14 Basa Basi ini Sudah Jadi Budaya Orang Indonesia
Loading...

1
2. â??Lagi ngapain?â??
Hati-hati kalau kamu ketemu seseorang yang mengucapkan kalimat ini baik lewat pesan singkat atau ketemu langsung. Karena jawabanmu akan menentukan hasil akhir pertanyaan ini. Biasanya, seseorang yang mau ngajak kamu jalan atau minta tolong akan mengatakan kalimat ini sebelumnya. Tujuannya memastikan agar kamu nggak repot, jadi kamu nggak punya alasan buat nolak. Sungguh kalimat basa-basi yang efektif.

Kalimat â??lagi ngapainâ?? terkadang juga digunakan saat nggak sengaja ketemu seseorang yang dikenal di suatu tempat. Misalnya, kamu ketemu si A, jadi setelah nyapa, selanjutnya kamu akan bingung mau ngomong apa. Jadi keluarlah kalimat â??eh, lagi ngapain?â?? Padahal si jawabannya seharusnya juga udah jelas. Kalau lagi di mall ya berarti dia lagi belanja atau sekedar refreshing, kalau di kolam renang berarti ya berenang, kalau di restoran berarti ya lagi makan.

2. â??Lagi ngapain?â??
Hati-hati kalau kamu ketemu seseorang yang mengucapkan kalimat ini baik lewat pesan singkat atau ketemu langsung. Karena jawabanmu akan menentukan hasil akhir pertanyaan ini. Biasanya, seseorang yang mau ngajak kamu jalan atau minta tolong akan mengatakan kalimat ini sebelumnya. Tujuannya memastikan agar kamu nggak repot, jadi kamu nggak punya alasan buat nolak. Sungguh kalimat basa-basi yang efektif. Kalimat â??lagi ngapainâ?? terkadang juga digunakan saat nggak sengaja ketemu seseorang yang dikenal di suatu tempat. Misalnya, kamu ketemu si A, jadi setelah nyapa, selanjutnya kamu akan bingung mau ngomong apa. Jadi keluarlah kalimat â??eh, lagi ngapain?â?? Padahal si jawabannya seharusnya juga udah jelas. Kalau lagi di mall ya berarti dia lagi belanja atau sekedar refreshing, kalau di kolam renang berarti ya berenang, kalau di restoran berarti ya lagi makan.
Advertisements

2
3. “Datang sama siapa nih?”
Ini pertanyaan yang biasanya muncul di acara pernikahan, reuni, kumpul keluarga, dan sejenisnya. Pertanyaan semacam ini bikin hati nyut-nyutan terutama kalau lagi jomblo atau belum punya pasangan. Pasalnya, pertanyaan seperti ini ujung-ujungnya akan membahas soal pasangan.

Nah, basa-basi yang seperti ini nih yang bikin sebel. Memang sih niatnya bercanda, tapi buat orang yang dilempari pertanyaan seperti itu kan bosen juga? Lagi pula, pasti ada banyak alasan kenapa seseorang belum punya pasangan, kan?

3. “Datang sama siapa nih?”
Ini pertanyaan yang biasanya muncul di acara pernikahan, reuni, kumpul keluarga, dan sejenisnya. Pertanyaan semacam ini bikin hati nyut-nyutan terutama kalau lagi jomblo atau belum punya pasangan. Pasalnya, pertanyaan seperti ini ujung-ujungnya akan membahas soal pasangan. Nah, basa-basi yang seperti ini nih yang bikin sebel. Memang sih niatnya bercanda, tapi buat orang yang dilempari pertanyaan seperti itu kan bosen juga? Lagi pula, pasti ada banyak alasan kenapa seseorang belum punya pasangan, kan?

3
4.‘Anggap aja di rumah sendiri’, ‘mau minum apa?’
Kalimat ini biasa diucapkan kepada tamu yang berkunjung ke rumah. Tapi ya jelas, meskipun si pemilik rumah bilang ‘anggap aja rumah sendiri’, bukan berarti kamu bisa jungkir balik di rumahnya. Intinya adalah agar kamu merasa nyaman dan si pemilik rumah juga jadi terkesan ramah dan sopan.

