LiTr part 1
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,390 views
LiTr part 1

Yo yo mbak Onnel kembali lagi~
Sebenarnya part 1 ini mau kuselesaikan sehabis belajar tadi malam, tapi karena ada suatu alasan, akhirnya kubuat hari ini deh.
Mungkin ini cerita bergenre sci-fi kedua yang kubuat, tapi cerita yang satu ini agak dramatis dibanding cerita yang dulu.
Semoga kalian menyukainya~ \(>w<)/
Selamat membaca~

LiTr
Genre: Action, Drama, Sci-Fi.

"Roses are red, sunflowers are yellow.
Jika memang bunga berwarna-warni,
kenapa bunga yang kulihat semuanya berwarna biru?"
"Mana aku tahu, Nio."
"... Biarkan aku berbicara sebentar sama bunga mawar, kek."
"Kamu jadi seperti orang gila."
"Pada akhirnya orang cerdas itu nanti akan gila."
"!!!"
Saat ini, di jalan setapak sekitar lahan perkebunan jagung, aku melihat ada setangkai bunga mawar yang dibuang begitu saja.

Awalnya, aku tak tahu bunga apa itu karena warnanya yang biru dan akhirnya aku mencoba mencari tahu nama bunga itu dengan membaca buku Kumpulan Bunga-Bunga yang sehabis kupinjam dari perpustakaan kemarin.
Bunga ini mempunyai nama mawar, umumnya berwarna merah. Tapi yang kulihat saat ini adalah berwarna biru.
Aku melihat jagung-jagung yang ada di seberangku. Warnanya juga sama, biru.
"Nio, hentikan. Kamu celingak-celinguk ke bunga itu dan ke lahan perkebunan sebanyak 6 kali lebih, lho." cegah Skan.
"... Betulkah?" tanyaku, tak yakin.
"Iya, beneran!" jawabnya kesal.
"Baiklah, ayo kita pulang. Aku mau memperbarui Neon." kataku sambil mengambil bunga itu dan beranjak berdiri.
"Hah? Robot berbentuk bola yang tersusun entah dari apa itu mau kamu perbarui lagi?! Buat apa emangnya?!" bentak Skan.
"Kamu tahu kan kan Neon itu robot yang bukan hanya untuk mendeteksi kebohongan, tapi juga untuk pertahanan kan? Nah, aku ingin mengembangkannya agar bisa menjadi lebih besar dan juga bisa menjadi kecil lagi, bukankah itu keren?" ujarku sambil berjalan pelan meninggalkan Skan. Aku menatap bunga mawar itu. Indah, tapi kenapa dibuang begitu saja?
"Hei, tunggu aku ..." Skan berjalan ke arahku dan menarik lengan bajuku, lalu menunjuk ke arah gelembung. "Dibanding bunga, itu. Itu aneh banget, ya."
"... Iya." jawabku.
"... Ayo." Skan pun berjalan, begitu juga aku.
Namaku Molibden Nio, umurku 16 tahun dan aku bersekolah di sebuah sekolah khusus robotik. Di sampingku--samping kiriku, ada Itrium Skan. Dia adalah teman semasa kecilku yang mengajakku untuk tinggal bersama keluarganya karena ayah, ibu, dan kakakku hilang entah kemana sejak aku kelas 1 SD. Aku tak tahu apa yang terjadi, yang pasti aku bertemu dengannya dan mengajakku tinggal bersamanya ... di dunia ini.
Dunia yang kutempati berbeda dengan tempat yang seharusnya ditinggal oleh manusia, Bumi. Disini, semuanya serba serbi biru dan putih. Manusia berwarna seperti biasa, namun tidak dengan lingkungan sekitarnya. Apalagi, yang paling aneh adalah gelembung yang ditunjuk oleh Skan tadi. Apakah sekarang kita berada di bawah laut? Dan, mengapa tumbuhan bisa tumbuh disini jika tidak ada matahari? Kenapa bisa ada air disini meskipun tidak ada hujan?
Sebenarnya, ada apa dengan ...
Bumi?

