Canvas 03.
Loading...

'Hari di festival kemarin, selesai se-iring waktu menghilang bersama dengan bunga-bunga sakura yang berguguran.

Semakin terlihat, dari mata ku, kau terlihat kasat mata .'

.
.
.
.
.
.
.
.


"Senpai! Hontou Ni Gomennasai! Kemarin gak bisa datang, soalnya habis jenguk adik Toga-senpai yang sedang sakit!"

Sora datang sambil menunduk berkali-kali didepan Mio. Mio menghela nafas kemudian ia tersenyum,

"Tak apa, Toga-senpai punya adik memang nya ?"

Sora kemudian mengangkat wajahnya.

"Tentu saja."

"Sejak kapan?"

"Sejak dulu."

"Ya.. whatever. Sudahlah, aku mau pergi ke ruang seni dulu."

Mio kemudian meninggalkan Sora sendirian di koridor sekolah yang ramai. Kemudian Sora pergi juga, berlawanan arah.

.
.
.
.
.
.

"Hei, kali ini kau melukis apa?"

Anak laki-laki itu kembali lagi dengan senyum di wajahnya, setiap anak laki-laki ini tersenyum, Mio merasakan detak jantungnya berdetak kencang dan.. suara hati nya memberi tahu,

'Kau memiliki kenangan dengannya.'

Tapi Mio tidak percaya, ia tidak pernah melihat orang ini, tapi .. rasanya ia mengenal suara ini, aura ini dan wajah ini.

"Aku melukis sebuah lotus."

Jawab Mio dengan nada datar.

"Kau ingat sesuatu?!"

.
.

Keheningan itu membuat Mio terkejut.

"Ingat .. ingat apa?"

Kemudian senyuman di wajah anak itu berubah.

"Tidak.. tidak ada apa-apa, maaf aku ngomong sendiri."

Sebenarnya..

Apa Mio mengenal orang ini dan pernah memiliki kenangan bersamanya ?

-To Be Countiuned.