Perawat Ini Bunuh Diri Usai Positif Corona Karena Khawatir Menularkan
Loading...

Bisa dibilang para dokter dan perawat adalah pahlawan yang berada di garda terdepan saat wabah COVID-19 melanda dunia. Mereka rela meninggalkan rumah dan berpisah dengan keluarga demi merawat pasien yang terinfeksi virus ini. 

 

Bukan tidak mungkin, mereka adalah orang-orang yang paling resiko terpapar bahaya dari virus yang awalannya dari Wuhan, Cina ini. Namun kabar mengejutkan datang dari seorang perawat yang bekerja di unit perawatan intensif epicentrum wabah virus Corona di Italia. Ia melakukan aksi bunuh diri setelah dinyatakan positif COVID-19.

 

Dilansir dari berbagai sumber, perawat berinisial DT ini khawatir jika dia bisa menyebarkan virus orang-orang lain yang bekerja di rumah sakit Geraldo di kota Monza, wilayah Lombardy, Italia. Federasi Perawat Nasional Italia membenarkan jika DT bunuh diri pada Minggu (21/3) lalu.

 

DT juga disebut mengalami beban mental selama bekerja menjadi perawat dalam melawan virus Corona. Keadaannya semakin memburuk ketika diadili diagnosis terpapar COVID-19 pada 10 Maret 2020.

 

 

1
Sampai saat ini pemerintah Italia mencatat lebih dari 69.000 kasus Corona dan 2.820 di antaranya meninggal dunia. Angka ini jumlahnya hampir dua kali lipat dari yang tercatat di Tiongkok, tempat pertama virus ini ditemukan pada bulan Desember 2019 lalu

Sampai saat ini pemerintah Italia mencatat lebih dari 69.000 kasus Corona dan 2.820 di antaranya meninggal dunia. Angka ini jumlahnya hampir dua kali lipat dari yang tercatat di Tiongkok, tempat pertama virus ini ditemukan pada bulan Desember 2019 lalu

2
Laporan lainnya menyebutkan dalam satu hari ada 90 warga Italia yang meninggal akibat terinfeksi Virus Corona. Dan sampai pada hari Rabu, 18 Maret 2020, 4.305 orang sudah terinfeksi virus ini.

Laporan lainnya menyebutkan dalam satu hari ada 90 warga Italia yang meninggal akibat terinfeksi Virus Corona. Dan sampai pada hari Rabu, 18 Maret 2020, 4.305 orang sudah terinfeksi virus ini.