Kalimat selanjutnya setelah tamu duduk adalah, ‘mau minum apa?’ Ini juga bentuk ramah tamah dari si pemilik rumah. Tapi bukan berarti kamu bisa langsung bebas minta es campur atau soda gembira. Selain repot bikinnya, emang kamu pikir rumah temenmu jualan es? Biasanya, si tamu akan menjawab dengan ‘nggak usah repot-repot’, lalu si pemilik rumah akan tetap membawakan minum pilihannya sendiri. Jadi tanya ‘mau minum apa’ tadi fungsinya buat apa?

4.‘Anggap aja di rumah sendiri’, ‘mau minum apa?’
Kalimat ini biasa diucapkan kepada tamu yang berkunjung ke rumah. Tapi ya jelas, meskipun si pemilik rumah bilang ‘anggap aja rumah sendiri’, bukan berarti kamu bisa jungkir balik di rumahnya. Intinya adalah agar kamu merasa nyaman dan si pemilik rumah juga jadi terkesan ramah dan sopan. Kalimat selanjutnya setelah tamu duduk adalah, ‘mau minum apa?’ Ini juga bentuk ramah tamah dari si pemilik rumah. Tapi bukan berarti kamu bisa langsung bebas minta es campur atau soda gembira. Selain repot bikinnya, emang kamu pikir rumah temenmu jualan es? Biasanya, si tamu akan menjawab dengan ‘nggak usah repot-repot’, lalu si pemilik rumah akan tetap membawakan minum pilihannya sendiri. Jadi tanya ‘mau minum apa’ tadi fungsinya buat apa?

4
5.‘Udah Kuliah/Kerja?’ Dan ‘Sekolah/Kerja Di Mana?’
Pertanyaan basa-basi seperti ini biasanya juga muncul di acara reuni, kumpul keluarga, atau bahkan di angkot. Bisa jadi pertanyaan ini muncul karena ingin membuat percakapan agar tidak garing dan diam saja. Tapi kadang pertanyaan seperti ini juga bikin geregetan karena terkesan mau tahu aja.

Yang paling bikin sebel adalah jika pertanyaan kerja di mana diikuti dengan gimana kerjaannya, berapa lama kerja di sana, gajinya berapa, dan seterusnya. Lama-lama kayak mau sensus penduduk aja

5.‘Udah Kuliah/Kerja?’ Dan ‘Sekolah/Kerja Di Mana?’
Pertanyaan basa-basi seperti ini biasanya juga muncul di acara reuni, kumpul keluarga, atau bahkan di angkot. Bisa jadi pertanyaan ini muncul karena ingin membuat percakapan agar tidak garing dan diam saja. Tapi kadang pertanyaan seperti ini juga bikin geregetan karena terkesan mau tahu aja. Yang paling bikin sebel adalah jika pertanyaan kerja di mana diikuti dengan gimana kerjaannya, berapa lama kerja di sana, gajinya berapa, dan seterusnya. Lama-lama kayak mau sensus penduduk aja

5
6. Ngotot banget ngasi penjelasan kalau mau minta tolong
Ada juga kalimat basa-basi yang terkesan ngotot. Terutama saat minta tolong kepada seseorang. Sebagai contoh, motor si A rusak sedangkan ia sedang butuh banget. Akhirnya ia pinjam kepada si B, dan si B langsung mengiyakan permintaannya. Kamu kira urusannya udah kelar sampai di situ? Ohhh, belum.

Meski si B udah jawab iya, si A biasanya akan menjawab dengan, “Aduh, terima kasih banget ya. Soalnya motorku tiba-tiba ngadat, nggak tahu kenapa. Padahal aku juga harus muter-muter ini nanti, dan pasti repot. Sebentar aja kok aku pinjamnya”. Begini ini salah satu kebiasaan kebanyakan orang. Mungkin karena si A merasa nggak enak telah merepotkan si B, jadi si A ngotot banget menjelaskan situasinya. Padahal si B juga santai saja.

