Kisah Mengharukan tetes Air Mata "Ibu Buta Yang Memalukanku"
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,926 views
Kisah Mengharukan tetes Air Mata "Ibu Buta Yang Memalukanku"

Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang ibu yang BUTA! Matanya tidak ada satu.

Aku sangat malu, benar-benar

Aku sangat menginginkan kesempurnaan terletak padaku, tak ada satupun yang cacat dalam hidupku juga dalam keluargaku. Saat itu ayah yang menjadi tulang punggung kami sudah dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Kuasa. Tinggallah aku anak semata wayang yang seharusnya menjadi tulang punggung cerminan pengganti ayah. Tapi semua itu tak kuhiraukan. Aku hanya mementingkan kebutuhan dan keperluanku saja. Sedang ibu bekerja membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah jahit sederhana.

Pada suatu saat ibu datang ke sekolah untuk menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak pulang ke rumah dan tidak tidur di rumah. Karena rumah kumuh itu membuatku muak, membuatku kesempurnaan yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk menggapai sebuah kesempurnaan itu.

Tepat di saat istirahat, Kulihat sosok wanita tua di pintu sekolah. Bajunya pun bersahaja rapih dan sopan. Itulah ibu ku yang mempunyai mata satu. Dan yang selalu membuat aku malu dan yang lebih memalukan lagi Ibu memanggilku. “Mau ngapain ibu ke sini? Ibu datang hanya untuk mempermalukan aku!” Bentakkan dariku membuat diri ibuku segera bergegas pergi. Dan itulah memang yang kuharapkan. Ibu pun bergegas keluar dari sekolahku. Karena kehadiranya itu aku benar-benar malu, sangat malu. Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan. “Hai, itu ibumu ya???, Ibumu matanya satu ya?” yang menjadikanku bagai disambar petir mendapat pertanyaan seperti itu.
 

 

Beberapa bulan kemudian aku lulus sekolah dan mendapat beasiswa di sebuah sekolah di luar negeri. Aku mendapatkan beasiswa yang ku incar dan kukejar agar aku bisa segera meninggalkan rumah kumuhku dan terutama meninggalkan ibuku yang membuatku malu. Ternyata aku berhasil mendapatkannya. Dengan cerminanbangga kubusungkan dada dan aku berangkat pergi tanpa memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang selalu mnghalangi kemajuanku.

Di Selolah itu, aku menjadi mahasiswa terpopuler karena kepintaran dan ketampananku. Aku telah sukses dan kemudian aku menikah dengan seorang gadis Indonesia dan menetap di Singapura.

Singkat cerita aku menjadi seorang yang sukses, sangat sukses. Tempat tinggalku sangat mewah, aku mempunyai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan aku sangat menyayanginya. Bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk putraku itu.

10 tahun aku menetap di Singapura, belajar dan membina rumah tangga dengan harmonis dan sama sekali aku tak pernah memikirkan nasib ibuku. Sedikit pun aku tak rindu padanya, aku tak mencemaskannya. Aku BAHAGIA dengan kehidupan ku sekarang.

Tapi pada suatu hari kehidupanku yang sempurna tersebut terusik, saat putraku sedang asyik bermain di depan pintu. Tiba-tiba datang seorang wanita tua renta dan sedikit kumuh menghampirinya. Dan kulihat dia adalah Ibuku, Ibuku datang ke Singapura. Entah untuk apa dan dari mana dia memperoleh ongkosnya. Dia datang menemuiku.

Seketika saja Ibuku ku usir. Dengan enteng aku mengatakan: “HEY, PERGILAH KAU PENGEMIS. KAU MEMBUAT ANAKKU TAKUT!” Dan tanpa membalas perkataan kasarku, Ibu lalu tersenyum, “MAAF, SAYA SALAH ALAMAT”

Tanpa merasa besalah, aku masuk ke dalam rumah.

Beberapa bulan kemudian datanglah sepucuk surat undangan reuni dari sekolah SMA ku. Aku pun datang untuk menghadirinya dan beralasan pada istriku bahwa aku akan dinas ke luar negeri.

Singkat cerita, tibalah aku di kota kelahiranku. Tak lama hanya ingin menghadiri pesta reuni dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini. Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada diriku yang sekarang ini.

Selesai Reuni entah megapa aku ingin melihat keadaan rumahku sebelum pulang ke Sigapore. Tak tau perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku, bahkan aku sendiri sebenarnya jijik melihatnya. Dengan rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa mengetuk cerminan pintu terlebih dahulu. Ku lihat rumah ini begitu berantakan. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam rumah itu, entahlah dia ke mana, tapi justru aku merasa lega tak bertemu dengannya.

Bergegas aku keluar dan bertemu dengan salah satu tetangga rumahku. “Akhirnya kau datang juga. Ibu mu telah meninggal dunia seminggu yang lalu”

“OH…”

Hanya perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Sedikit pun tak ada rasa sedih di hatiku yang kurasakan saat mendengar ibuku telah meninggal. “Ini, sebelum meninggal, Ibumu memberikan surat ini untukmu”

Setelah menyerahkan surat ia segera bergegas pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.

    Untuk anakku yang sangat Aku cintai,

    Anakku yang kucintai aku tahu kau sangat membenciku. Tapi Ibu senang sekali waktu mendengar kabar bahwa akan ada reuni disekolahmu.

