Ternyata Ini Filosofi Mengejutkan Ketupat Lebaran !
Loading...


Hai sobat ! Setelah ramadhan, lebaran idul fitri menjadi moment yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat islam. Umumnya idul fitri sangat identik dengan ketupat yang menjadi makanan utama dilengkapi dengan lauk pauk seperti opor, rendang dan banyak lagi. Lebaran tanpa ketupat memang kurang afdol, tapi tahukah kamu ternyata ketupat memiliki makna dan filosofi yang mendalam lho. Oleh karena itu sebelum kamu makan ketupat lebaran kali ini zeropromosi akan memberitahukan apa sih filosofi ketupat saat lebaran, yuk simak info lengkapnya di sini !
1. Ketupat saat Idul Fitri Menggambarkan keragaman kesalahan manusia
Kalau kalian ada yang pernah mencoba membuat anyaman ketupat pasti tahu betapa rumitnya membuat ayaman atau bungkusan ketupat
Hal itu menggambarkan betapa manusia memiliki banyak kesalahan yang harus kita sadari. Nah kalian wajib tuh untuk saling memberi agar hubungan kalian semakin baik, pake mug idul fitri aja yang bisa dicetak ucapan kalian, dijamin murmer dan berkesan
2. Ketupat saat Idul Fitri mencerminkan Hati yang bersih
Hayo tebak pada waktu ketupat dibuka atau dibelah yang terlihat warnanya apa? Pasti nasi putih kan, nah itu merupakan cerminan atau gambaran bahwa hati kita dibersihan dan disucikan lagi setelah meminta permohonan maaf dan ampun dari segala kesalahan yang diperbuat baik sengaja maupun tidak sengaja. (kayak mug bunglon ini, setelah diseduh air panas akan muncul cetakan kalian, seperti hati kita yang bersih saat dibersihkan)
3. Ketupat saat Idul Fitri merupakan simbol Bentuk kesempurnaan
Setelah selama sebulan berpuasa menahan haus dahaga, lapar, dan hawa nafsu lainnya di bulan Ramadan yang diakhiri dengan merayakan Idul fitri yaitu hari raya kemenangan umat islam.
Itu seperti sebuah simbol bentuk kesempurnaan dan ketupat menggambarkan bentuk kesempurnaan dengan anyaman yang rumit namun bisa menjadi bentuk yang indah
4. Ketupat saat Idul Fitri Mencerminan permohonan ampun
Umumnya ketupat disajikan dengan lauk bersantan seperti opor ayam sehingga pada pantun Jawa dikatakan "kupa santen" artinya adalah "kulo lepat nyuwun ngapunten" kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang berarti "saya salah, saya mohon maaf".
Nah Menarik bukan? Semoga dengan semakin mengerti dan memahami filosofi mengenai ketupat akan membuat kita semakin memaknai ikon tradisi Lebaran yaitu ketupat.
Jadi tidak hanya asal makan dan menikmati tetapi lebih dari sekedar memakannya.
Silahkan bagikan keteman-temanmu ya agar info ini banyak yang tahu
#faktaunik #faktamenarik #infounik #infomenarik #faktaunikketupat #ketupat #ketupatlebaran #filosofiketupat #ketupatidulfitri #faktauniklebaran #cirikhasidulfitri #makanketupat #maknaketupatlebaran #faktaunikseputarlebaran #lebaranidulfitri #halunik #lifestyle #food #zeropromosi #souvenirlebaran #vendorsouvenir 
https://www.zeropromosi.com/2018/06/makna-filosofi-ketupat-saat-idul-fitri.html