Misteri Angka 4 Romawi Jam Gadang
Loading...
 
posted on Misteri
2,347 views
Misteri Angka 4 Romawi Jam Gadang

  Jam Gadang adalah landmark kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun.

Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota). Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan.

 

Pada masa penjajahan Jepang , ornamen jam berubah menjadi klenteng. Sedangkan pada masa setelah kemerdekaan, bentuknya ornamennya kembali berubah dengan bentuk gonjong rumah adat Minangkabau .

 

Angka-angka pada jam tersebut juga memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

 

Dari menara Jam Gadang, para wisatawan bisa melihat panorama kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan.

 

Saat dibangun biaya seluruhnya mencapai 3.000 Gulden dengan penyesuaian dan renovasi dari waktu ke waktu. Saat jaman Belanda dan pertama kali dibangun atapnya berbentuk bulat dan diatasnya berdiri patung ayam jantan.

 

Sedangkan saat masa jepang berubah lagi dengan berbentuk klenteng dan ketika Indonesia Merdeka berubah menjadi rumah adat Minangkabau.

 

Setiap hari ratusan warga berusaha di lokasi Jam Gadang. Ada yang menjadi fotografer amatiran, ada yang berjualan balon, bahkan mencari muatan oto (kendaraan umum) untuk dibawa ke lokasi wisata lainnya di Bukittinggi. "Jam Gadang ini selalu membawa berkah buat kami yang tiap hari bekerja sebagai tukang foto dan penjual balon di sini. Itu sebabnya jam ini menjadi jam kebesaran warga Minang," ujar Afrizal, salah seorang tukang potret amatir di sekitar Jam Gadang.


Lebih Jauh Tentang Jam Gadang

 

Angka-angka pada Jam Gadang banyak media mengatakan memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

Sepintas, mungkin tidak ada keanehan pada bangunan jam setinggi 26 meter tersebut. Apalagi jika diperhatikan bentuknya, karena Jam Gadang hanya berwujud bulat dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement dasar seukuran 13 x 4 meter, ibarat sebuah tugu atau monumen.

 

Oleh karena ukuran jam yang lain dari kebiasaan ini, maka sangat cocok dengan sebutan Jam Gadang yang berarti jam besar. Bahkan tidak ada hal yang aneh ketika melihat angka Romawi di Jam Gadang. Tapi coba lebih teliti lagi pada angka Romawi keempat. Terlihat ada sesuatu yang tampaknya menyimpang dari pakem.

 

Mestinya, menulis angka Romawi empat dengan simbol IV. Tapi di Jam Gadang malah dibuat menjadi angka satu yang berjajar empat buah (IIII). Penulisan yang diluar patron angka romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Tapi uniknya, keganjilan pada penulisan angka tersebut malah membuat Jam Gadang menjadi lebih “menantang” dan menggugah tanda tanya setiap orang yang (kebetulan) mengetahuinya dan memperhatikannya. Bahkan uniknya lagi, kadang muncul pertanyaan apakah ini sebuah patron lama dan kuno atau kesalahan serta atau atau yang lainnya.

 

Dari beragam informasi ditengah masyarakat, angka empat aneh tersebut ada yang mengartikan sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi tumbal ketika pembangunan. Atau ada pula yang mengartikan, empat orang tukang pekerja bangunan pembuatan Jam Gadang meninggal setelah jam tersebut selesai. Jika dikaji apabila terdapat kesalahan membuat angka IV, tentu masih ada kemungkinan dari deretan daftar misteri. Tapi setidaknya hal ini tampaknya perlu dikesampingkan.

 

Namun yang patut diketahui lagi, mesin Jam Gadang diyakini juga hanya ada dua di dunia. Kembarannya tentu saja yang saat ini terpasang di Big Ben, Inggris. Mesin yang bekerja secara manual tersebut oleh pembuatnya, Forman (seorang bangsawan terkenal) diberi nama Brixlion.

 

Angka IIII bukanlah sebuah keanehan

 

Keberadaan angka IIII bukan hanya terdapat di Jam Gadang saja, berikut gambar jam yang memiliki angka IIII bukan IV.

