8 Film Warkop Terbaik Sepanjang Masa, Jangkrik Bos !!
Loading...

Jika ada sebuah survei, grup lawak manaka yang paling terkenal seantero nusantara pasti semua kompak menjawab Warkop DKI pulsker. Tidak salah memang, Warung Kopi alaias Warkop menjadi salah satu legenda dunia perlawakan Indonesia. Bermula dari grup lawak di kampus Universitas Indonesia (UI) tiga orang pemuda yakni Dono, Kasino, dan Indro lalu membikin sebuah grup lawak. Ditambah satu teman mereka Nanu yang juga pernah menjadi anggota namun tak lama Nanu dipanggil Sang Pencipta, dan menyisakan tiga orang.

 

Film-film Warkop pun melejit di eranya yakni sepanjang tahun-tahun 70-an hingga 90-an. Film Warkop DKI pun sering diputar saat liburan tiba. Seperti saat lebaran, Natal dan tahun baru serta musim-musim libur panjang lainnya. Kebanyakan orang jarang menyebut film Warkop dan lebih sohor dengan sebutan film Dono. Ya karena Dono adalah sosok fenomenal dalam grup Warkop jadi mudah diingat oleeh siapa saja. Dan inilah 8 film terbaik Warkop DKI sepanjang masa seperti yang dilansir majalah Rolling Stone Indonesia dalam laman Rollingstone.co.id.

1
Gengsi Dong (1980). Dalam film ini, trio Warkop DKI berperan sebagai anak-anak dari orang kaya seperti pedagang tembakau, pengusaha minyak, dan pengusaha bengkel. Dono, Kasino, dan Indro berkuliah di satu universitas yang sama dan menaksir kepada satu perempuan yang sama bernama Rika. Kisah-kisah lucu namun gengsi terjadi dalam perjuangan mereka mencuri hati Rita. Semakin menarik saja ya pulsker.

Gengsi Dong (1980). Dalam film ini, trio Warkop DKI berperan sebagai anak-anak dari orang kaya seperti pedagang tembakau, pengusaha minyak, dan pengusaha bengkel. Dono, Kasino, dan Indro berkuliah di satu universitas yang sama dan menaksir kepada satu perempuan yang sama bernama Rika. Kisah-kisah lucu namun gengsi terjadi dalam perjuangan mereka mencuri hati Rita. Semakin menarik saja ya pulsker.
Advertisements

2
Maju Kena Mundur Kena (1983). Kebanyakan cerita lucu trio Warkop DKI memiliki latar tempat rumah indekos, salah satunya adalah Maju Kena Mundur Kena pulsker. Film ini mengisahkan Dono, Kasino, Indro yang menjadi pekerja bengkel dan tinggal di satu rumah huni indekos. Keunikan dari cerita film ini adalah kedekatan trio ini dengan kaum hawa yang digambarkan dengan cara berbeda. Trio Warkop DKI awalnya percaya bahwa perempuan hanya membuat sial jalan pekerjaan mereka, namun sudut pandang itu berubah ketika mereka menemukan tambatan hatinya.

Maju Kena Mundur Kena (1983). Kebanyakan cerita lucu trio Warkop DKI memiliki latar tempat rumah indekos, salah satunya adalah Maju Kena Mundur Kena pulsker. Film ini mengisahkan Dono, Kasino, Indro yang menjadi pekerja bengkel dan tinggal di satu rumah huni indekos. Keunikan dari cerita film ini adalah kedekatan trio ini dengan kaum hawa yang digambarkan dengan cara berbeda. Trio Warkop DKI awalnya percaya bahwa perempuan hanya membuat sial jalan pekerjaan mereka, namun sudut pandang itu berubah ketika mereka menemukan tambatan hatinya.

3
Dongkrak Antik yang rilis di awal 1980-an tepatnya pada 1982, menceritakan tentang Dono yang memiliki sifat pelupa, Kasino yang pemarah, serta Indro yang berbicara gagap menjadi karyawan di sebuah hotel. Film ini juga menampilkan pelawak lain yaitu Mat Solar yang pendengarannya sedikit terganggu. Dongkrak Antik memuat sebuah tarian khas dari Warkop DKI yang melegendaris yaitu 'Chicken Dance'. Masih ingat kalian tariannya pulsker?.

Dongkrak Antik yang rilis di awal 1980-an tepatnya pada 1982, menceritakan tentang Dono yang memiliki sifat pelupa, Kasino yang pemarah, serta Indro yang berbicara gagap menjadi karyawan di sebuah hotel. Film ini juga menampilkan pelawak lain yaitu Mat Solar yang pendengarannya sedikit terganggu. Dongkrak Antik memuat sebuah tarian khas dari Warkop DKI yang melegendaris yaitu Chicken Dance. Masih ingat kalian tariannya pulsker?.

4
Selanjutnya ada IQ Jongkok (1981). Kisah berawal dari tiga sekawan Dono, Kasino, Indro yang menolong seorang korban tabrak lari bernama Pak Broto. Kejadian tersebut membuat tiga sekawan Warkop DKI mendapat peta harta karun milik Pak Broto. IQ Jongkok menceritakan bagaimana tiga serangkai ini memecahkan kode di dalam peta harta karun tersebut, hingga kelucuan-kelucuan yang terjadi di dalam pencarian mereka menuju tambang emas tersembunyi. Dijamin ngakak deh kalian nonton film satu ini.

