergi menuju mejaku. Tanpa kuperintah, dia langsung mematikan seluruh sistemnya.
"Anak pintar." Aku pun mengambil obeng dan mulai membuka bolongan yang ada di tubuhnya.

Trending Now
10 Warung yang Lokasinya Nggak Lazim. Bikin Bingung Pembeli!

10 Warung yang Lokasinya Nggak Lazim. Bikin Bingung Pembeli!

Walaupun saat ini minimarket sudah sangat menjamur di Indonesia, tapi itu tidak membuat para pengusaha warung untuk menutup usahanya. Apalag
1,842 views 0 shares
20 FOTO INI Jadi Bukti Bahwa ANGLE Adalah Segalanya

20 FOTO INI Jadi Bukti Bahwa "ANGLE" Adalah Segalanya

"Angel" atau yang biasa disebut sudut pandang dalam fotografi dapat membuat foto menjadi lebih menarik dan dapat dijadikan kreasi seni. Ange
296,098 views 9,087 shares
10 Meme Larangan yang Cuma Ada di Indonesia. Lucu tapi Ngeselin!

10 Meme 'Larangan yang Cuma Ada di Indonesia'. Lucu tapi Ngeselin!

Perlu diingat, jika suatu larangan dibuat memang untuk dipatuhi, bukan untuk dilanggar.di Indonesia sendiri banyak sekali himbauan atau lara
1,250 views 0 shares
28 Foto Remake Dulu Vs Sekarang

28 Foto Remake Dulu Vs Sekarang

Pulskers, saat ini ada cara foto yang lagi ngetrend nih, namanya foto remake. foto ini menampilkan foto masa kecil kamu yang kamu ambil lagi
301,585 views 3,828 shares
Inilah Sosok Dokter SUNAT Tercantik di Dunia, Simak foto-fotonya

Inilah Sosok Dokter SUNAT Tercantik di Dunia, Simak foto-fotonya

Profesi Dokter Sunat biasanya di lakukan oleh seorang Laki-laki. Seorang Wanita Cantik yang berasal dari Filipina ini mendadak jadi perbinca
308,421 views 16,691 shares
Kumpulan Meme Kocak Perbedaan Pelajar Jaman Dulu VS Sekarang

Kumpulan Meme Kocak "Perbedaan Pelajar Jaman Dulu VS Sekarang"

Perubahan jaman sangat berpengaruh pada kehidupan kita, mulai dari teknologi yang terus berkembang, tren dan fashion bahkan sampai kebiasaan
309,888 views 11,787 shares
10 Review Produk Skincare yang Isinya Bikin Gagal Glowing

10 Review Produk Skincare yang Isinya Bikin Gagal Glowing

Stereotype seorang wanita, mereka harus pintar merawat diri seperti menjaga bentuk tubuh dan kecantikan wajah. Bukan hanya dengan polesan ma
1,251 views 0 shares
8 Foto Tren Cowok Pelihara Kucing, Terlihat Ganteng, Macho & Penyayang

8 Foto Tren Cowok Pelihara Kucing, Terlihat Ganteng, Macho & Penyayang

Jika diperhatikan belakangan ini baik di media TV atau Internet terutama instagram banyak cowok yang berfoto selfie dengan Kucingnya, di Lua
53,025 views 2,456 shares
10 Meme Tentang Bawa Pacar ke Rumah yang Bikin Tersenyum Kecut

10 Meme Tentang 'Bawa Pacar ke Rumah' yang Bikin Tersenyum Kecut

Memiliki pasangan tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Apalagi bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih serius, pasti ada kom
8,991 views 0 shares