"Haaaah~ akhirnya bisa melepaskan sepatu ini juga~" ujar Skan sambil melepaskan sepatu kets-nya. Aku bisa membayangkan betapa nggak enaknya memakai sepatu kets tersebut selama 3 jam lebih untuk berolah raga terus.
"Ah iya, ya. Tadi kamu bermain tenis kan?" tanyaku sambil menaruh sepatu sneakers ke rak sepatu.
"Yup. Dan itu melelahkan sekali~ 3 jam, lho. 3 jam!" gerutunya sambil menjabak rambut hitamnya yang panjang tersebut.
"Iya, iya. Aku tahu penderitaanmu." Aku berjalan menuju ke lantai 2 dimana cuma ada kamarku dan kamar Skan yang berhadapan.
Hari ini hari Sabtu dan sekolahku libur, Skan yang mempunyai obsesi terhadap robotik melebihi aku akhirnya mulai berolahraga tenis karena menurutnya nggak baik setiap hari berkutat di dalam kamar.
Aku sih cuma ikut saja karena toh juga aku nggak punya kerjaan di rumah. Ide untuk memperbarui robot pendeteksi kebohonganku, Neon, kudapat ketika melihat bola tenis dan pagar lapangan tenis. Saat itu juga ada sahabatku, Stronsium Hafni yang memberikan tips dan trik membuat robot bisa membesar juga mengecil.
Aku membuka pintu kamarku dan melihat ada benda kecil menggelinding ke arahku. Benda sekecil bola tenis berwarna hitam dengan garis-garis kuning, Neon, menyambutku dengan ramah. Dia memang kuprogram untuk merespon kata-kata dariku, makanya jika aku berada di 100 meter jarak darinya, dia akan berusaha menemuiku.
"Halo, Neon." sapaku. Aku mengambilnya dan menciumnya, seketika dia memecahkan diri menjadi kristal di sekitarku. Kututup pintu kamarku dan mulai berkutat dengan tips & trik milik Hafni yang sudah kucatat tadinya.
Selesai membacanya, aku menatap Neon yang menjadi kristal tersebut. Jika kristal tersebut disinari, maka warnanya yang semula hitam menjadi kuning. Betul-betul indah makhluk yang berkali-kali kuperbarui sejak kelas 6 SD ini.
...
Tujuanku membuat Neon adalah untuk mengetahui rahasia di balik dunia ini. Aku akan mengajukan pertanyaan kepada Presiden dengan memakai Neon. Jika apa yang dia katakan adalah kebohongan, maka aku tak boleh mempercayainya dan aku harus mencari solusi untuk memecahkan misteri ini.
Presiden selalu membuka diri untuk diajukan berbagai macam pertanyaan oleh rakyatnya setiap 2 minggu sekali setiap hari Minggu. Dan besok, aku akan mengajukan pertanyaan kepadanya lewat Neon!
Neon mempunyai 2 versi, versi pertama untuk laki-laki dimana dia bisa bersuara remaja seperti kakakku dan bersuara dewasa seperti ayahku. Versi kedua untuk perempuan dimana memakai suara ibuku. Versi laki-laki dan perempuan tetaplah mempunyai wujud yang sama, yang berbeda hanyalah suaranya.
Aku mendapatkan rekaman suara mereka di jaket ketika aku tersadar dan dibantu oleh Skan, aku juga mendapatkan foto Kakakku yang sudah agak kotor. Rambutnya agak panjang dariku yang sekarang, memakai kaus polos panjang dan difoto itu dia seperti mengatakan huruf "a".
Sampai sekarang, aku terus merawat foto itu bahkan aku pernah marah-marah kepada Skan ketika dia fangirling melihat foto Kakakku yang dia curi dari celanaku dan menurutnya Kakakku tampan.
"Neon, kembali." perintahku. Neon langsung menjadi bola seperti semula dan pergi menuju mejaku. Tanpa kuperintah, dia langsung mematikan seluruh sistemnya.
"Anak pintar." Aku pun mengambil obeng dan mulai membuka bolongan yang ada di tubuhnya.