6. Ngotot banget ngasi penjelasan kalau mau minta tolong
Ada juga kalimat basa-basi yang terkesan ngotot. Terutama saat minta tolong kepada seseorang. Sebagai contoh, motor si A rusak sedangkan ia sedang butuh banget. Akhirnya ia pinjam kepada si B, dan si B langsung mengiyakan permintaannya. Kamu kira urusannya udah kelar sampai di situ? Ohhh, belum. Meski si B udah jawab iya, si A biasanya akan menjawab dengan, “Aduh, terima kasih banget ya. Soalnya motorku tiba-tiba ngadat, nggak tahu kenapa. Padahal aku juga harus muter-muter ini nanti, dan pasti repot. Sebentar aja kok aku pinjamnya”. Begini ini salah satu kebiasaan kebanyakan orang. Mungkin karena si A merasa nggak enak telah merepotkan si B, jadi si A ngotot banget menjelaskan situasinya. Padahal si B juga santai saja.

6
7. ‘Kapan Nikah’, ‘Kapan Punya Anak’,
Salah satu kalimat basa-basi yang sering diucapkan begitu menginjak umur akhir 20an ke atas adalah ‘kapan nikah’ dan ‘kapan punya anak’. Pertanyaan seperti ini mirip-mirip dengan poin 3, sering bikin hati nyut-nyutan kalau ternyata masih jomblo. Kayak yang ditanya juga nggak pengen nikah aja.

Nah, meski sebenarnya kalimat ini juga cuma basa-basi dan menanyakan kabar atau untuk membuat obrolan biar nggak garing. Tapi siapa sangka, pertanyaan basa-basi yang niatnya sebenarnya harmless ini malah bikin orang lain merasa sebal.

7. ‘Kapan Nikah’, ‘Kapan Punya Anak’,
Salah satu kalimat basa-basi yang sering diucapkan begitu menginjak umur akhir 20an ke atas adalah ‘kapan nikah’ dan ‘kapan punya anak’. Pertanyaan seperti ini mirip-mirip dengan poin 3, sering bikin hati nyut-nyutan kalau ternyata masih jomblo. Kayak yang ditanya juga nggak pengen nikah aja. Nah, meski sebenarnya kalimat ini juga cuma basa-basi dan menanyakan kabar atau untuk membuat obrolan biar nggak garing. Tapi siapa sangka, pertanyaan basa-basi yang niatnya sebenarnya harmless ini malah bikin orang lain merasa sebal.

7
8. Ditawarin untuk ambil makan lagi, bilang nggak, tapi karena terus dipaksa, akhirnya ngambil lagi, terus dihabiskan.
Ini lagi salah satu contoh basa-basi yang Indonesia banget. Mengambil hidangan yang sudah disiapkan tanpa dipersilahkan itu terkadang dianggap sebagai hal yang tidak sopan. Padahal sih kalau sudah dihidangkan berarti memang untuk tamu kan? Jadi, sebelum mengambil, kita akan menunggu untuk dipersilahkan terlebih dahulu.

Lucunya, kita akan menunggu untuk dipersilahkan hingga beberapa kali terlebih dulu. Yah, paling tidak hingga 2 atau 3 kali lah sebelum mengambil makanan yang dihidangkan. Tapi kemudian makanannya dihabiskan, alasannya sih karena si pemilik rumah ngotot memintamu mengambil lagi dan lagi. Ini malu apa laper?

8. Ditawarin untuk ambil makan lagi, bilang nggak, tapi karena terus dipaksa, akhirnya ngambil lagi, terus dihabiskan.
Ini lagi salah satu contoh basa-basi yang Indonesia banget. Mengambil hidangan yang sudah disiapkan tanpa dipersilahkan itu terkadang dianggap sebagai hal yang tidak sopan. Padahal sih kalau sudah dihidangkan berarti memang untuk tamu kan? Jadi, sebelum mengambil, kita akan menunggu untuk dipersilahkan terlebih dahulu. Lucunya, kita akan menunggu untuk dipersilahkan hingga beberapa kali terlebih dulu. Yah, paling tidak hingga 2 atau 3 kali lah sebelum mengambil makanan yang dihidangkan. Tapi kemudian makanannya dihabiskan, alasannya sih karena si pemilik rumah ngotot memintamu mengambil lagi dan lagi. Ini malu apa laper?

