Snow White Bride 06.
Loading...

Kini Cecilia sedang duduk di kursi yang berbantal empuk.

"Nah kau mau pesan apa?"

Didepannya Mikoto menaruh dagunya di kedua tangannya di meja sambil tersenyum.

Cecilia sedang di cafe ..

-- Snow White Bride 06 --

"Baiklah.. umm.. ak-"

"Bagaimana kalau tropica mintl sundae?"

"Aku gak suka rasa mint." jawab Cecilia.

"Bagaimana kalau-"

"Mikoto-nii menyuruhku memilih, tapi Mikoto-nii memaksa ku untuk memilih hal yang enggak aku suka."

"Bailklah, kau mau apa?"

"Blueberry Mint ."

"Kau bilang kau tidak suka mint!"

"Tapi aku suka blueberry." ucap Cecilia sambil tersenyum, dan membuat Mikoto berhenti marah.

Kini hanya hening dan suara orangg-orang berbicara yang menemani mereka.

"Jadi, setelah ini kita mau kemana?" tanya Mikoto memecahkan keheningan.

"Terserah ."

"Bagaimana kalau ke taman hiburan?"

"Terserah."

"Bissakah kau berkata selain terserah?"

"Terserah ."

"Argh.." Mikoto seddikit kesal karena selalu dicuekin adik 'tersayang' nya.

"Aku lebih memilih di rumah, menikmati waktu senggang-ku." ucap Cecilia kemudian ia menaruh 650 yen di meja dan pergi.

"Aku tidak mengerti apa yang dia suka!!" gumam Mikoto.

Cecilia melangkahkan kakinya, sesekali melihat ke arah jam tangan yang ada di pergelangan tangannya.

"Cecilia-nee !!" Omi, Hiro dan Vin menghampiri kakak perempuan mereka.

"Kalian sedang apa disini?" tanya Cecilia sambil menghampiri ketiga anak itu.

"Kami menemani, Tsukima-nii belanja untuk makan malam." jawab Vin dengan wajah yang polos dan jepit rambut di poninya.

"Oh,Ce-chi ?" Tsuskima-nii datang dengan Shiro si cuek di sebelahnya, tidak memedulikan apa yang terjadi di depan matanya.

"Mau ikut belanja dengan kami?" tanya Hiro dengan wajahnya yang polos, Hiro dan Omi sudah berumur 16 tapi mengapa mereka terlalu polos seperti anak kecil ..

"Baiklah aku ikut, daripada ..."

"Daripada ?" mereka semua memperhatikanmu terkecuali Shiro.

"A.. tidak apa-apa. Makan malam hari ini apa?" tanya Cecilia.

"Kare ."

Meanwhile di tempat Mikoto berada~

"Kemana Ce-chan pergi!!??" gumam Mikoto sambil berlari ke sana kemari.

"Duagh!" Mikoto bertabrakan dengan seorang pemuda berumur 23 tahun.

"Sumimasen.." pemuda itu mengulurkan tangannya Mikoto mendongak.

Sepasang mata berwarnaa biru cyan seperti milik Cecilia dan rambut berwarna putih membuat pemuda ini terlihat cantik (*wait cantik?)

"Oh ya, kau kenal gadis ini?" pemuda itu memperlihatkan photo..

"Cecilia?"

-To Be Countiuned ~