Selanjutnya ada IQ Jongkok (1981). Kisah berawal dari tiga sekawan Dono, Kasino, Indro yang menolong seorang korban tabrak lari bernama Pak Broto. Kejadian tersebut membuat tiga sekawan Warkop DKI mendapat peta harta karun milik Pak Broto. IQ Jongkok menceritakan bagaimana tiga serangkai ini memecahkan kode di dalam peta harta karun tersebut, hingga kelucuan-kelucuan yang terjadi di dalam pencarian mereka menuju tambang emas tersembunyi. Dijamin ngakak deh kalian nonton film satu ini.

5
Dan salah satu yang paling kocak adalah Setan Kredit (1981). Awal adegan dibuka oleh adegan Dono, Kasino, Indro yang berperan sebagai tiga pembawa acara berita yang memiliki nuansa serupa dengan 'Dunia Dalam Berita' milik TVRI. Di dalam film ini trio Warkop DKI memiliki pasangan lawan jenis masing-masing bernama Lia, Susi, dan Ramona. Bumbu-bumbu lucu di tengah cerita romansa ketiganya menjadi peluru utama di dalam film ini. Meski pada akhirnya, Setan Kredit mempunyai nuansa sedikit mencekam di penghujung acara.

Dan salah satu yang paling kocak adalah Setan Kredit (1981). Awal adegan dibuka oleh adegan Dono, Kasino, Indro yang berperan sebagai tiga pembawa acara berita yang memiliki nuansa serupa dengan Dunia Dalam Berita milik TVRI. Di dalam film ini trio Warkop DKI memiliki pasangan lawan jenis masing-masing bernama Lia, Susi, dan Ramona. Bumbu-bumbu lucu di tengah cerita romansa ketiganya menjadi peluru utama di dalam film ini. Meski pada akhirnya, Setan Kredit mempunyai nuansa sedikit mencekam di penghujung acara.

6
Trio Dono, Kasino, Indro kini menjadi pekerja balik layar di industri film dan iklan. Meski Salah Masuk memiliki inti cerita yang sedikit tidak jelas, kekonyolan-kekonyolan dari mereka bertiga dipadu dengan keterlibatan cewek-cewek seksi menjadi ciri kuat dari cerita Warkop DKI. Dan tahun ini dirilis pada tahun 1992 pulsker.

Trio Dono, Kasino, Indro kini menjadi pekerja balik layar di industri film dan iklan. Meski Salah Masuk memiliki inti cerita yang sedikit tidak jelas, kekonyolan-kekonyolan dari mereka bertiga dipadu dengan keterlibatan cewek-cewek seksi menjadi ciri kuat dari cerita Warkop DKI. Dan tahun ini dirilis pada tahun 1992 pulsker.

7
Tahun 1984 Warkop kembali meluncurkan film baru pulsker, dengan judul Tahu Diri Dong. Tahu Diri Dong menampilkan Dono, Kasino, Indro yang tinggal di satu indekos bersama wanita-wanita cantik bernama Marina (Eva Arnaz) dan Anita (Lydia Kandou). Film ini memuat ulah-ulah konyol dari trio Warkop DKI seperti menghancurkan tembok rumah dalam keadaan telanjang dada, menipu kakek sendiri yang datang dari desa, hingga berdandan menjadi perempuan dalam kontes memasak.

Tahun 1984 Warkop kembali meluncurkan film baru pulsker, dengan judul Tahu Diri Dong. Tahu Diri Dong menampilkan Dono, Kasino, Indro yang tinggal di satu indekos bersama wanita-wanita cantik bernama Marina (Eva Arnaz) dan Anita (Lydia Kandou). Film ini memuat ulah-ulah konyol dari trio Warkop DKI seperti menghancurkan tembok rumah dalam keadaan telanjang dada, menipu kakek sendiri yang datang dari desa, hingga berdandan menjadi perempuan dalam kontes memasak.

8
Sama Juga Bohong yang dirilis tahun 1986 ini menceritakan tentang tiga pemuda dari tiga desa berbeda (Dono, Kasino, Indro) yang ingin melanjutkan pendidikan di ibu kota. Sebagai pendatang yang masih terlalu naif, perjalanan mereka tak selalu mulus seperti ditangkap oleh pihak keamanan, kehilangan barang-barang bawaan mereka, hingga tinggal di indekos yang sedikit kumuh. Perjalanan Dono, Kasino, Indro mulai berubah ketika bertemu dengan anak dari pemilik indekos bernama Ike (Nia Zulkarnaen) dan penyanyi bernama Soraya (Chintami Atmanegara. Disini kehebohan terjadi pulsker.

Sama Juga Bohong yang dirilis tahun 1986 ini menceritakan tentang tiga pemuda dari tiga desa berbeda (Dono, Kasino, Indro) yang ingin melanjutkan pendidikan di ibu kota. Sebagai pendatang yang masih terlalu naif, perjalanan mereka tak selalu mulus seperti ditangkap oleh pihak keamanan, kehilangan barang-barang bawaan mereka, hingga tinggal di indekos yang sedikit kumuh. Perjalanan Dono, Kasino, Indro mulai berubah ketika bertemu dengan anak dari pemilik indekos bernama Ike (Nia Zulkarnaen) dan penyanyi bernama Soraya (Chintami Atmanegara. Disini kehebohan terjadi pulsker.