8
9. Titip Salam = Angin Lewat
Lo lagi telfon-telfonan ama temen lo, trus temen lo bilang dia lagi di mall dan ngga sengaja ketemu ama cowo idaman lo. Lo uda histeris banget minta titip salam. Dia dengan santainya bilang, salam balik. Eh taunya, salam lo ngga pernah disampein. Doi ngga bakal mau buang tenaga dan malu buat nyalamin lo. Dan salam balik itu cuma angin lewat aja biar lo berhenti histeris.

9. Titip Salam = Angin Lewat
Lo lagi telfon-telfonan ama temen lo, trus temen lo bilang dia lagi di mall dan ngga sengaja ketemu ama cowo idaman lo. Lo uda histeris banget minta titip salam. Dia dengan santainya bilang, salam balik. Eh taunya, salam lo ngga pernah disampein. Doi ngga bakal mau buang tenaga dan malu buat nyalamin lo. Dan salam balik itu cuma angin lewat aja biar lo berhenti histeris.

9
10. Kamu terlalu baik = sudah bosan
Alasan klasik buat mutusin orang adalah dengan bilang "kamu terlalu baik". hal yang sudah pasti artinya DIA BOSEN AMA LO!

10. Kamu terlalu baik = sudah bosan
Alasan klasik buat mutusin orang adalah dengan bilang kamu terlalu baik. hal yang sudah pasti artinya DIA BOSEN AMA LO!

10
11. Liat ntar, ya = Ngga minat!
Lo punya planning dan ngajakin sohib lo buat ikutan. Dengan ogah-ogahan dia bilang, "liat ntar, ya". Jangan percaya deh. Itu artinya dia ngga minat.

11. Liat ntar, ya = Ngga minat!
Lo punya planning dan ngajakin sohib lo buat ikutan. Dengan ogah-ogahan dia bilang, liat ntar, ya. Jangan percaya deh. Itu artinya dia ngga minat.

11
12. Ntar gue kabarin = Males, deh!
Setali tiga uang sama 'liat ntar, ya", "Ntar gue kabarin" adalah jawaban halus kalo dia ngga minat ama ajakan lo. Mending cari orang lain deh.

12. Ntar gue kabarin = Males, deh!
Setali tiga uang sama liat ntar, ya, Ntar gue kabarin adalah jawaban halus kalo dia ngga minat ama ajakan lo. Mending cari orang lain deh.

12
13. On The Way = Baru siap-siap
Udah janjian ama temen tapi ngga dateng-dateng. Pas kita telfon, temen kita ngangkat lalu bilang "On The Way". Jangan percaya deh, bisa jadi temen kita malah baru bangun tidur dan belum siap-siap

13. On The Way = Baru siap-siap
Udah janjian ama temen tapi ngga dateng-dateng. Pas kita telfon, temen kita ngangkat lalu bilang On The Way. Jangan percaya deh, bisa jadi temen kita malah baru bangun tidur dan belum siap-siap

13
14. Pura-pura Nawarain Makan, "Mau ngga, bro?" = Pesen sendiri
Lagi enak nongkrong di kafe, trus pesenan kamu dateng duluan. Biar sopan, kamu pasti nawarin, "mau ngga, bro?" eh ternyata doi malah langsung nyosor makan pesenan lo.


Demikianlah beberapa kebiasaan lucu kita dalam berbasa-basi. Harus kita akui beberapa dari kebiasaan buruk tersebut masih sering kita lakukan.

14. Pura-pura Nawarain Makan, Mau ngga, bro? = Pesen sendiri
Lagi enak nongkrong di kafe, trus pesenan kamu dateng duluan. Biar sopan, kamu pasti nawarin, mau ngga, bro? eh ternyata doi malah langsung nyosor makan pesenan lo. Demikianlah beberapa kebiasaan lucu kita dalam berbasa-basi. Harus kita akui beberapa dari kebiasaan buruk tersebut masih sering kita lakukan.