7 Budaya Menyambut Tahun Baru dari Negiri Sakura, Jepang!
Loading...

Perayaan tahun baru biasanya dirayakan dengan kumpul dan makan bersama keluarga, menyalakan kembang api dan petasan, meniup trompet, dan lain sebagainya. Tapi tahukah kamu bahwa di beberapa belahan bumi lain, perayaan tahun baru tidak melulu dirayakan dengan cara tersebut. Bahkan banyak yang masih melestarikan perayaan yang diwariskan dari leluhur secara turun temurun ratusan tahun yang lalu. Tradisi yang bisa dibilang unik dan sakral yang selalu rutin dilaksanakan ketika menyambut tahun baru.

 

Seperti di negeri para Samurai, Jepang. Di negeri ini, perayaan tahun baru yang dilakukan secara modern. Berpadu indah dengan perayaan tradisional yang sudah diwariskan turun temurun. Mau tau bagaimana cara warga negeri sakura ini meraykan tahun barunya? Seperti yang dilansir dari IDNtimes.com, berikut 7 budaya menyambut tahun baru dari negeri sakura, Jepang. Jangan ragu untuk scroll lebih dalam, Pulsker!

 

*share ke media sosial kamu agar lebih banyak orang tau tentang artikel ini!

1
Di jepang, saat menjelang jam 12 malam. Genta dibunyikan sebanyak 108 kali. Angka ini melambangkan 108 jenis nafsu jahat manusia.

Di jepang, saat menjelang jam 12 malam. Genta dibunyikan sebanyak 108 kali. Angka ini melambangkan 108 jenis nafsu jahat manusia.
Advertisements

2
Melihat matahari terbit pertama di tahun baru. Tradisi ini disebut 'Hatsu Hinode'. Orang jepang percaya jika melakukan tradisi ini maka akan diberkahi keberuntungan.

Melihat matahari terbit pertama di tahun baru. Tradisi ini disebut Hatsu Hinode. Orang jepang percaya jika melakukan tradisi ini maka akan diberkahi keberuntungan.

3
Meramal keberuntungan di tahun baru. Omikuji merupakan kertas ramalan masa depan yang biasa dijumpai di kuil-kuil ibadah.

Meramal keberuntungan di tahun baru. Omikuji merupakan kertas ramalan masa depan yang biasa dijumpai di kuil-kuil ibadah.

4
Berharap diberi nasib baik dengan membeli Omamori atau jimat di kuil-kuil. Jimat ini berfungsi sebagai pengusir roh jahat, pendatang jodoh, dan keuangan.

Berharap diberi nasib baik dengan membeli Omamori atau jimat di kuil-kuil. Jimat ini berfungsi sebagai pengusir roh jahat, pendatang jodoh, dan keuangan.

5
Menyajikan hidangan 'Osechi'di awal tahun baru. Uniknya, hidangan ini hanya boleh disajikan pada tahun baru saja.

Menyajikan hidangan Osechidi awal tahun baru. Uniknya, hidangan ini hanya boleh disajikan pada tahun baru saja.

6
Di pagi hari tahun baru meminum sake 'Toso' yang dipercaya dapat menghilangkan segala nasib buruk.

Di pagi hari tahun baru meminum sake Toso yang dipercaya dapat menghilangkan segala nasib buruk.

7
Mimpi pertama di tahun baru yang dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Tradisi ini disebut Hatsuyume.

Mimpi pertama di tahun baru yang dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Tradisi ini disebut Hatsuyume.