Bagaimana SOP Telemarketing?
Loading...

Telemarketing merupakan salah satu cara pendekatan kepada pelanggan untuk memperkenalkan produk dan jasa yang kita jual. Dilihat dari garis besarnya, kita dapat mengetahui bahwa telemarketing memiliki arti penjualan yang dilakukan dengan cara menawarkan barang via telepon. Dalam kasus ini, misalnya Anda adalah seorang telemarketing, maka Anda diminta untuk bisa meyakinkan calon pelanggan hanya dengan berbicara melalui telepon. Terdengar cukup sulit, ya? Maka dari itu kali ini kami akan berbagi cara kerja telemarketing dalam sebuah perusahaan.

 

Dalam dunia perdagangan, promosi produk atau jasa adalah salah satu hal wajib yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan. Promosi ini bentuknya bisa bermacam-macam, bertatap muka ataupun tidak. Telemarketing merupakan salah satu bentuk promosi produk yang tidak melalui tatap muka. Telemarketing harus bisa memberikan informasi dan mempresentasikan produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan melalui telepon. Untuk jadi telemarketing memang dapat dibilang susah-susah gampang. Maka dari itu, anda perlu mengetahui rahasia menjadi telemarketing agar cepat closing.

 

Ketika telemarketing memulai tugasnya, hendaknya dia memperkenalkan diri kepada pelanggan. Cukup dengan menyebutkan nama dan nama perusahaan. Tahap pertama ini sangat penting bagi Anda untuk terdengar tegas namun ramah. Sebagai seseorang yang mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal, tentunya Anda akan curiga. Maka dari itu, sebagai seorang telemarketing Anda juga harus memiliki sikap yang ramah untuk terciptanya interkasi yang baik dengan calon pelangagan.

Setelah mendapat perhatian pelanggan, mulailah untuk menawarkan produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan Anda. Ketika calon konsumen sudah mendapatkan semua informasi yang anda berikan, beri dia desakan halus. Meskipun dengan cara mendesak, tapi usahakan jangan sampai calon pelanggan merasa ditekan. Anda bisa mengatakan hal seperti berikut sebagai contoh, “Penawaran ini merupakan penawaran spesial hari ini, Anda tidak akan mendapatkan harga ini ketika melakukan pembelian di lain hari”. Gunakan nada yang halus saat berbicara, dan usahakan ketika calon pelanggan bertanya, Anda tidak memotongnya. Anda juga harus memancing respon dari calon pelangan di setiap akhir penjelasan, misalnya; “Apakah penjelasan saya mudah dimengerti?”, “Apakah ada informasi lain yang anda butuhkan?” dll. Langkah ini dapat anda lakukan untuk mendapat perhatian dari seorang calon pelanggan. Selain itu, anda juga bisa mengetahui hal-hal apa yang masih menjadi pertimbangan calon pelanggan untuk membeli produk atau jasa anda. Apabila ketika kamu menelepon kemudian sang calon pelanggan hendak mengakhiri teleponnya, Anda harus terlebih dahulu membuat kesimpulan atas percakapan anda dengan calon pelanggan sebelum mengakhiri panggilan tersebut. Hal ini akan sedikit banyak membuat pelanggan merasa dihargai. Sehingga, Anda juga akan memiliki kesempatan untuk menelepon calon pelanggan tersebut di lain waktu.

 

Hal yang harus anda tanamkan dalam prinsip anda selama menjadi telemarketing adalah dengan selalu optimis. Anda harus bisa berpikiran positif bahwa calon pelanggan tersebut benar-benar mau membeli produk atau jasa perusahaan Anda. akan tetapi, penggunaan langkah ini benar-benar harus digunakan ketika pelanggan menunjukkan tanda-tanda untuk melakukan transaksi. Contoh kalimat yang dapat anda katakan adalah, “Baik, untuk melakukan transaksi pembelian ini, Anda hanya perlu mengisi formulir pembelian yang akan saya kirimkan melalui e-mail anda”. apabila yang terjadi adalah sebaliknya, anda tidak berhasil melakukan transaksi penjualan, maka anda bisa mengatakan, “Terima kasih atas waktu yang telah anda luangkan untuk berbicara dengan saya.”. Jangan lupa, tutuplah telepon dengan sopan. Untuk mendapatkan solusi yang lebih tepat ada baiknya anda menyewa Creative Agency Jakarta

 

Terimakasih telah membaca tulisan saya, semoga bermanfaat