Kisah Mengharukan tetes Air Mata "Ibu Buta Yang Memalukanku"
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
5,171 views
Kisah Mengharukan tetes Air Mata "Ibu Buta Yang Memalukanku"

Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang ibu yang BUTA! Matanya tidak ada satu.

Aku sangat malu, benar-benar

Aku sangat menginginkan kesempurnaan terletak padaku, tak ada satupun yang cacat dalam hidupku juga dalam keluargaku. Saat itu ayah yang menjadi tulang punggung kami sudah dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Kuasa. Tinggallah aku anak semata wayang yang seharusnya menjadi tulang punggung cerminan pengganti ayah. Tapi semua itu tak kuhiraukan. Aku hanya mementingkan kebutuhan dan keperluanku saja. Sedang ibu bekerja membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah jahit sederhana.

Pada suatu saat ibu datang ke sekolah untuk menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak pulang ke rumah dan tidak tidur di rumah. Karena rumah kumuh itu membuatku muak, membuatku kesempurnaan yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk menggapai sebuah kesempurnaan itu.

Tepat di saat istirahat, Kulihat sosok wanita tua di pintu sekolah. Bajunya pun bersahaja rapih dan sopan. Itulah ibu ku yang mempunyai mata satu. Dan yang selalu membuat aku malu dan yang lebih memalukan lagi Ibu memanggilku. “Mau ngapain ibu ke sini? Ibu datang hanya untuk mempermalukan aku!” Bentakkan dariku membuat diri ibuku segera bergegas pergi. Dan itulah memang yang kuharapkan. Ibu pun bergegas keluar dari sekolahku. Karena kehadiranya itu aku benar-benar malu, sangat malu. Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan. “Hai, itu ibumu ya???, Ibumu matanya satu ya?” yang menjadikanku bagai disambar petir mendapat pertanyaan seperti itu.
 

 

Beberapa bulan kemudian aku lulus sekolah dan mendapat beasiswa di sebuah sekolah di luar negeri. Aku mendapatkan beasiswa yang ku incar dan kukejar agar aku bisa segera meninggalkan rumah kumuhku dan terutama meninggalkan ibuku yang membuatku malu. Ternyata aku berhasil mendapatkannya. Dengan cerminanbangga kubusungkan dada dan aku berangkat pergi tanpa memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang selalu mnghalangi kemajuanku.

Di Selolah itu, aku menjadi mahasiswa terpopuler karena kepintaran dan ketampananku. Aku telah sukses dan kemudian aku menikah dengan seorang gadis Indonesia dan menetap di Singapura.

Singkat cerita aku menjadi seorang yang sukses, sangat sukses. Tempat tinggalku sangat mewah, aku mempunyai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan aku sangat menyayanginya. Bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk putraku itu.

10 tahun aku menetap di Singapura, belajar dan membina rumah tangga dengan harmonis dan sama sekali aku tak pernah memikirkan nasib ibuku. Sedikit pun aku tak rindu padanya, aku tak mencemaskannya. Aku BAHAGIA dengan kehidupan ku sekarang.

Tapi pada suatu hari kehidupanku yang sempurna tersebut terusik, saat putraku sedang asyik bermain di depan pintu. Tiba-tiba datang seorang wanita tua renta dan sedikit kumuh menghampirinya. Dan kulihat dia adalah Ibuku, Ibuku datang ke Singapura. Entah untuk apa dan dari mana dia memperoleh ongkosnya. Dia datang menemuiku.

Seketika saja Ibuku ku usir. Dengan enteng aku mengatakan: “HEY, PERGILAH KAU PENGEMIS. KAU MEMBUAT ANAKKU TAKUT!” Dan tanpa membalas perkataan kasarku, Ibu lalu tersenyum, “MAAF, SAYA SALAH ALAMAT”

Tanpa merasa besalah, aku masuk ke dalam rumah.

Beberapa bulan kemudian datanglah sepucuk surat undangan reuni dari sekolah SMA ku. Aku pun datang untuk menghadirinya dan beralasan pada istriku bahwa aku akan dinas ke luar negeri.

Singkat cerita, tibalah aku di kota kelahiranku. Tak lama hanya ingin menghadiri pesta reuni dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini. Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada diriku yang sekarang ini.

Selesai Reuni entah megapa aku ingin melihat keadaan rumahku sebelum pulang ke Sigapore. Tak tau perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku, bahkan aku sendiri sebenarnya jijik melihatnya. Dengan rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa mengetuk cerminan pintu terlebih dahulu. Ku lihat rumah ini begitu berantakan. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam rumah itu, entahlah dia ke mana, tapi justru aku merasa lega tak bertemu dengannya.

Bergegas aku keluar dan bertemu dengan salah satu tetangga rumahku. “Akhirnya kau datang juga. Ibu mu telah meninggal dunia seminggu yang lalu”

“OH…”

Hanya perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Sedikit pun tak ada rasa sedih di hatiku yang kurasakan saat mendengar ibuku telah meninggal. “Ini, sebelum meninggal, Ibumu memberikan surat ini untukmu”

Setelah menyerahkan surat ia segera bergegas pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.

    Untuk anakku yang sangat Aku cintai,

    Anakku yang kucintai aku tahu kau sangat membenciku. Tapi Ibu senang sekali waktu mendengar kabar bahwa akan ada reuni disekolahmu.

    Aku berharap agar aku bisa melihatmu sekali lagi. karena aku yakin kau akan datang ke acara Reuni tersebut.