    Aku berharap agar aku bisa melihatmu sekali lagi. karena aku yakin kau akan datang ke acara Reuni tersebut.

    Sejujurnya ibu sangat merindukanmu, teramat dalam sehingga setiap malam Aku hanya bisa menangis sambil memandangi fotomu satu-satunya yang ibu punya.Ibu tak pernah lupa untuk mendoakan kebahagiaanmu, agar kau bisa sukses dan melihat dunia luas.

    Asal kau tau saja anakku tersayang, sejujurnya mata yang kau pakai untuk melihat dunia luas itu salah satunya adalah mataku yang selalu membuatmu malu.

    Mataku yang kuberikan padamu waktu kau kecil. Waktu itu kau dan Ayah mu mengalami kecelakaan yang hebat, tetapi Ayahmu meninggal, sedangkan mata kananmu mengalami kebutaan. Aku tak tega anak tersayangku ini hidup dan tumbuh dengan mata yang cacat maka aku berikan satu mataku ini untukmu.

    Sekarang aku bangga padamu karena kau bisa meraih apa yang kau inginkan dan cita-citakan.

    Dan akupun sangat bahagia bisa melihat dunia luas dengan mataku yang aku berikan untukmu.

    Saat aku menulis surat ini, aku masih berharap bisa melihatmu untuk yang terakhir kalinya, Tapi aku rasa itu tidak mungkin, karena aku yakin maut sudah di depan mataku.
    Peluk cium dari Ibumu tercinta

Bak petir di siang bolong yang menghantam seluruh saraf-sarafku, Aku terdiam! Baru kusadari bahwa yang membuatku malu sebenarnya bukan ibuku, tetapi diriku sendiri….

Trending Now
10 Chat Kocak Grup Kelas Online yang Bikin Ngakak

10 Chat Kocak Grup Kelas Online yang Bikin Ngakak

Dimasa pandemi seperti sekarang ini, kita diharuskan untuk melakukan segala kegiatan dari rumah. Mulai dari bekerja hingga sekolah. Hal ini
3,613 views 0 shares
10 Tweet Cara Menolak Dengan Halus Ini Bikin Nangis di Pojokan

10 Tweet Cara Menolak Dengan Halus Ini Bikin Nangis di Pojokan

Semua orang bisa jatuh cinta, tapi nggak semua orang bisa merasakan cinta yang sama. Bisa jadi ketika kita jatuh cinta pada seseorang, tapi
98,761 views 0 shares
10 Status Momen Panik di FB yang Bikin Ketawa Geli

10 Status Momen Panik di FB yang Bikin Ketawa Geli

Se tenang tenangnya orang menghadapi masalah, mereka pasti pernah merasakan rasa panik dalam hidupnya. walaupun hanya sebatas dompet ketingg
1,207 views 0 shares
10 Review KOCAK Online Shop yang Berujung Curhat

10 Review KOCAK Online Shop yang Berujung Curhat

teknologi saat ini sudah sangat memudahkan kehidupan kita. Termasuk saat kita ingin berbelanja, nggak perlu keluar rumah lagi, cukup dengan
1,854 views 0 shares
Kelucuan Kucing Peliharaan Dirumah yang Bikin Gemes

Kelucuan Kucing Peliharaan Dirumah yang Bikin Gemes

Sebagai hewan peliharaan, kucing dan anjing memang terlihat menggemaskan. Tingkahnya yang lucu dan perawatannya nggak ribet membuatnya disuk
4,467 views 137 shares
10 Desa Terpencil dengan Sejuta Pesona dan Keajaiban di Berbagai Belahan Dunia

10 Desa Terpencil dengan Sejuta Pesona dan Keajaiban di Berbagai Belahan Dunia

Tidak ada tempat yang nyaman, sepi, sejuk dan jauh dari hingar bingar kota besar seperti di desa. Disini kita dapat melihat keindahan alam,
24,125 views 3,623 shares
10 Wisata Sungai Di Indonesia Ini Bikin Adrenalinmu Memuncak

10 Wisata Sungai Di Indonesia Ini Bikin Adrenalinmu Memuncak

Dulu sungai hanya dijadikan untuk mengaliri daerah persawahan, atau perkebunan, tetapi semakin majunya peradapan masyarakat, sungai bisa dia
5,213 views 546 shares
10 Potret Kelucuan Anak-anak yang Bikin Kamu Tersenyum Hari Ini

10 Potret Kelucuan Anak-anak yang Bikin Kamu Tersenyum Hari Ini

Nggak bisa dipungkiri jika anak kecil  seorang makhluk yang ajaib. Rasanya apapun yang mereka lakukan, disengaja atau tidak, akan berhasil
11,489 views 1,872 shares
10 Merek Nggak Sesuai Dengan Barangnya Ini Bikin Ngakak Online

10 Merek Nggak Sesuai Dengan Barangnya Ini Bikin Ngakak Online

Cina terkenal dengan negara yang suka meniru apapun dari negara lain. Contohnya adalah beberapa produk terkenal dunia. Tapi bukan cuma Cina
24,314 views 310 shares
10 Perbedaan Penampilan Superhero Dulu dan Sekarang, Beda Banget!

10 Perbedaan Penampilan Superhero Dulu dan Sekarang, Beda Banget!

Buat kamu penggemar Avanger, pasti udah nggak asing lagi dengan berbagai karakter Superhero. Dan tahukah kamu jika para Superhero ini sudah
229,249 views 219 shares