Sumber gambar dapat dilihat di : http://www.electrictime.com

 

Berdasarkan Wikipedia, sejarah penulisan angka IIII tersebut berdasarkan kepada King Louis XIV (5 September 1638 - 1 September 1715) yang meminta kepada seorang untuk membuat sebuah jam baginya. Pembuat jam memberi nomor pada setiap jam sesuai dengan aturan angka Romawi. Setelah melihat jam yang diberikan kepadanya, Raja tidak setuju dengan penulisan IV sebagai angka "4" dengan alasan ketidakseimbangan visual.

 

Menurutnya, angka VIII ada di seberang angka IV. Jika ditulis IV, maka ada ketidakseimbangan secara visual dengan VIII yang lebih berat. Oleh karena itu, Louis XIV meminta agar diubah IV menjadi IIII sehingga lebih seimbang dengan VIII yang ada di seberangnya. Selain itu, jika dikaitkan dengan angka XII, maka keseimbangan itu akan lebih baik.

 

Akan tetap yang menjadi pertanyaannya mengapa Raja yang memerintahkan perubahan itu lebih dikenal dengan Louis XIV daripada Louis XIIII, sesuai dengan permintaannya kepada pembuat jam.

 

Dari sebuah situs lain yang berjudulkan "FAQ: Roman IIII vs. IV on Clock Dials" dapat dilihat disana, Seorang yang bernama Milham mengatakan bahwa penjelasan seperti di atas tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, penulisan IIII untuk angka "4" telah ada jauh sebelum Louis XIV. Dari wikipedia bahwa penomoran Romawi memang bervariasi dari awalnya. Pada masa awal angka "4" memang ditulis IIII dengan empat huruf I.

 

Penulisan "4" menjadi IV hanya terjadi di masa modern, yang menunjukkan bahwa "empat adalah kurang satu dari lima". Manuskrip Forme of Cury (1390) menggunakan IX untuk "9" namun IIII untuk "4". Sedangkan dokumen lain dari manuskrip yang sama di tahun 1380 menggunakan IX dan IV untuk "9" dan "4", berturut-turut.

Lebih lanjut, ada manuskrip ketiga yang menggunakan IX untuk "9" dan campuran antara IIII dan IV untuk "4". Angka "5" juga ditemukan disimbolkan dengan IIIII, IIX untuk "8" dan VV, bukannya X, untuk "10".

 

Sumber: Mau Tau Ga?

Trending Now
10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

Masa kuliah adalah masa dimana kita mulai beranjak dewasa. Di mana kita bertemu dengan orang-orang yang baru dan nggak bisa lagi bersantai-s
12,536 views 0 shares
Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Kalau udah masalah perut memang nggak bisa diabaikan. Pasti dong kamu nggak bakalan membiarkan perutmu kosong dan tidak terisi makanan sama
3,895 views 0 shares
10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

Setiap hari kita harus memakan makanan agar menambah nutrisi dalam tubuh. Ngomongin tentang makanan, orang Indonesia itu memiliki satu kebia
2,292 views 0 shares
8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

Barang original biasanya terbukti berbahan bagus, berkualitas tinggi, awet dan tahan lama. Dan karena itu semua, kenapa barang original memi
7,641 views 0 shares
10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

Bagi semua orang rambut adalah mahkota. Jadi nggak heran kalau banyak orang sangat memperhatikan gaya rambut mereka. Karena bukan hanya bisa
37,527 views 155 shares
10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

Kalau selama ini yang kamu tahu raja jalanan adalah kendaraan besar seperti truk atau bus, sepertinya kamu kurang update, karena saat ini ya
16,754 views 0 shares
10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

Saat ini, semua orang bisa menjadi driver ojek online. Karena memang tuntutan keadaan yang mengharuskan mencari nafkah melalui pekerjaan ini
2,005 views 0 shares
10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

Sebelum mendirikan bangunan, tukang bangunan pasti membuat konsep desainnya sejak awal. Tukang bangunannya biasanya bekerja sesuai dengan ko
4,667 views 0 shares
Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Siapa yang tidak tahu dengan makanan bersalah dari Tempe ini, Netizen Indonesia membuktikan kreatifitasnya dengan mengedit dan membuat meme
218,178 views 3,543 shares
12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

Salah satu perabotan rumah yang wajib ada di dalam rumah adalah alat-alat elektronik. Perabotan yang biasanya mengharuskan menggunakan energ
4,513 views 0 shares