6 Misteri Tjipetir Yang Mengegerkan Rakyat Eropa Terpecahkan
Loading...
 
posted on WOW Keren
1,081 views
6 Misteri Tjipetir Yang Mengegerkan Rakyat Eropa Terpecahkan

6 Misteri Tjipetir Yang Mengegerkan Rakyat Eropa Terpecahkan > http://goo.gl/I99CSi

Cipetir, nama sebuah desa kecil di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini mendadak mendunia. Butuh waktu hampir 1 abad bagi dunia untuk menemukan nama desa ini.

Semua bermula dari balok kenyal misterius bertuliskan 'Tjipetir'.

Balok Tjipetir itu ditemukan di bibir pantai seantero Eropa. Tak ada petunjuk apa pun tentang benda mirip talenan tersebut. Hingga Tracey Williams, warga Inggris dalam pencariannya menemukan kemungkinan Tjipetir merujuk pada sebuah perkebunan lawas yang berada di Sukabumi dan kini bernama Cipetir.


Tak cuma asal-usul Tjipetir. Belakangan juga diketahui bahan dan kegunaan benda kenyal tersebut. Benda persegi itu ternyata berasal dari getah daun tanaman jenis Sapotaceae, namanya guttapercha atau getah perca. Sebelum ada plastik, gutta-percha digunakan sebagai bahan pembuat bola golf, hidung boneka teddy bear, pigura, juga aksesori.

Masih ada sederet misteri lain dari Tjipetir yang kini terpecahkan. Berikut catatan 6 Misteri Tjipetir Yang Mengegerkan Rakyat Eropa Terpecahkan, dikutip dari Liputan6.


1. Pabriknya Tjipetir Masih Ada

Pabrik dan perkebunan karet lawas Cipetir yang menjadi tempat mencetak lempengan-lempengan Tjipetir ternyata masih ada hingga kini. Dan masih dapat menghasilkan.


Berdasarkan penelusuran data, pabrik Cipetir berdiri pada tahun 1885. Ketika itu Nusantara masih bernama Hindia Belanda. Sisa kejayaan masa lampau pabrik karet kualitas dunia itu masih bisa diamati lewat bangunan tua di areal perkebunan milik PTPN VIII Sukamaju Sukabumi.

Namun pabrik Cipetir kini tak sejaya dulu. Permintaan terus menurun. Ini lantaran popularitas getah perca menurun, dikalahkan oleh karet sintetis dan plastik.


2. Tumbuhan Asli Indonesia

Tanaman asal Tjipetir, yakni guttapercha atau getah perca ternyata merupakan tumbuhan asli Nusantara yang tersebar di Indonesia bagian barat dan Semenanjung Malaya. Tumbuhan ini juga terdapat di Australia, Taiwan, sampai ke Kepulauan Solomon. Pohon ini getah perca biasanya memiliki tinggi 30 meter dan diameter 0,5 meter.


Batangnya tegak dengan warna merah kecokelat-cokelatan. Daunnya tunggal dengan bentuk bundar telur sungsang. Tanaman getah perca tumbuh di ketinggian antara 400-1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dengan kelembaban 80-90 persen.


3. Getah Daun

Proses bahan baku untuk bisa berbentuk lempengan Tjipetir memakan waktu panjang. Dalam film dokumenter yang dimuat indonesianfilmcenter.com, terlihat sejumlah petani Bumiputera memulai proses pembuatan dengan memangkas ranting dan memetik daun-daun pohon. Daun-daun itu lalu dikumpulkan dalam karung dan ditimbang.


Selanjutnya dari perkebunan dibawa ke pabrik dengan menggunakan gondola yang melintasi pegunungan. Tiba di pabrik, daun-daun itu langsung di keluarkan dari karung dan dimasukkan ke dalam mesin penggiling. Mesin itu berfungsi memisahkan getah dari serat daun. Daun yang telah hancur digiling kemudian dicampur dengan air dan dipanaskan.

Setelah mendidih, airnya dituangkan ke dalam tangki flotasi. Lalu, hasilnya dipisahkan, dicuci, dan ditekan dalam mesin hingga getah perca kuning diperoleh. Terakhir, bahan ini bakal dimasukkan ke dalam mesin cetak dan disebar ke seluruh dunia.


4. Kapal Miyazaki Maru

Tjipetir diketahui pernah diangkut oleh kapal kargo milik Jepang, Miyazaki Maru. Namun kapal itu diketahui tenggelam saat masa Perang Dunia I. Miyazaki Maru tenggelam sekitar 241,5 kilometer bagian barat Kepulauan Scilly pada 31 Mei 1917 dalam pelayaran dari Yokohama ke London.


Kapal selam U-88 Jerman bertanggung jawab atas tragedi yang menewaskan 8 orang itu. Saat Miyazaki Maru tenggelam, muatannya termasuk getah perca tumpah ke lautan. Lembaga pemerintah Inggris, Receiver of Wreck juga berpendapat senada.

Alison Kentuck, pejabat yang bertugas mendata kapal-kapal karam di wilayah Inggris Raya menyebut, dugaan kuat kotak-kotak getah perca itu berasal dari Miyazaki Maru.


