Misteri Angka 4 Romawi Jam Gadang
Loading...
 
posted on Misteri
1,817 views
Misteri Angka 4 Romawi Jam Gadang

  Jam Gadang adalah landmark kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun.

Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota). Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan.

 

Pada masa penjajahan Jepang , ornamen jam berubah menjadi klenteng. Sedangkan pada masa setelah kemerdekaan, bentuknya ornamennya kembali berubah dengan bentuk gonjong rumah adat Minangkabau .

 

Angka-angka pada jam tersebut juga memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

 

Dari menara Jam Gadang, para wisatawan bisa melihat panorama kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan.

 

Saat dibangun biaya seluruhnya mencapai 3.000 Gulden dengan penyesuaian dan renovasi dari waktu ke waktu. Saat jaman Belanda dan pertama kali dibangun atapnya berbentuk bulat dan diatasnya berdiri patung ayam jantan.

 

Sedangkan saat masa jepang berubah lagi dengan berbentuk klenteng dan ketika Indonesia Merdeka berubah menjadi rumah adat Minangkabau.

 

Setiap hari ratusan warga berusaha di lokasi Jam Gadang. Ada yang menjadi fotografer amatiran, ada yang berjualan balon, bahkan mencari muatan oto (kendaraan umum) untuk dibawa ke lokasi wisata lainnya di Bukittinggi. "Jam Gadang ini selalu membawa berkah buat kami yang tiap hari bekerja sebagai tukang foto dan penjual balon di sini. Itu sebabnya jam ini menjadi jam kebesaran warga Minang," ujar Afrizal, salah seorang tukang potret amatir di sekitar Jam Gadang.


Lebih Jauh Tentang Jam Gadang

 

Angka-angka pada Jam Gadang banyak media mengatakan memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

Sepintas, mungkin tidak ada keanehan pada bangunan jam setinggi 26 meter tersebut. Apalagi jika diperhatikan bentuknya, karena Jam Gadang hanya berwujud bulat dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement dasar seukuran 13 x 4 meter, ibarat sebuah tugu atau monumen.

 

Oleh karena ukuran jam yang lain dari kebiasaan ini, maka sangat cocok dengan sebutan Jam Gadang yang berarti jam besar. Bahkan tidak ada hal yang aneh ketika melihat angka Romawi di Jam Gadang. Tapi coba lebih teliti lagi pada angka Romawi keempat. Terlihat ada sesuatu yang tampaknya menyimpang dari pakem.

 

Mestinya, menulis angka Romawi empat dengan simbol IV. Tapi di Jam Gadang malah dibuat menjadi angka satu yang berjajar empat buah (IIII). Penulisan yang diluar patron angka romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Tapi uniknya, keganjilan pada penulisan angka tersebut malah membuat Jam Gadang menjadi lebih “menantang” dan menggugah tanda tanya setiap orang yang (kebetulan) mengetahuinya dan memperhatikannya. Bahkan uniknya lagi, kadang muncul pertanyaan apakah ini sebuah patron lama dan kuno atau kesalahan serta atau atau yang lainnya.

 

Dari beragam informasi ditengah masyarakat, angka empat aneh tersebut ada yang mengartikan sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi tumbal ketika pembangunan. Atau ada pula yang mengartikan, empat orang tukang pekerja bangunan pembuatan Jam Gadang meninggal setelah jam tersebut selesai. Jika dikaji apabila terdapat kesalahan membuat angka IV, tentu masih ada kemungkinan dari deretan daftar misteri. Tapi setidaknya hal ini tampaknya perlu dikesampingkan.

 

Namun yang patut diketahui lagi, mesin Jam Gadang diyakini juga hanya ada dua di dunia. Kembarannya tentu saja yang saat ini terpasang di Big Ben, Inggris. Mesin yang bekerja secara manual tersebut oleh pembuatnya, Forman (seorang bangsawan terkenal) diberi nama Brixlion.

 

Angka IIII bukanlah sebuah keanehan

 

Keberadaan angka IIII bukan hanya terdapat di Jam Gadang saja, berikut gambar jam yang memiliki angka IIII bukan IV.

Sumber gambar dapat dilihat di : http://www.electrictime.com

 

Berdasarkan Wikipedia, sejarah penulisan angka IIII tersebut berdasarkan kepada King Louis XIV (5 September 1638 - 1 September 1715) yang meminta kepada seorang untuk membuat sebuah jam baginya. Pembuat jam memberi nomor pada setiap jam sesuai dengan aturan angka Romawi. Setelah melihat jam yang diberikan kepadanya, Raja tidak setuju dengan penulisan IV sebagai angka "4" dengan alasan ketidakseimbangan visual.

 

Menurutnya, angka VIII ada di seberang angka IV. Jika ditulis IV, maka ada ketidakseimbangan secara visual dengan VIII yang lebih berat. Oleh karena itu, Louis XIV meminta agar diubah IV menjadi IIII sehingga lebih seimbang dengan VIII yang ada di seberangnya. Selain itu, jika dikaitkan dengan angka XII, maka keseimbangan itu akan lebih baik.