    Sejujurnya ibu sangat merindukanmu, teramat dalam sehingga setiap malam Aku hanya bisa menangis sambil memandangi fotomu satu-satunya yang ibu punya.Ibu tak pernah lupa untuk mendoakan kebahagiaanmu, agar kau bisa sukses dan melihat dunia luas.

    Asal kau tau saja anakku tersayang, sejujurnya mata yang kau pakai untuk melihat dunia luas itu salah satunya adalah mataku yang selalu membuatmu malu.

    Mataku yang kuberikan padamu waktu kau kecil. Waktu itu kau dan Ayah mu mengalami kecelakaan yang hebat, tetapi Ayahmu meninggal, sedangkan mata kananmu mengalami kebutaan. Aku tak tega anak tersayangku ini hidup dan tumbuh dengan mata yang cacat maka aku berikan satu mataku ini untukmu.

    Sekarang aku bangga padamu karena kau bisa meraih apa yang kau inginkan dan cita-citakan.

    Dan akupun sangat bahagia bisa melihat dunia luas dengan mataku yang aku berikan untukmu.

    Saat aku menulis surat ini, aku masih berharap bisa melihatmu untuk yang terakhir kalinya, Tapi aku rasa itu tidak mungkin, karena aku yakin maut sudah di depan mataku.
    Peluk cium dari Ibumu tercinta

Bak petir di siang bolong yang menghantam seluruh saraf-sarafku, Aku terdiam! Baru kusadari bahwa yang membuatku malu sebenarnya bukan ibuku, tetapi diriku sendiri….

Trending Now
Beginilah Foto Foto Pendidikan Ekstrim Menjadi Pramugari di China

Beginilah Foto Foto Pendidikan Ekstrim Menjadi Pramugari di China

Menjadi Pramugari mungkin bisa jadi salah satu idaman pekerjaan bagi banyak wanita, syarat penampilan fisik, kercerdasan, dan komukasi yang
319,942 views 16,685 shares
Kumpulan Gambar Sandal Jepit Paling WOW Yang Ngehits Banget!

Kumpulan Gambar Sandal Jepit Paling WOW Yang Ngehits Banget!

Udah berapa kali kamu kehilangan sandal jepit Pulsker? Jangan-jangan bukan ilang tapi ketuker tuh. Sekarang udah ada solusinya, dan keren ba
396,227 views 9,392 shares
17 Gambar Korban Iklan, Kenyataan vs Ekspektasi

17 Gambar Korban Iklan, Kenyataan vs Ekspektasi

Iklan memang terlihat tampak Indah, lezat dan menggoda. Tapi dibalik keindahan iklan itu sendiri jauh banget kenyataan dibanding Ekspektasin
401,176 views 12,109 shares
10 Editan Foto Hewan Tanpa Leher Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Sampai Sakit Perut

10 Editan Foto Hewan Tanpa Leher Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Sampai Sakit Perut

Kemajuan teknologi membawa kita pada jaman dimana semuanya bisa menjadi lebih mudah. Membuat semua yang tidak mungkin menjadi mungkin. Hal i
112,951 views 7,337 shares
10 Perspektif Baru Menggunakan Hal-hal Di Sekitar Kita Ini Keren Banget!

10 Perspektif Baru Menggunakan Hal-hal Di Sekitar Kita Ini Keren Banget!

Pulsker pernah ga lagi jalan terus secara random ngebayangin benda yang Pulsker liat jadi sesuatu yang lain? Nah konsep itulah yang dilaku
4,806 views 189 shares
Ini Dia, Beberapa Penemuan Dari Masa Lalu yang Nggak Masuk Akal

Ini Dia, Beberapa Penemuan Dari Masa Lalu yang Nggak Masuk Akal

Para ilmuan memang menciptakan penemuan-penemuan yang luar biasa jenius, dan itu ternyata sudah ada sejak dulu Pulsker. Penemuan mereka yang
400,291 views 5,271 shares
10 Jawaban Asal Siswa Saat Ujian Ini Kocaknya Bikin Tepok Jidat

10 Jawaban Asal Siswa Saat Ujian Ini Kocaknya Bikin Tepok Jidat

Sudah menjadi kewajiban semua siswa untuk mengikuti ujian yang diberikan para guru untuk mengetest kemampuan mereka dalam menerima pelajaran
403,126 views 40,096 shares
Begini Ilustrasinya Jika Superhero yang Gagah Menjadi Kartun Imut

Begini Ilustrasinya Jika Superhero yang Gagah Menjadi Kartun Imut

Superhero saat ini sedang banyak digemari, oleh anak-anak maupun orang dewasa. Cerita yang gampang dipahami, visualisasi yang keren, serta b
1,041 views 0 shares
12 Hal Aneh Ini Gagal dan Ga Punya Fungsi, Tapi Kocak!

12 Hal Aneh Ini Gagal dan Ga Punya Fungsi, Tapi Kocak!

Manusia memang ga ada yang sempurna ya Pulsker, kadang ada salahnya juga, kadang bisa gagal juga. Jadi kita harus bisa memaklumi hal yang te
410,466 views 25,576 shares
[21 FOTO] Apa Kabarnya PEMAIN TELENOVELA Tahun 90an??? Masih CANTIK dan GANTENG!

[21 FOTO] Apa Kabarnya PEMAIN TELENOVELA Tahun 90an??? Masih CANTIK dan GANTENG!

Masih ingat dengan telenovela-telenovela jaman jadul sekitar tahun 90an? Ala-ala sinetron dari Turki sekarang. Nah bedanya kalau telenovela
424,927 views 10,203 shares