Wave 03.
Loading...

"Kalian berdua memiliki kekuatan bola mata itu ya?" tanya Hunter sambil mengambil 50 gems bagiannya.

"Haik, salah satu dari kalian mendapatkan kekuatan kalung ya ?" tanya Reon sambil merapikan jaketnya.

"Ya, aku dapat ini dari Green-God." jawab Henry sambil tersenyum lebar dan mengelus kalungnya.

"Kami dapat dari Earth-God." ucap Jun sambil tersenyum.

"Sepertinya cuman aku yang tidak mendapat anugrah." ucap Hunter sambil mengelap katananya yang penuh darah, yuck.

"Bukannya mata-mu sebelumnya berwarna merah?" tanya Reon terhadap Hunter.

"Oh, warna mataku selalu berubah setiap waktu." jawab Hunter.

"Jadi bagaimana?" tanya Henry.

"Bagaimana apa?" tanya Jun.

"Kita jadi satu grup?"

Jun hening sebentar kemudian menyentuh sayatan di pipinya tadi, seketika sayatan itu hilang, kedua orang yang baru ditemui itu terkejut.

"Kua.. kau juga punya Health Power?" tanya Henry.

"Yups." ucapnya dengan sedikit sentuhan di ps.

"Kalian cukup tangguh." ucap Hunter sambil tersenyum simpul, kemudian Hunter memberi Jun tangannya, dan Jun menerimanya.

Mereka berdua berjabat tangan.

"Aku lebih suka dengan Hunter."

"Aku lebih suka dengan Jun."

Keduanya mengucapkan secara bersamaan. Kemudian mereka melihat satu saa lain,

"Kalian berdua jadi pengawal kami saja." ucap mereka berdua lagi.

"Aku rasa kita kembar." ucap Hunter.

"Ini pertama kali-nya aku setuju dengan orang asing."

Keduanya tertawa kecil, kemudian berjalan meninggalkan kedua cowok itu di belakang.

'Aku rasa disini lebih lama lagi tidak lah sangat buruk.'

-To Be Countiuned.

A/N

Entah, Kazue/Author jadi lebih suka sama cerita ini :v maaf klu pendek, udah malam!

Ne~ Oyasumi!~