7 Fakta Miris Dibalik Wisata dan Atraksi Gajah di Asia yang Sering Kita Tonton
Loading...

Tidak ada hewan darat yang berukuran besar dan cerdas seperti gajah. Keberadaannya di dunia, terutama di alam liar kini perlahan mulai diambang kepunahan akibat perburuan oleh manusia untuk diambil gadingnya. Tak hanya gajah dewasa saja yang diburu, tapi juga anak gajah Pulsker. Lebih kasihan lagi, kalau sang induk dibunuh kehidupan anak gajah di alam liar menjadi terlantar.

 

Gajah pun kerap dijadikan sebagai hewan atraksi untuk menarik wisatawan di banyak tempat Pulsker. Namun, belakangan organisasi pro satwa mulai rajin mengimbau wisatawan agar tidak menunggangi gajah. Lho, kenapa ya?. Karena nih, gajah jinak sering mengalami penyiksaan dan hidup dalam kondisi mengenaskan untuk bisa menghibur wisatawan. Berikut 7 fakta miris dibalik atraksi gajah yang dilansir dari dw.com.

1
Tau nggak sih Pulsker, kalau ribuan gajah yang dipekerjakan untuk menarik wisatawan di Asia sering mengalami penyiksaan?. Temuan tersebut diumumkan World Animal Protection di London, Inggris. Menurut survey WAP nih, tiga dari empat gajah di pusat wisata Asia Tenggara hidup dalam kondisi yang mengenaskan.

Tau nggak sih Pulsker, kalau ribuan gajah yang dipekerjakan untuk menarik wisatawan di Asia sering mengalami penyiksaan?. Temuan tersebut diumumkan World Animal Protection di London, Inggris. Menurut survey WAP nih, tiga dari empat gajah di pusat wisata Asia Tenggara hidup dalam kondisi yang mengenaskan.
Advertisements

2
Level penindasan gajah dianggap mengenaskan lho Pulsker, terutama kondisi 3.000 gajah di 220 lokasi wisata di Thailand, Laos, Kamboja, Nepal, Sri Lanka, dan India. Gajah tersebut awalnya gajah liar lalu dijinakkan menggunakan kekerasan. Padahal, di alam liar populasi gajah Asia cuma berjumlah 50.000 ekor saja.

Level penindasan gajah dianggap mengenaskan lho Pulsker, terutama kondisi 3.000 gajah di 220 lokasi wisata di Thailand, Laos, Kamboja, Nepal, Sri Lanka, dan India. Gajah tersebut awalnya gajah liar lalu dijinakkan menggunakan kekerasan. Padahal, di alam liar populasi gajah Asia cuma berjumlah 50.000 ekor saja.

3
Metode untuk menjinakkan gajah adalah dengan ‘penghancuran’ Pulsker. Yakni bayi-bayi gajah dijauhkan dari induknya dan dipaksa menjalani program latihan berat. Termasuk dikurung, dipukuli selama beberapa minggu atau ditusuk dengan benda tajam. Dengan begitu naluri liar gajah bisa dipatahkan Pulsker.

Metode untuk menjinakkan gajah adalah dengan ‘penghancuran’ Pulsker. Yakni bayi-bayi gajah dijauhkan dari induknya dan dipaksa menjalani program latihan berat. Termasuk dikurung, dipukuli selama beberapa minggu atau ditusuk dengan benda tajam. Dengan begitu naluri liar gajah bisa dipatahkan Pulsker.

4
Ada sekitar 77% gajah wisata atau sirkus dipasung dengan rantai selama sehari semalam kalau nggak lagi kerja. Kebanyakan gajah-gajah itu kekurangan gizi dan tidak mendapatkan pengobatan yang layak. Nggak cuma itu pulsker, gajah tersebut juga dipaksa hidup di lingkungan yang nggak sesuai semisal sebagai satwa pajangan di restoran untuk menarik pengunjung.

Ada sekitar 77% gajah wisata atau sirkus dipasung dengan rantai selama sehari semalam kalau nggak lagi kerja. Kebanyakan gajah-gajah itu kekurangan gizi dan tidak mendapatkan pengobatan yang layak. Nggak cuma itu pulsker, gajah tersebut juga dipaksa hidup di lingkungan yang nggak sesuai semisal sebagai satwa pajangan di restoran untuk menarik pengunjung.

5
WAP mengunjungi pusat satwa liar di Asia Tengah dan Asia Tenggara. Adanya pasar gelap gajah liar di Asia Tenggara mempersulit upaya pemerintah melindungi populasi gajah liar. Seekor bayi gajah dibanderol hingga 25.000 Dolar AS atau sekitar 330 juta Rupiah di Thailand.

WAP mengunjungi pusat satwa liar di Asia Tengah dan Asia Tenggara. Adanya pasar gelap gajah liar di Asia Tenggara mempersulit upaya pemerintah melindungi populasi gajah liar. Seekor bayi gajah dibanderol hingga 25.000 Dolar AS atau sekitar 330 juta Rupiah di Thailand.

6
Di Thailand, saat ini tercatat ada 4.000 ekor gajah peliharaan. Kebanyakan gajah-gajah tersebut dipekerjakan untuk wisata atau sirkus Pulsker, yakni sebanyak 2.500 ekor. Ssedangkan di Myanmar, pemerintah punya 2.850 ekor gajah yang dipekerjakan secara legal di industri perhutanan untuk mengangkut kayu. Hal yang sama juga dirasakan 1.900 gajah lainnya.

Di Thailand, saat ini tercatat ada 4.000 ekor gajah peliharaan. Kebanyakan gajah-gajah tersebut dipekerjakan untuk wisata atau sirkus Pulsker, yakni sebanyak 2.500 ekor. Ssedangkan di Myanmar, pemerintah punya 2.850 ekor gajah yang dipekerjakan secara legal di industri perhutanan untuk mengangkut kayu. Hal yang sama juga dirasakan 1.900 gajah lainnya.

7
Pariwisata dan sirkus tetap jadi ancaman terbesar gajah Asia Pulsker. Menurut pemerintah Thailand, 40% pelancong asing yang darang dari 10 negara sumber wisatawan terbesar berenacana atau sudah menunggangi gajah. Artinya nih, gajah-gajah di Thailand harus memanggul wisatawan sebanyak 12,8 kali tiap tahunnya.

Miris kan Pulsker fakta dibalik atraksi gajah yang sering kita liat di berbagai pertunjukan sirkus?. Masih mau naik gajah sirkus?.

Pariwisata dan sirkus tetap jadi ancaman terbesar gajah Asia Pulsker. Menurut pemerintah Thailand, 40% pelancong asing yang darang dari 10 negara sumber wisatawan terbesar berenacana atau sudah menunggangi gajah. Artinya nih, gajah-gajah di Thailand harus memanggul wisatawan sebanyak 12,8 kali tiap tahunnya. Miris kan Pulsker fakta dibalik atraksi gajah yang sering kita liat di berbagai pertunjukan sirkus?. Masih mau naik gajah sirkus?.