Trending Now
10 Postingan Facebook Jual HP yang Lucunya Bikin Emosi

10 Postingan Facebook Jual HP yang Lucunya Bikin Emosi

Mungkin saat ini Facebook adalah media sosial yang paling banyak penggunanya di dunia. Jika dulu Facebook hanya memiliki fitur untuk update
280 views 0 shares
9 Status Bocah di Facebook Ini Bikin Miris Dan Tepuk Jidat

9 Status Bocah di Facebook Ini Bikin Miris Dan Tepuk Jidat

Jika melihat fenomena media sosial saat ini, isinya bukan hanya digunakan oleh orang-orang dewasa aja, tapi banyak sekali anak-anak di bawa
202,673 views 0 shares
Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Kasihan tapi Lucu! 10 Orang Ini Menerima Barang yang nggak Sesuai Ekspektasi Saat Belanja Online

Perkembangan teknologi memang sangat membantu kehidupan kita, salah satunya adalah kita bisa dengan mudah berbelanja secara online. Ada bany
494,073 views 20,089 shares
10 Chat Dikira Serius yang Endingnya Bikin Gregetan

10 Chat Dikira Serius yang Endingnya Bikin Gregetan

Saat ini berkomunikasi dengan orang lain memang sangat mudah. Nggak perlu bertatap muka secara langsung, cukup dengan chatting, maka apapun
290 views 0 shares
10 Komplain Barang Olshop yang Isinya Kasihan tapi Ngakak

10 Komplain Barang Olshop yang Isinya Kasihan tapi Ngakak

Online shop sudah menjadi pilihan alternatif bagi orang-orang yang malas ribet untuk berbelanja keluar rumah. Prosesnya juga dirasa cukup mu
2,142 views 0 shares
9 Potret Kocak Pasangan yang Gagal Romantis

9 Potret Kocak Pasangan yang Gagal Romantis

Ketika menjalin hubungan, nggak cuma cinta aja yang dibutuhkan, tetapi juga komitmen dan rela berkorban demi pasangan. Ini semua dilakukan t
1,045 views 0 shares
15 Foto Keren Ini Benar-Benar Nyata Tanpa Photoshop Lho!

15 Foto 'Keren' Ini Benar-Benar Nyata Tanpa Photoshop Lho!

Nggak perlu jadi fotografer profesional untuk mengambil gambar yang unik, keren dan menarik. Kamu juga bisa jadi fotografer terbaik dunia de
252,529 views 21,882 shares
10 Chat Minta Nomor WhatsApp yang Isinya Modus Banget

10 Chat Minta Nomor WhatsApp yang Isinya Modus Banget

Setelah tumbangnya BBM pada BlackBerry, WhatsApp mendominasi semua Smartphone untuk dijadikan aplikasi chatting. Ya, hampir semua pengguna s
27,798 views 0 shares
9 Meme Sindiran Semua Akan Strory Pada Akhirnya

9 Meme Sindiran 'Semua Akan Strory' Pada Akhirnya

Baru-baru ini Twitter mengeluarkan fitur baru dalam aplikasinya, yaitu fitur story yang bisa kita gunakan sama seperti yang ada di Instagram
1,423 views 0 shares
Banyak yang Bilang Deretan Seleb Hollywood Ini Mirip Tokoh Kartun Disney, Menurutmu Mirip Gak?

Banyak yang Bilang Deretan Seleb Hollywood Ini Mirip Tokoh Kartun Disney, Menurutmu Mirip Gak?

Orang-orang di dunia terkadang memiliki kesamaan satu dengan yang lainnya. Kalau kembar dan lahir dari satu ibu atau dalam satu keluarga itu
59,029 views 2,553 shares