5. Tiga Kali Keliling Bumi

Ahli kelautan Curtis Ebbesmeyer mengatakan, balok Tjipetir bisa jadi terapung di lautan selama berabad-abad. Meskipun temuan balok Tjipetir baru dilaporkan sejak 30 tahun lalu. Dan kemungkinan, balok-balok Tjipetir telah 3 kali mengelilingi Bumi.


"Perlu waktu 25 tahun bagi sebuah benda mengapung untuk mengelilingi dunia. Dan Tjipetir itu mungkin sudah 3 kali mengelilingi Bumi," kata Ebbesmeyer.


6. Gigi Palsu


Meski abad telah berganti, namun Tjipetir atau getah perca sampai saat ini masih memiliki manfaat. Laman Disbun.jabarprov.go.id menyebutkan beberapa kegunaan getah perca. Yakni untuk instalasi kabel dasar laut, pelapis luar bola golf, campuran gips untuk pembalut tulang. Tak cuma itu 'Tjipetir' masa kini juga bisa digunakan untuk perawatan gigi dan pembuatan gigi palsu.

Itulah 6 Misteri Tjipetir Yang Mengegerkan Rakyat Eropa Terpecahkan. Abad-ke abad akhirnya misteri tentang tulisan tjipetir yang telah di temukan para bangsa eropa ahirnya di ketahui juga asal-usulnya.

Trending Now
10 Trik Foto yang Akan Membuatmu Berpikir Keras

10 Trik Foto yang Akan Membuatmu Berpikir Keras

Gaya gravitasi bumi membuat kita mustahil untuk terbang seperti burung atau melata di tembok seperti cicak. Tapi semuanya bisa terjadi lu ka
10,375 views 866 shares
Bukan Kepala, Bukan Patung Kepala, Ini Adalah Kue! Mirip Banget Ya!

Bukan Kepala, Bukan Patung Kepala, Ini Adalah Kue! Mirip Banget Ya!

Pulsker ada yang familiar dengan wajah yang di foto? Yup, dia adalah Mike Ehrmantraut dari serial TV Breaking Bad. Tapi yang di foto itu bu
5,133 views 1,830 shares
5 Tempat Wisata Di Jogja Ini Bikin Kamu Nggak Usah Ngerogoh Kocek Terlalu Dalam

5 Tempat Wisata Di Jogja Ini Bikin Kamu Nggak Usah Ngerogoh Kocek Terlalu Dalam

Yogjakarta merupan salah satu kota yang menjadi incaran para wisatawan baik domestik maupun luar negeri. Karena kita tau bahwa selain sebaga
4,875 views 216 shares
Kumpulan Meme Gadis Desa Ini Bakal Bikin Kamu Klepek-Klepek

Kumpulan Meme 'Gadis Desa' Ini Bakal Bikin Kamu Klepek-Klepek

Gadis desa memang berbeda dengan gadis kota Pulsker. Banyak yang menganggap gadis desa itu masih polos dan lugu, berbeda dengan gadis kota y
77,083 views 4,513 shares
Kumpulan Foto Tingkah Gokil Seseorang Diluar Nalar, dari Lucu sampai Berbahaya

Kumpulan Foto Tingkah Gokil Seseorang Diluar Nalar, dari Lucu sampai Berbahaya

Tiap pekerjaan pasti memiliki resikonya masing-masing. Semakin berat pekerjaan semakin tinggi pula resikonya. Untuk itulah mengapa kita terk
8,521 views 619 shares
10 Potret yang Terjadi Antara Ayah dan Anak Saat Ibu Nggak Ada Dirumah

10 Potret yang Terjadi Antara Ayah dan Anak Saat Ibu Nggak Ada Dirumah

Kamu boleh aja bilang kalau ibu adalah sosok wanita yang bawel dan sedikit menyebalkan jika di rumah. Tapi tahu nggak sih, kalau pekerjaan
4,493 views 342 shares
Saking Sempurnanya, 10 Foto ini Malah Jepret Momen yang Tidak Terduga

Saking Sempurnanya, 10 Foto ini Malah Jepret Momen yang Tidak Terduga

Foto jadi salah satu kegiatan yang wajib banget dilakuin saat ini, disegala tempat maupun disegala waktu. Mudahnya orang untuk mengambil fot
16,904 views 0 shares
Deretan Meme Lucu Perubahan Sebelum dan Setelah Lebaran

Deretan Meme Lucu Perubahan Sebelum dan Setelah Lebaran

Tak terasa lebaran kini hampir sepekan. Dan itu tandanya kita juga mulai disibukkan lagi dengan aktivitas serta rutinitas seperti sedia kala
4,976 views 380 shares
Wow .. 8 Tangga Di Dunia Ini Bikin Takjub Dan Nggak Bisa Berkata - Kata

Wow .. 8 Tangga Di Dunia Ini Bikin Takjub Dan Nggak Bisa Berkata - Kata

Tangga merupakan suatu bangunan yang berfungsi sebagai sarana untuk naik atau turun dari dua tempat berbeda ketinggian. Meskipun sekarang ta
2,464 views 294 shares
Benarkah Mitos Kucing Oren Punya Kekuatan Super, Lihat 12 Meme Kocaknya!

Benarkah Mitos Kucing Oren Punya Kekuatan Super, Lihat 12 Meme Kocaknya!

Akhir" ini netizen sempat rame memperbincangkan tentang koceng oren, konon katanya bertebar informasi bahwa kucing dengan warna kuning atau
8,011 views 0 shares