Canvas 05.
Loading...

A/N.
Yang di pict itu Just Be Friend Fanart, gara-gara gak ada gambar lagi alias pict anime yang cocok.

-------------------------------------------------

"Jangan menangis."

Sepasang tangan hangat masih memeluk Mio. Air mata mengalir deras dari mata Mio hingga ke pipinya, Mio terduduk di lantai yang dingin karena hawa.

Lantai di sekitar Mio menjadi hangat karena air matanya, air matanya yang semakin lama semakin banyak mengalir dan keluar dari bola mata nya yang berwarna coklat.

Begitu Mio melihat ke belakang, sosok Akira makin lama menjadi menghilang.

"Sekarang kau ingat?"

Sosok Akira semakin terlihat kasat mata.

"Benarkah, itu kau? Orang yang selama ini aku cari? Benarkah kau adalah orang yang selama ini telah memberi tahu-ku makna tentang hidup?"

Akira mengangguk, kemudian tangan Akira yang tidak bisa menyentuh tangan Mio kini bisa disentuh, kemudian tangannya yang lain mulai menghapus air mata yang tidak bisa berhenti mengalir.

"Aku ingin melihat senyum-mu."

Mio berusaha tersenyum, tapi air mata nya terus mengalir deras, sehingga ia menggigit bagian bawah bibirnya. Menahan rasa sakit yang mendalam.

"Aku harap hari-mu terus penuh dengan senyuman, aku ingin sekali melihat senyum-mu."

Kemudian sosok Akira menghilang dari hadapan Mio, menghilang ketika cahaya matahari menerangi ruangan kamar rumah sakit lewat jendela.

"Jangan tinggalkan aku sendirian lagi!!"

Mio berteriak dan kemudian menangis, air mata makin mengalir deras dari matanya. Kemudian ia berdiri menghapus air matanya dan melihat ke arah Akira yang terbaring dan belum sadar.

Mio duduk di sisi kasur itu kemudian mengenggam tangan Akira.

"Kini biar aku yang menemani-mu dan selalu di sisi-mu."

"Dia sudah tau ..?"

Sora bergumam di depan pintu kamar masih memeluk kedua kakinya.

"Seharusnyaaku tidak memberitahu, siapa adik Toga-senpai." pikirnya lagi, kemudian ia pergi dari situ sambil meninggalkan seikat bunga lily didepan pintu kamar.

-To Be Countiuned.