 

Akan tetap yang menjadi pertanyaannya mengapa Raja yang memerintahkan perubahan itu lebih dikenal dengan Louis XIV daripada Louis XIIII, sesuai dengan permintaannya kepada pembuat jam.

 

Dari sebuah situs lain yang berjudulkan "FAQ: Roman IIII vs. IV on Clock Dials" dapat dilihat disana, Seorang yang bernama Milham mengatakan bahwa penjelasan seperti di atas tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, penulisan IIII untuk angka "4" telah ada jauh sebelum Louis XIV. Dari wikipedia bahwa penomoran Romawi memang bervariasi dari awalnya. Pada masa awal angka "4" memang ditulis IIII dengan empat huruf I.

 

Penulisan "4" menjadi IV hanya terjadi di masa modern, yang menunjukkan bahwa "empat adalah kurang satu dari lima". Manuskrip Forme of Cury (1390) menggunakan IX untuk "9" namun IIII untuk "4". Sedangkan dokumen lain dari manuskrip yang sama di tahun 1380 menggunakan IX dan IV untuk "9" dan "4", berturut-turut.

Lebih lanjut, ada manuskrip ketiga yang menggunakan IX untuk "9" dan campuran antara IIII dan IV untuk "4". Angka "5" juga ditemukan disimbolkan dengan IIIII, IIX untuk "8" dan VV, bukannya X, untuk "10".

 

Sumber: Mau Tau Ga?

Trending Now
12 Meme Serius Sedang Viral Menghibur Sekaligus Bikin Emosi Netizen

12 Meme Serius Sedang Viral Menghibur Sekaligus Bikin Emosi Netizen

Saat ini meme sudah jadi "bahan komunikasi" bagi netizen, baik itu untuk menyindir seseorang atau suatu isu yang sedang trending dan banyak
1,879 views 0 shares
10 Chat Pakai Bahasa Inggris yang Isinya Bikin Gagal Paham

10 Chat Pakai Bahasa Inggris yang Isinya Bikin Gagal Paham

Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional yang bisa digunakan dimanapun kita berada. Contohnya, ketika kamu keluar negeri, kamu bisa menggu
78 views 0 shares
10 Tingkah Ketiduran ala Anak Warnet Ini Bikin Ngakak Sampai Mules

10 Tingkah Ketiduran ala Anak Warnet Ini Bikin Ngakak Sampai Mules

Buat kamu yang suka bermain game online pasti udah akrab sama yang namanya bermain di warung internet (warnet). Bermain game online memang b
13,686 views 570 shares
10 Review Olshop yang Isinya Nggak Nyambung dengan Barang yang Dibeli

10 Review Olshop yang Isinya Nggak Nyambung dengan Barang yang Dibeli

Online shop adalah solusi bagi kita yang tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja secara langsung ke toko. Bagi yang memakai smartphone,
273 views 0 shares
Gagal Keren, Status Facebook Pakai Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Gagal Paham

Gagal Keren, Status Facebook Pakai Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Gagal Paham

Media sosial kini menjadi kebutuhan tersendiri di era informasi seperti sekarang. Hampir setiap sendi kehidupan kita selalu berhubungan deng
4,141 views 0 shares
10 Tulisan di Tempat Umum yang Bikin Salah Paham

10 Tulisan di Tempat Umum yang Bikin Salah Paham

Ketika kita keluar rumah, pasti ada saja tulisan yang tanpa sengaja kita lihat lalu membuat kita jadi perhatian pada tulisan tersebut. Keban
287 views 0 shares
Berbagai Foto SIM yang Nyeleneh dan Mengundang Tawa, Kok Bisa Gitu Loh?

Berbagai Foto SIM yang Nyeleneh dan Mengundang Tawa, Kok Bisa Gitu Loh?

Untuk mengendarai kendaraan bermotor, entah itu beroda dua ataupun empat. Kita membutuhkan surat ijin mengemudi. Surat ijin mengemudi atau y
2,303 views 0 shares
9 Barang & Adegan Wajib yang Kayaknya Harus Ada di Sinetron

9 Barang & Adegan Wajib yang Kayaknya Harus Ada di Sinetron

Anak jaman sekarang atau millenial sepertinya banyak mencibir terhadap sinetron, karena terkesan terlalu lebay, drama, atau dibuat buat, ap
19,571 views 0 shares
10 Chat Kode Ditolak Cewek yang Bikin Nyesek

10 Chat Kode Ditolak Cewek yang Bikin Nyesek

Jatuh cinta adalah sebuah anugerah. Tapi yang namanya cinta itu nggak bisa dipaksakan. Ketika kita jatuh cinta lalu mengungkapkan dan kemudi
5,461 views 0 shares
Percaya atau Tidak Kumpulan Foto Keren ini Tanpa Sentuhan Photoshop Loh!

Percaya atau Tidak Kumpulan Foto Keren ini Tanpa Sentuhan Photoshop Loh!

Dijaman sekarang ini, mengambil sebuah gambar tidaklah sesusah jaman dahulu. Kita hanay perlu smartphone yang memiliki fitur kamera, jadi de
12,342 views 0 shares